Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang ini adalah artikel lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai cara install Kloxo-MR di VPS Centos dan cara install ioncube loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR.
XCache adalah modul PHP dimana digunakan untuk menyimpan cache webserver agar load website menjadi lebih ringan atau kencang. Cara kerja XCache ini adalah meng-cache script PHP yang pernah dicompile dalam memory. XCache dapat mempercepat kinerja PHP pada server dengan cara menghilangkan waktu kompilasi script PHP dengan caching yang dikompilasi dari script PHP ke dalam RAM dan menggunakan script PHP yang sudah terkompilasi tersebut langsung dari RAM.

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang

Dini kentos menggunakan PHP 5.3.29 alias php53u.
PHP Brach php53u Kloxo MR
Setelah menginstall Kloxo MR dan akan menggunakan cache webserver maka diperlukan XCache ini untuk melakukan caching. Sebelum ke tahap install, terlebih dahulu cek modul PHP yang telah terinstall dengan cara :

php -v

contoh hasilnya :

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 12:38:37)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
[[email protected] ~]#

Yang sudah terinstall barulah ionCube PHP Loader. Mari dimulai proses install XCache dengan cara berikut :
Cek dulu ketersediaan package dengan perintah yum list php53u-xcache* jika menggunakan php53u.

[[email protected] ~]# yum list php53u-xcache*
Loaded plugins: fastestmirror, priorities, protectbase, replace, security
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * mratwork-epel: mirror.us.xxx.net
 * mratwork-ius-stable: mirror.symnds.com
0 packages excluded due to repository protections
Available Packages
php53u-xcache.i686                  3.1.0-1.ius.el6         mratwork-ius-archive
php53u-xcache-debuginfo.i686        3.1.0-1.ius.el6         mratwork-ius-archive
[[email protected] ~]#

Ditemujan 2 packages, untuk menginstall langsung keduanya gunakan perintah berikut :

yum install php53u-xcache*

Hasil saat Proses install XCache

[[email protected] ~]# yum install php53u-xcache*
Loaded plugins: fastestmirror, priorities, protectbase, replace, security
Setting up Install Process
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * mratwork-epel: mirror.us.xxx.net
 * mratwork-ius-stable: mirror.symnds.com
0 packages excluded due to repository protections
Resolving Dependencies
--> Running transaction check
---> Package php53u-xcache.i686 0:3.1.0-1.ius.el6 will be installed
---> Package php53u-xcache-debuginfo.i686 0:3.1.0-1.ius.el6 will be installed
--> Finished Dependency Resolution
Dependencies Resolved
================================================================================
 Package                  Arch  Version             Repository             Size
================================================================================
Installing:
 php53u-xcache            i686  3.1.0-1.ius.el6     mratwork-ius-archive  108 k
 php53u-xcache-debuginfo  i686  3.1.0-1.ius.el6     mratwork-ius-archive  244 k
Transaction Summary
================================================================================
Install       2 Package(s)
Total download size: 352 k
Installed size: 1.5 M
Is this ok [y/N]: y
Downloading Packages:
(1/2): php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686.rpm            | 108 kB     00:00
(2/2): php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686.rpm  | 244 kB     00:00
--------------------------------------------------------------------------------
Total                                           612 kB/s | 352 kB     00:00
Running rpm_check_debug
Running Transaction Test
Transaction Test Succeeded
Running Transaction
  Installing : php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686                 1/2
  Installing : php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686                           2/2
  Verifying  : php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686                 1/2
  Verifying  : php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686                           2/2
Installed:
  php53u-xcache.i686 0:3.1.0-1.ius.el6
  php53u-xcache-debuginfo.i686 0:3.1.0-1.ius.el6
Complete!
[[email protected] ~]#

Hasil setelah XCache terinstall

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 12:38:37)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with XCache v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
    with XCache Optimizer v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Cacher v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Coverager v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
[[email protected] ~]#

Dah… Selesai juga install XCache di CentOS agar load website jadi kencang. Silahkan di konfigurasi sendiri script php cachingnya.

Cara Install Dropbear SSH di VPS Ubuntu / Debian

Kebetulan teman ada yang nanya, bagaimana mengoptimasi Virtual Private Server atau yang dikenal dengan VPS. Jika spesifikasi VPS tersebuta termasuk tinggi mungkin teman saya tidak punya pikiran untuk mengoptimasi karena semua akan baik-baik saja. Namun karena VPS yang ia gunakan terbatas, terutama disisi RAM maka muncullah pertanyaan tersebut.
Untuk webserver dengan RAM imut sebesar 128 MB banyak yang mengatakan mustahil, tapi benar juga jika, tidak melakukan optimasi. Dengan melakukan optimasi dan membuktikan maka semua akan nyata!
Salah satunya menggunakan SSH yang hemat RAM yaitu dengan mengganti OpenSSH dengan Dropbear.

Cara Install Dropbear SSH di Ubuntu / Debian VPS

Berikut saya paparkan langkah-langkah install SSH dropbear di Ubuntu atau Debian:

sudo apt-get update
sudo apt-get install dropbear
nano /etc/default/dropbear

Setelah itu silahkan melakukan konfigurasi sebagai berikut:

NO_START=0
# the TCP port that Dropbear listens on
DROPBEAR_PORT=2323

NO_START ubah menjadi 0 agar service berjalan dan isikan DROPBEAR_PORT sesuai port SSH kalian.
Jalankan service dropbear:

service dropbear start

Kemudian coba akses menggunakan SSH dropbear. Jika sukses silahkan hapus service OpenSSH (jika ingin dihapus) dengan perintah di bawah:

sudo apt-get remove openssh-server

Selasi sudah cara install dropbear SSH di VPS Ubuntu / Debian. Untuk tutorial optimasi VPS lainnya simak terus diartikel kentos berikutnya.

Cara Update / Fresh Install Kloxo MR 7 Terbaru

Kloxo MR banyak digunakan mereka para pengguna VPS unmanaged sebagai alternatif cPanel yang gratis. Namun walaupun Kloxo MR ini gratis, fitur yang diberikan tidak kalah lengkapnya dengan control panel berbayar. Untuk dukungannya juga cukup memuaskan para pengguna Kloxo MR. Bagaimana tidak? Sang developer Kloxo MR juga menyediakan wadah tanya jawab terkait kendala yang berhubungan dengan Kloxo MR melalui sebuah forum khusus yaitu MRatWork.
Saat ini Kloxo MR sudah menggunakan Kloxo MR versi 7.0.0 untuk versi terbarunya. Jika sudah ada yang menggunakan Kloxo MR versi 6.5.0 dan ingin mengupdatenya itu bukan perkara yang sulit. Karena kentos disini mau berikan cara update Kloxo MR 6.5.0 ke Kloxo MR 7.0.0 terbaru. Selain itu juga dibuatkan tutorial cara fresh install Kloxo MR 7.0.0 buat yang baru mau menggunakan Kloxo MR.
update kloxo mr 6.5.0 ke kloxo mr 7

Cara update Kloxo MR 6.5.0 ke Kloxo MR 7.0.0 terbaru

Untuk update Kloxo MR 6.5.0 ke Kloxo MR 7.0.0 cukup mudah, berikut perintah yang perlu diketikan di terminal:

yum replace kloxomr --replace-with=kloxomr7 -y
sh /script/upcp
reboot

Cara Fresh Install Kloxo MR 7.0.0 terbaru

cd /
# update centos to latest version
yum update -y
# install some packages like package-cleanup, etc
yum install yum-utils yum-priorities vim-minimal subversion curl zip unzip -y
yum install telnet wget -y
setenforce 0
echo 'SELINUX=disabled' > /etc/selinux/config
# ----------------
# Install Kloxo-MR
# ----------------
# move repo dir
# move to /
cd /tmp
# remove old rpm
rm -f mratwork*
# get repo file -- no need for 6.5.0.c and after
wget https://github.com/mustafaramadhan/kloxo/raw/rpms/release/neutral/noarch/mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm --no-check-certificate
rpm -ivh mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm
# move to /
cd /
# update
yum clean all
yum update mratwork-* -y
yum install kloxomr7 -y
sh /script/upcp
reboot

Untuk mengakses Kloxo MR? bisa dengan cara di bawah ini :

http://ip-server:7778
atau
https://ip-server:7777

kloxo mr 7 2015
Maka akan muncul seperti ini

Selesai sudah cara update dan fresh install Kloxo MR 7.0.0 terbaru. Semoga berhasil dan tidak ada masalah. Jika terjadi error bisa tanyakan pada kolom komentar di bawah atau langsung ke forum MRatWork.

Cara Menggunakan CloudFlare Free DNS

DNS milik ISP di Indonesia masih belum sempurna, terkadang ada beberapa situs yang susah dibuka karena belum mengenali DNS domain tersebut. Solusi mudah yang biasa kentos gunakan adalah memanfaatkan layanan free DNS. Layanan DNS gratis yang biasa kentos gunakan adalah CloudFlare.
Awal mula kentos tahu CloudFlare adalah tersedianya layanan CloudFlare di menu cPanel hosting. Setelah kentos coba ternyata baik juga untuk melakukan point to domain. Khususnya mereka yang menggunakan VPS unmanaged karena tidak perlu mengkonfigurasi DNS service di VPS. Pastinya akan mengurangi service yang ada di VPS sehingga mengurangi beban VPS juga, ya tidak?
Tak usah banyak bicara lagi langsung saja berikut kentos paparkan cara menggunakan DNS gratis dari CloudFlare.
Pertama tentunya buka terlebih dahulu https://www.cloudflare.com
Selanjutnya silahkan register. Tidak usah saya jelaskan ya? Tinggal klik tombol register selanjutnya ikuti step by stepnya atau login juga sudah punya akun di CloudFlare.
Setelah akun siap dan telah diverifikasi (jika diperlukan) sekarang saatnya menambahkan domain ke akun CloudFlare.
add domain cloudflare
Ikti gambar diatas :

  1. Pilih Add Site
  2. Ketikan domain yang akan ditambahkan
  3. klik Begin Scan untuk memulai scan DNS yang digunakan sekarang

continue setup domain cloudflare
Selanjutnya tinggal dilanjutkan dengan memilih tombol Continue Setup. Setelah itu akan muncul konfigurasi dari DNS sebelumnya berupa AAA record, Cname Record dan lain sebagainya, klik Continue.
Muncul berbagai pilihan paket di CloudFlare. Karena niatnya cuma mau pakai gratisan maka pilih Free Plan (Default sudah memilih Free Plan tinggal continue saja).
nameserver cloudflare
Nah, yang terakhir keluar juga nameserver baru dari CloudFlare. Sekarang tinggal ganti nameserver lama kita dengan nameserver baru yang diberikan CloudFlare.
Bagaimana cara ganti nameserver lama ke nameserver baru?
Coba gulir kebawah, CloudFlare sudah memberikan langkah-langkahnya disana.
default setting cloudflare
Default setting cloudflare seperti diatas, biarkan dulu nanti dibahas pada tutorial berikutnya. Klik Continue untuk melanjutkan.
proses propagasi domain ke cloudflare
Selesai. Tinggal nunggu proses propagasi DNS lama ke cloudflare. Prosesnya bisa memakan waku sampai 24 jam, jadi tunggu aja. Ciri-ciri sudah berpindah gimana? Nanti dasboard cloudflare akan berubah jadi seperti gambar di bawah ini:
cloudflare active
Sekian tutorial cara menggunakan CloudFlare Free DNS dari kentos, semoga bermanfaat.

Cara agar clipboard (copy/paste) berjalan di VNC Remote Desktop Linux

Ada yang bertanya di postingan kentos tentang cara install GUI desktop LXDE di VPS Ubuntu dengan RAM Kecil, “mas kalau mau copy text dr komputer sendiri lalu dipaste divps atau sebaliknya gk bs mas yah? kl pake vps windows pake RDP biasa kan bisa mas yah, kl yg ini ada settingannya gk? kan repot jg kl harus diketik dulu”. Baiklah semua itu bisa kok tenang saja, kentos berikan cara agar clipboard (copy/paste) berjalan di VNC Remote Desktop Linux.
Caranya adalah dengan menginstall autocutsel dengan command :

apt-get install autocutsel

dan menambahkan beberapa baris di nano ~/.vnc/xstartup dengan :

autocutsel -s CLIPBOARD -fork
autocutsel -s PRIMARY -fork

Jika kalian menginstall VNC remote desktop dari tutorial yang kentos buat maka lengkapnya seperti berikut :

#!/bin/sh
xrdb $HOME/.Xresources
xsetroot -solid grey
#x-terminal-emulator -geometry 80x24+10+10 -ls -title "$VNCDESKTOP Desktop" &
#x-window-manager &
# Fix to make GNOME work
export XKL_XMODMAP_DISABLE=1
autocutsel -s CLIPBOARD -fork
autocutsel -s PRIMARY -fork
/etc/X11/Xsession
lxterminal &
/usr/bin/lxsession -s LXDE &

Silahkan restart dan jalankan kembali VNC servernya. Selesai cara agar clipboard (copy/paste) berjalan di VNC Remote Desktop Linux.

Cara Install Ioncube Loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR

Melanjutlan artikel sebelumnya tentang cara install Kloxo-MR di VPS CentOS akan berlanjut ke cara install ioncube loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR. Kenapa harus install ioncube loader?
Ioncube adalah salah satu encoder yang saat ini banyak dipergunakan dan dipercaya susah untuk di-decode. Ioncube ini bukan obfuscator, tapi semacam kompiler yang dapat merubah isi dari script secara acak. Ioncube digunakan oleh para programmer untuk melindungi hasil karyanya supaya tidak mudah dibajak.

Cara Install Ioncube Loader di VPS CentOS

Cek dulu PHP Batch pake versi berapa. Caranya ketikan php-v di terminal.

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 11:50:05)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with XCache v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
    with XCache Optimizer v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Cacher v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Coverager v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
[[email protected] ~]#

Untuk install ioncube ini harus disesuaikan dengan php branch yang Anda gunakan. Misal Anda menggunakan php53u, maka gunakan perintah yum list php53u-ioncube* dan hasilnya seperti di bawah ini :

php53u-ioncube-loader.x86_64             4.6.1-1.ius.el6   @mratwork-ius-archive
php53u-ioncube-loader-debuginfo.x86_64   4.6.1-1.ius.el6   mratwork-ius-archive

Karena ioncube sudah tersedia di repo Kloxo-MR, maka install-nya cukup menggunakan :

yum install php53u-ioncube*

Untuk install ioncube-loader dan ioncube-loader-debuginfo. Sedangkan untuk install ioncube-loader saja dapat menggunakan perintah :

yum install php53u-ioncube-loader.x86_64

Selesai sudah cara install ioncube loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR selanjutnya silahkan baca cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang.

Cara Install Kloxo-MR di VPS Centos (Control Panel Gratis)

Lama sudah gak update artikel di kentos ya.. kali ini kentos mau berbagi cara install kloxo-mr di VPS CentOS. Apa itu Kloxo-MR? Singkat cerita Kloxo-MR itu adalah Control Panel gratisan kalo yang mungkin orang sering dengar adalah cPanel untuk versi berbayarnya. Lebih lengkap tentang Kloxo-MR bisa baca disini.
Pastikan VPS kalian sudah terinstall CentOS 5 atau 6, untuk Centos 7 keatas sepertinya belum bisa.
install kloxo-mr di vps centos

Install Kloxo-MR versi terbaru di CentOS

cd /
# update centos to latest version
yum update -y
# install some packages like package-cleanup, etc
yum install yum-utils yum-priorities vim-minimal subversion curl zip unzip -y
yum install telnet wget -y
setenforce 0
echo 'SELINUX=disabled' > /etc/selinux/config
cd /
# ----------------
# Install Kloxo-MR
# ----------------
# move repo dir
# move to /
cd /tmp
# remove old rpm
rm -f mratwork*
# get repo file -- no need for 6.5.0.c and after
wget https://github.com/mustafaramadhan/kloxo/raw/rpms/release/neutral/noarch/mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm --no-check-certificate
rpm -ivh mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm
# move to /
cd /
# update
yum clean all
yum update mratwork-* -y
yum install kloxomr -y
sh /script/upcp
reboot

Setelah semua dilakukan Kloxo-MR siap digunakan silahkan login dengan http://ip-vps:7778 atau https://ip-vps:7777. Pada konfigurasi default Kloxo-MR username : admin dan password : admin, silahkan ganti password setelah login untuk keamanan.

Setelah selesai install Kloxo-MR disarankan untuk menginstall Ioncube Loader. Silahkan baca cara install Ioncube Loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR.

Bagaimana? mudah bukan cara install Kloxo-MR di VPS Centos (Control Panel Gratis)? Selamat belajar menggunakan VPS dan Kloxo-MR!

Cara Membuat Torrent Leech di Ubuntu Debian "Transmission"

Agar koneksi tidak nganggur biasanya saya pakai untuk download entah itu lewat http biasa atau dengan peer-to-peer yang biasa disebut torrent. Namun terkadang ketika mengunduh file dengan torrent terasa lama dan terasa lebih cepat ketika menggunakan Internet Download Manager atau IDM (Software favorit buat download manager)
Nah, karena banyak yang nanya, “gimana sih biar torrent itu bisa didownload lewat IDM?” Jawabannya harus di leech terlebih dahulu dan kemudian di sharing menggunakan http protocol. Berikut akan kentos berikan tutorial cara membuat torrent leech di Ubuntu atau Debian menggunakan Transmission.
cara instal transmission torrent leech gratis
Tentu yang paling penting adalah server dengan sistem operasi Ubuntu atau Debian untuk dipasang Transmission-daemon. Tidak harus Dedicated Server (DS) namun Virtual Private Server (VPS) sudah lebih dari cukup.

Cara Membuat Torrent Leech di VPS Ubuntu Debian Menggunakan “Transmission”

Note: Disarankan VPS masih fresh/habis di reinstall OS untuk meminimalisir terjadinya error. Namun jika mau tetap dicoba silahkan.

Langsung menuju langkah-langkahnya, login terlebih dahulu sebagai root lewat SSH:
Ketikan perintah di bawah ini secara bergantian.
Lakukan update terlebih dahulu

apt-get update

Install transmission-daemon.

apt-get install transmission-daemon

Lakukan konfigurasi pada transmission daemon sesuai keinginan kalian. Edit file settings.json dengan mengetikan perintah di bawah.

nano /etc/transmission-daemon/settings.json

Gulir kebawah dan temukan baris berikut. Ubah username, password dan juga whitelist.

"rpc-username": "isi-username-yg-dikehendaki",
"rpc-password": "isi-password-yg-dikehendaki",
"rpc-whitelist": "*",

Jika sudah silahkan tekan CTRL + X dan ketikan Y untuk menyimpan dan N untuk membatalkan, setelah itu enter untuk mengkonfirmasi.
Setiap melakukan perubahan pada konfigurasi transmission harus di reload ulang dengan cara di bawah ini.

service transmission-daemon reload

Selesai transmission telah berhasil diinstall dan torrent leech sudah dapat digunakan. TAPI TUNGGU DULU! Kalian pasti bingung ketika torrent selesai melakukan download ke VPS, bagaimana untuk mendownload ke komputer kita? Karena default penyimpanan hasil download torrent ini dilitekan pada directory /var/lib/transmission-daemon/downloads.
Sebelum ketahap berikutnya, apa di VPS kalian sudah terinstall Webserver? Apache, Nginx atau yang lainnya? Jika sudah lanjut saja ke langkah berikutnya. Namun jika belum perlu diperhatikan, terlebih dahulu harus melakukan instalasi webserver seperti Apache, Nginx atau yang lainnya. Saran dari kentos, kalau RAM VPS pas-pasan pilih Nginx saja karena lebih hemat dan ringan.
Berikut cara install Nginx webserver pada VPS Debian atau Ubuntu.

apt-get install nginx-full

Dilanjut perintah di bawah ini secara bergantian.

cd? /usr/share/nginx/html
ln -s /var/lib/transmission-daemon/downloads

Oh ya, bagi pengguna Apache

cd /var/www
ln -s /var/lib/transmission-daemon/downloads

Lokasi atau alamat leecher kalian ada di port 9091:

http://IP-VPS:9091

Sedangkan untuk mendownload hasil leech ada di port Webserver (jika tidak di ubah maka tetap pada port 80:

http://IP-VPS/downloads

Note: Jika sudah selesai disarankan untuk dipause ya supaya tidak menghabiskan bandwidth. Karena torrent, selain kita mendownload juga mengupload.

Selesai sudah cara install transmission di VPS Ubuntu ata Debian. Sekarang sudah bisa untuk melakukan torrent leech. Bagi kalian yang tidak punya VPS bisa kontak saya atau komentar untuk titip leeching torrent dari kalian. Kalo lagi online akan kentos proses langsung. Terima kasih.

Cara redirect domain, non-www ke www Apache, Lighttpd, Nginx

Cara redirect domain sudah sering kentos bahas, pada artikel sebelumnya sudah pernah dibahas cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx kloxo-mr. Daripada tercecer lebih baik kentos jadikan satu saja mulai Apache, Lighttpd dan Nginx.
Pastinya kalian ada disini mencari cara redirect domain, entah itu mengganti ke domain lama ke domain baru atau hanya mengganti permalink semisal non-www ke www dan sebaliknya www ke non-www.
Sebaiknya langsung saja untuk cara redirect domain non-www ke www mulai dari Apache, Lighttpd dan Nginx.
1. Redirect Domain untuk Apache

## Canonical redirect for Apache
# BEGIN Canonical Redirect
RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www\.domain\.com$ [NC] ## will match any domain that's not our main domain
RewriteRule ^(.*)$ http://www.domain.com/$1 [R=301,L]
# END Canonical Redirect

2. Redirect Domain untuk Lighttpd

## Canonical redirect for lighttpd
# Non-WWW ke WWW
$HTTP["host"] == "domain.com" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}
# untuk beberapa domain
$HTTP["host"] =~ "(domain.com|domain1.com|domain2.com)" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}

3. Redirect Domain untuk Nginx

## Canonical redirect for lighttpd
# Non-WWW ke WWW
$HTTP["host"] == "domain.com" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}
# untuk beberapa domain
$HTTP["host"] =~ "(domain.com|domain1.com|domain2.com)" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}

Bagaimana cukup mudah kan cara redirect domain, non-www ke www apache, lighttpd dan nginx? Untuk yang www ke non-www tinggal dibalik aja. Contoh domain.com bisa diganti dengan nama domain kalian.

Cara Membuka File NRG di Windows 7 dan Windows 8

Cara Membuka File NRG di Windows 7 dan Windows 8 – Apa sih file NRG ini ? File NRG ini adalah file mentah dari CD, untuk membukannya diharuskan kita memburning ke CD atau DVD. Namun untuk membuka file image windows bisa menggunakan software dari pihak ketika seperi Daemon Tools.?Pada kesempatan kali ini Kentos tidak membahas tentang software Daemon Tools tersebut melainkan dengan cara lain.
Berbeda pada Windows 7, Windows 8 hal tersebut sudah tidak dibutuhkan lagi. Untuk membuka file image seperti ISO sudah dapat di ‘Mount’ langsung dengan fitur bawaan Windows 8.
Sayangnya hanya file ISO saja yang bisa kita ‘Mount’ atau kita buka di Windows 8. Untuk file NRG, IMG dan sebagainnya masih haruskan kita menggunakan software dari pihak ketiga.
Agar kita tidak perlu membuka file NRG menggunakan software dari pihak ketika, Kentos akan beri tau solusinya. Solusinya adalah dengan mengkonvert file NRG ke ISO. Setelah file NRG berubah menjadi ISO kita tidak perlu menggunakan software pihak ketiga untuk membukanya.
Kita membutuhkan Tools kecil yang simple dan berguna ini, namanya ‘NRG2ISO‘. Silakan kalian download kemudian install pada komputer masing-masing.

Cara Membuka File NRG di Windows 7 dan Windows 8

Gambar diatas adalah screenshot atau screen capture ketika Kentos coba ‘convert’ file NRG ke ISO.
Semoga tutorial tentang cara membuka file NRG di Windows 7 dan Windows 8 ini dapat berguna. Oya, kalo masih ada yang bingung bisa komentar aja.