Cara Mendapatkan Saldo $100 Gratis DigitalOcean

Cara Mendapatkan Saldo $100 Gratis DigitalOcean – DigitalOcean adalah penyedian layanan Cloud/VPS yang bisa dibilang sangat baik pelayanan dan infrastrukturnya. Kentos sendiri selama menggunakan layanan Cloud VPS dari DigitalOcean belum pernah mengalami masalah. Karena itu Kentos mau rekomendasikan kamu buat pakai Cloud VPS dari DigitalOcean ini.

Kalau kamu belum punya akun DigitalOcean maka beruntunglah kalau kamu baca artikel ini karena nanti akan Kentos ulas cara mendapatkan saldo $100 Gratis DigitalOcean yang bisa digunakan untuk membuat Droplet, Storage dan semua layanan yang disediakan DigitalOcean.

Continue reading Cara Mendapatkan Saldo $100 Gratis DigitalOcean

Cara Mudah Install RDP Windows 10 di DigitalOcean

Cara Mudah Install RDP Windows 10 di DigitalOcean – Penyedia Cloud atau VPS yang digemari para developer ini memiliki segudang fitur yang bisa dimanfaatkan. Untuk sistem operasi dan aplikasi yang disediakan pun sangat lengkap. DigitalOcean menyediakan berbagaimacam sistem operasi diantaranya Ubuntu, Debian, CentOS, FreeBSD, Fedora, CoreOS.

Namun ada beberapa yang menanyakan apa DigitalOcean bisa install Windows? Jawabannya adalah Bisa.

Continue reading Cara Mudah Install RDP Windows 10 di DigitalOcean

Clone / Migrasi Website Server to Server tanpa ribet download file !

Disini kentos menggunakan VPS ubuntu dengan server management RunCloud. Proses migrasi server memang sangat melelahkan dan membosankan. Terlebih lagi jika ukuran file yang tidak kecil lagi. Ukuran file dibawah 1GB mungkin masih bisa di download ke komputer atau laptop terlebih dahulu baru kita upload ke server baru. Namun jika file ini sudah mencapai 5GB apakah sobat kentos mau download dahulu? Tentu akan sayang sekali membuang banyak kuota hanya untuk hal ini.
Karena itu kentos disini mau share cara migrasi server tanpa perlu download file ke komputer atau laptop, melainkan server to server. Yuk langsung saja berikut cara cloning atau migrasi server ke server baru.

$ scp /home/superuser/domain.com/production.zip <your-superuser>@<staging-server-ip>:/home/superuser/domain.com
$ scp /home/superuser/domain.com/production.sql <your-superuser>@<staging-server-ip>:/home/superuser/domain.com

jika sobat kentos tidak ingin mengkompres file atau mungkin kapasitas server tidak mencukupi untuk melakukan zip maka bisa dengan menyalin seluruh file dan folder secara langsung dengan command dibawah :

$ scp -r /home/superuser/* <your-superuser>@<staging-server-ip>:/home/superuser/domain.com

Jika tidak melakukan kompresi file maka bisa langsung ke step berikutnya, namun jika file dalam bentuk zip maka perlu di ekstrak terlebih dahulu dengan command :

$ sudo unzip /home/superuser/domain.com/production.zip

RunCloud alternatif ServerPilot Murah Meriah !! Tapi …

Jika sobat kentos terbiasa menggunakan VPS / Server dan tidak mau repot menggunakan terminal untuk mengelola website. Tentu tidak asing dengan salah satu Control Panel satu ini, yaitu ServerPilot. Server Pilot memang control panel favorit para pengguna WordPress tentunya. Karena mudah dan stabil tidak sedikit yang menggunakannya dan tentu ada sedikit yang kurang kentos sukai disini.
Apa itu? yaitu biaya. ServerPilot mebebankan $10/bulan/server. Nah kalo punya banyak server tekor juga…
Tetapi tanpa disengaja kentos menemukan Control Panel alternatif yang bisa dibilang masih baru. RunCloud adalah control panel yang mengunggulkan fitur hybrid nginx+apache yang cepat untuk load sebuah website. Untuk biaya yang dibebankan memang sama yaitu $10/bulan tetapi tidak untuk satu server saja melainkan $10/bulan untuk semua server yang sobat kentos punya.. haha.. mantap betul bukan.. ??
Penasaran dengan RunCloud? Klik runcloud.io
Oke.. Kentos tidak akan mereview banyak tentang RunCloud disini. Melainkan hanya ingin memberitahu masalah yang dialami ketika menggunakan fitur hybrid nginx+apache.
Jadi fitur hybrid nginx+apache ini akan membagi tugas, file statis seperti html, css, js, image, xml akan diproses oleh nginx sedangkan file dinamis akan diproses oleh Apache2 + PHP-FPM.
Kendala muncul ketika kentos akan menggunakan plugin favorit yaitu byrev wp picshield tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Karena sudah diketahui tugas-tugas mereka kentos langsung menuduh nginx sebagai pelakunya karena .htaccess tidak terbaca oleh apache2.
Kentos mencari cari dimana letak config nginx dan ketemu di

/etc/nginx-rc/conf.d/namadomain.d

kemudian edit file main.conf dengan perintah

nano main.conf

Cari location yang menyebut sebuah ekstensi gambar seperti gif, png, jpg dan jpeg.
Sebelumnya terlihat seperti ini :

location ~ .(ico|css|gif|jpe?g|png|gz|zip|flv|rar|wmv|avi|css|js|swf|png|htc|mpeg|mpg|txt|otf|ttf|eot|woff|svg|html)$ {

dan kentos ubah menjadi seperti ini :

location ~ .(ico|css|gz|zip|flv|rar|wmv|avi|css|js|swf|png|htc|mpeg|mpg|txt|otf$

Sudah tinggal reload aja config nginx dengan perintah dibawah :

systemctl reload nginx-rc

Silahkan coba lagi. 🙂

Koneksi huaweii dengan UMTSMon di Linux Ubuntu

Koneksi huaweii dengan UMTSMon di Linux Ubuntu -?Linux Ubuntu kini banyak digemari oleh kalangan manusia yang bermigrasi dari OS windows. Yang memberikan kita kurang bebas menggunakan Operating System tersebut karena banyak prgram – program windows yang diharuskan kita untuk membeli. Itu program aplikainya, orang Operating System-nya saja bajakan mau gimana hayo. . ?? 😀

Makanya sekarang ini banyak orang sudah mulai bermigrasi ke linux ubuntu khususnya yang memberikan kemudahan layaknya windows.

Baik untuk kali ini bukan membahas tentang linux ubuntu namun saya akan sedikit membantu kalian yang kesulitan dalam Switch GPRS/EDGE only atau 3G only. Pastinya bagi pengguna huaweii di windows biasa melakukan itu dengan menggunakan aplikasi Mobile Data Monitoring Application atau sering disebut – sebut dengan MDMA. Dengan mudahnya kita bisa merubah dalam mode 3G Only ataupun GPRS/EDGE only. Aplikasi ini sangat lah digemari sebagian pengguna huawei karena praktis.

Nah, pada kesempatan yang berbahagia ini saya mau memberitahu bahwa di linux ubuntu juga bisa menggunakan modeswitch dari GPRS/EDGE ke 3G only jadi kita tidak perlu susah – susah mampir ke windos dulu untuk ngrubah mode ke 3G only. Sebelumya emang bisa dibilang tidak bisa mengubah mode GPRS/EDGE ke 3G only maupun sebaliknya di linux Ubuntu tapi setelah sekian lama saya search di google akhirnya ketemu juga dan akan saya paparkan disini.

Nama software tersebut adalah UMTSMon yang bisa kalian dapatkan dengan gratis, jelas dong gratis emangnya software di windows. . . 😀

Baiklah berikut ini langkah – langkahnya :

  1. Pastikan komputer/laptop kalian terkoneksi ke internet.
  2. Download UMTSMon.
  3. Extract UMTSMon dengan printah di terminal ” tar -zxvf umtsmon-0.10alpha2.i386.tar.gz “.
  4. Stelah selesai di Extract masuk ke direktori ” umtsmon-0.10alpha2 ” denagn perintah di terminal ” cd umtsmon-0.10alpha2/ “.
  5. Ketikan sudo ./umtsmon untuk menjalankan UMTSMon.

Yang akan muncul ketika kalian telah berhasil adalah seperti gambar ?di bawah ini :

Contoh saya menggunakan provider 3 ( dapet sinyal gprs ).

Setting profil internet ( connecton – manage profile – add profil ) yang akan kalian pakai, isi dengan benar. Apabila sudah terisi semua klik save.

Settinagn pun sama menurut provider masing – masing. Karena saya menggunakan 3 maka APN, usename, dan password saya isi dengan 3data ( paket yang 25 ribu/bulan +PPN ).

Pilih Radio Preferences untuk mengubah mode dari gprs ke 3g only misal.

Setelah selesai klik OK dan klik icon no.2 dari sebelah kiri untuk mulai koneksi.

Sekian dulu artikel dari saya semoga bisa sedikit membantu kalian.

Cara Install CentminMod (Linux,Nginx, MariaDB MySQL dan PHP-FPM)

Kebutuhan web server yang sudah sangat berat atau hanya ingin belajar saja, VPS memang diperlukan. Untuk membuat Web server dibutuhkan beberapa service yang terinstall di VPS. Setelah terinstall kita juga harus melakukan konfigurasi agar bisa digunakan. Sangat ribet kedengarannya. Tapi ternyata tidak seribet yang dibayangkan karena ada sebuah aplikasi memejemen service web server.
Tidak seperti cPanel, Kloxo, VistaCP atau Webuzzo. CentminMod ini berbasi command atau CLI, jadi tidak ada GUI. Jadi buat kamu pendatang baru VPS ini tidak disarankan. Tapi kalo nekat mau coba tidak ada salahnya jika kamu mau belajar. CentminMod ini berjalan pada CentOS berbeda dengan EasyEngine yang berjalan pada Debian atau Ubuntu. Tapi untuk kegunaan dan fiturnya hampir sama. Hanya saja CentminMod menawarkan lebih banyak opsi yang membuat kentos ingin mencobanya.
Baca juga : Cara Mudah install WordPress dengan EasyEngine di VPS Debian
CentminMod saat ini hanya bisa berjalan di CentOS 6 dan 7 saja dengan arsitektur 32bit maupun 64bit. Besar memori RAM yang disarankan sebesar 1GB kalau tapi saat ini kentos coba dengan VPS 512MB yang disediakan oleh DigitalOcean. Yang belum punya VPS atau ingin coba DigitalOcean bisa langsung ke link https://www.kentos.org/go/digitalocean/
Sebelum memulai pastikan VPS kamu sudah siap dan masih fresh. Jika belum silahkan buat VPS kamu jadi fresh dengan reinstall OS dengan CentOS 6 atau 7.
Yang pertama dilakukan mari update dulu

yum update

Lakukan instalasi menggunakan Quick CURL install

yum -y update; curl -O https://centminmod.com/installer.sh && chmod 0700 installer.sh && bash installer.sh

Jika sukses akan muncul seperti ini

---------------------------------------------------------------------------
Total Curl Installer YUM Time: 92.0033 seconds
Total YUM Time: 43.166100082 seconds
Total YUM + Source Download Time: 58.0522
Total Nginx First Time Install Time: 135.9561
Total PHP First Time Install Time: 130.5067
Download Zip From Github Time: 4.1942
Total Time Other eg. source compiles: 206.9870
Total Centmin Mod Install Time: 531.5020
---------------------------------------------------------------------------
Total Install Time (curl yum + cm install + zip download): 627.6995 seconds
---------------------------------------------------------------------------

Selamat kamu sudah berhasil install CentminMod di VPS CentOS.
Atau ini terlalu pusing? Bisa coba Serverpilot dengan berbagai fitur premium dan support dari mereka. https://www.kentos.org/go/serverpilot/

Cara Install Admin tools / PhpMyAdmin di Easy Engine

Diartikel sebelumnya sudah dibahas cara install EasyEngine di VPS Ubuntu atau Debian namun ternyata ada yang tertinggal. Jika terbiasa memanajemen database mysql menggunakan phpMyAdmin maka akan dibuat bingung karena tidak adanya phpMyAdmin dalam paket ketika instalasi. Untuk itu akan ditambahkan disini cara install Admin tools di Easy Engine. Dalam paket Admin tools ini terdapat macam-macam tools admin yang bisa digunakan untuk mengelola server nantinya, yaitu Adminer, phpMyAdmin, phpMemcachedAdmin, FastCGI cleanup script, OPcache, Webgrind, Anemometer.

Bagaimana cara install Admin tools?

Ternyata tidak sulit, karena semua memang sudah dibungkus oleh Easy Engine hanya saja dipisahkan seuai keinginan user.

Install Admin tools

Yang berisi Adminer, phpMyAdmin, phpMemcachedAdmin, FastCGI cleanup script, OPcache, Webgrind, Anemometer.

ee stack install --admin

atau

ee stack install --phpmyadmin

Jika ingin meng-install phpMyadmin saja.
Cara install phpMyadmin di EasyEngine
Jika ada pertanyaan mengenai cara Install Admin tools / PhpMyAdmin di Easy Engine silahkan tanyakan di komentar.

WordPress: Cara Memindahkan Postingan di Trash ke Draft

Trash atau tempat sampah ini adalah tempat pembuangan sementara sebelum untuk selamanya dihapus. Jadi ketika postingan pada blog WordPress masih ada di dalam trash itu tandanya masih bisa dikembalikan (Restore) ke tempat sebelum dimasukan trash atau dihapus.
Jadi ketika postingan sudah berstatus published dan kemudian dihapus atau dipindah ke trash maka bisa dikembalikan lagi dengan memilih fitur restore. Namun ketika pemilik blog ingin melakukan editing (memasukan kedalam draft) atau tidak ingin mengembalikan postingan ke published timbulah masalah, karena ketika melakukan restore ini akan kembali ke status published.
Dengan munculnya kasus diatas maka timbul pertanyaan,”bagaimana cara memindahkan postingan di trash ke draft jika sebelum dihapus berstatus published?”
Kenapa timbul pertanyaan itu? Karena WordPress sendiri tidak menyediakan opsi untuk memilih kemana akan me-restore postingan tersebut.

Restore trash to draft WordPress
Hanya ada Opsi Restore dan Delete Permanently

Nah, terlihat pada screenshot di atas bahwa WordPress pada dasarnya hanya memberikan dua opsi itu saja, Restore dan Delete Permanently. Sedangkan restore hanya bisa mengembalikan ke status sebelum dihapus (dipindah ke trash).
Ya, mungkin untuk sebagian orang kan bisa dengan merestore lalu bisa dipindahkan ke draft secara manual. Tapi, masalahnya disini ketika postingan yang dimiliki tidak sebanyak jumlah jari manusia saja, lantas apakah akan dilakukan manual?
Untuk itu disiasati langsung menggunakan Query MySQL langsung yang bisa dijalankan pada phpMyAdmin. Berikut Query yang digunakan untuk memindahkan postingan pada trash ke draft secara masal (bulk) :

UPDATE wp_posts SET post_status = 'draft' WHERE post_status = 'trash'  LIMIT 100;

wp_posts adalah tabel dimana menyimpan postingan yang telah dibuat. Disinilah terdapat field yang menyimpan data-data tersebut, seperti post_status. Mulailah pencarian dan pembaruan data post_status akan diubah menjadi draft dimana post_status memiliki data trash, selain itu tidak akan diubah. LIMIT 100 disini untuk membatasi query atau perintah hanya memperbarui data maksimal 100 data saja, dengan maksud tidak memberatkan server atau karena alasan lain (bisa disesuaikan sendiri untuk jumlah limit/batasnya).

Cara Mengatasi WordPress database error: [Duplicate entry '0' for key 'PRIMARY']

Beberapa saat lalu kentos menemukan error yang lumayan membuat panik. WordPress database error: [Duplicate entry ‘0’ for key ‘PRIMARY’] ini akan muncul ketika menambahkan entry, contohnya membuat postingan baru, user baru, halaman baru dan lain-lain.
Contoh error yang kentos alami :
Cara Mengatasi WordPress database error: [Duplicate entry '0' for key 'PRIMARY']

WordPress database error: [Duplicate entry '0' for key 'PRIMARY']
INSERT INTO `wp_posts` (`post_author`, `post_date`, `post_date_gmt`, `post_content`, `post_content_filtered`, `post_title`, `post_excerpt`, `post_status`, `post_type`, `comment_status`, `ping_status`, `post_password`, `post_name`, `to_ping`, `pinged`, `post_modified`, `post_modified_gmt`, `post_parent`, `menu_order`, `post_mime_type`, `guid`) VALUES (1, '2016-01-23 13:50:44', '0000-00-00 00:00:00', '', '', 'Auto Draft', '', 'auto-draft', 'post', 'open', 'open', '', '', '', '', '2016-01-23 13:50:44', '0000-00-00 00:00:00', 0, 0, '', '')

Cara Mengatasi WordPress database error: [Duplicate entry ‘0’ for key ‘PRIMARY’]

Error tersebut berati menandakan bahwa ada duplikasi id atau ada id yang sama dikarenakan ada field dari salah satu tabel yang tidak menggunakan auto increment. Oleh karena itu silahkan aktifkan auto increment pada primary ID.
Bagaimana cara mengaktifkan auto increment untuk primary ID?

  • Buka phpMyAdmin
  • pilih database WordPress
  • pilih tabel dimana error itu muncul (pada contoh kasus diatas duplikasi muncul di tabel wp_posts maka pilih tabel wp_posts)
  • Ubah baris pada field “comments_id”
  • Beri tanda centang pada “auto_increment”
  • Save

WordPress database error: [Duplicate entry '0' for key 'PRIMARY'] Auto Increment WordPress database error: [Duplicate entry '0' for key 'PRIMARY']
Silahkan ulangi pada tabel lain jika masih ada error ditabel lain untuk mengatasi WordPress database error: [Duplicate entry ‘0’ for key ‘PRIMARY’].

Install WordPress Ringan dengan EasyEngine di VPS Ubuntu Debian

Membangun blog atau website terlihat mudah ketika masih memiliki visitor yang sangat minim atau bahkan belum ada visitor sama sekali. Lalu bagaimana jika visitor sudah “mbludag” hingga ribuan atau puluhan ribu dengan konfigurasi biasa? Tentu buntu spesifikasi VPS yang tinggi, atau bahkan disarankan untuk menggunakan Dedicated Server.
Pada kesempatan yang bahagia ini kentos mau berbagi apa yang sudah dilakukan beberapa waktu terakhir ini. Ya, bagaimana agar website atau blog wordpress menjadi ringan walau menggunakan VPS dengan RAM minim?
Salah satu caranya adalah menggunakan Easy Engine. Apa itu Easy Engine? EasyEngine (ee) adalah python berdasarkan kontrol baris perintah panel untuk mengatur nginx server bisa berjalan pada Ubuntu dan Debian Linux untuk HTML, PHP, MySQL, HHVM, PageSpeed dan WordPress situs.
Ya, mungkin banyak yang takut menggunakan Nginx karena sudah terbiasa menggunakan Apache2 karena sudah banyak mod dan lebih familiar yang jelas. EasyEngine, dengan array perintah, jauh lebih mudah untuk digunakan dibandingkan Apache, untuk kebutuhan webserver.
Sebagai interface menggunakan nginx, diketahui untuk melakukan lebih baik dan lebih cepat dari Apache, terutama ketika jumlah pengunjung situs bersamaan terus meningkat. Demgan EasyEngine mengelola situs lalu lintas tinggi dibuat menjadi mudah!

Fitur yang diberikan EasyEngine

Complete Setup – Install NGINX, PHP, MySQL, Postfix and dependencies in a single command
HHVM & PageSpeed Support – Boost WordPress sites by enabling HHVM and PageSpeed using a single command
Caching Options – Use W3Total Cache, WP Super Cache & Nginx?s FastCGI Cache.
Config Optimization – Automatically tweaks server configuration as per available hardware resources
Automatic Updates – Update EasyEngine for new feature with one simple command: ee update
Git-Backed Changes – All config changes are saved using Git so feel free to play with config!

Cara Install EasyEngine di VPS Ubuntu atau Debian

Note: EasyEngine hanya bisa berjalan di Ubuntu 12.04 dan? 14.04 atau Debian 7 dan 8 saja!

Untuk menginstallnya pun cukup mudah dengan mengikuti 2 baris perintah ini saja :

wget -qO ee rt.cx/ee && sudo bash ee     # install easyengine
sudo ee site create example.com --wp    # install wordpress on example.com

atau bisa juga

ee site create example.com --wp # install wordpress without any page caching
ee site create example.com --w3tc # install wordpress with w3-total-cache plugin
ee site create example.com --wpsc # install wordpress with whisp-super-cache plugin
ee site create example.com --wpfc # install wordpress + nginx fastcgi_cache
ee site create example.com --wpredis # install wordpress + nginx redis_cache

Setelah install dan menambahkan domain ke VPS maka proses selesai. Untuk masuk ke admin panel EasyEngine dengan cara mengakses http://ip-vps:22222.
Baca Juga : Cara Install phpMyadmin pada EasyEngine
Untuk keamanan bisa mengganti username dan password dengan cara dibawah ini :

ee secure --auth [Optional user name] [Optional password]

Mengganti port control panel :

ee secure --port [Optional port no]

Mengganti password WordPress admin :

ee site update example.com --password

Selesai sudah cara Install WordPress Ringan dengan EasyEngine di VPS Ubuntu Debian. Untuk perintah2 lainnya bisa langsung mengunjingi https://easyengine.io atau akan kentos buatkan diartikel selanjutnya.