Clone / Migrasi Website Server to Server tanpa ribet download file !

Disini kentos menggunakan VPS ubuntu dengan server management RunCloud. Proses migrasi server memang sangat melelahkan dan membosankan. Terlebih lagi jika ukuran file yang tidak kecil lagi. Ukuran file dibawah 1GB mungkin masih bisa di download ke komputer atau laptop terlebih dahulu baru kita upload ke server baru. Namun jika file ini sudah mencapai 5GB apakah sobat kentos mau download dahulu? Tentu akan sayang sekali membuang banyak kuota hanya untuk hal ini.
Karena itu kentos disini mau share cara migrasi server tanpa perlu download file ke komputer atau laptop, melainkan server to server. Yuk langsung saja berikut cara cloning atau migrasi server ke server baru.

$ scp /home/superuser/domain.com/production.zip <your-superuser>@<staging-server-ip>:/home/superuser/domain.com
$ scp /home/superuser/domain.com/production.sql <your-superuser>@<staging-server-ip>:/home/superuser/domain.com

jika sobat kentos tidak ingin mengkompres file atau mungkin kapasitas server tidak mencukupi untuk melakukan zip maka bisa dengan menyalin seluruh file dan folder secara langsung dengan command dibawah :

$ scp -r /home/superuser/* <your-superuser>@<staging-server-ip>:/home/superuser/domain.com

Jika tidak melakukan kompresi file maka bisa langsung ke step berikutnya, namun jika file dalam bentuk zip maka perlu di ekstrak terlebih dahulu dengan command :

$ sudo unzip /home/superuser/domain.com/production.zip

RunCloud alternatif ServerPilot Murah Meriah !! Tapi …

Jika sobat kentos terbiasa menggunakan VPS / Server dan tidak mau repot menggunakan terminal untuk mengelola website. Tentu tidak asing dengan salah satu Control Panel satu ini, yaitu ServerPilot. Server Pilot memang control panel favorit para pengguna WordPress tentunya. Karena mudah dan stabil tidak sedikit yang menggunakannya dan tentu ada sedikit yang kurang kentos sukai disini.
Apa itu? yaitu biaya. ServerPilot mebebankan $10/bulan/server. Nah kalo punya banyak server tekor juga…
Tetapi tanpa disengaja kentos menemukan Control Panel alternatif yang bisa dibilang masih baru. RunCloud adalah control panel yang mengunggulkan fitur hybrid nginx+apache yang cepat untuk load sebuah website. Untuk biaya yang dibebankan memang sama yaitu $10/bulan tetapi tidak untuk satu server saja melainkan $10/bulan untuk semua server yang sobat kentos punya.. haha.. mantap betul bukan.. ??
Penasaran dengan RunCloud? Klik runcloud.io
Oke.. Kentos tidak akan mereview banyak tentang RunCloud disini. Melainkan hanya ingin memberitahu masalah yang dialami ketika menggunakan fitur hybrid nginx+apache.
Jadi fitur hybrid nginx+apache ini akan membagi tugas, file statis seperti html, css, js, image, xml akan diproses oleh nginx sedangkan file dinamis akan diproses oleh Apache2 + PHP-FPM.
Kendala muncul ketika kentos akan menggunakan plugin favorit yaitu byrev wp picshield tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Karena sudah diketahui tugas-tugas mereka kentos langsung menuduh nginx sebagai pelakunya karena .htaccess tidak terbaca oleh apache2.
Kentos mencari cari dimana letak config nginx dan ketemu di

/etc/nginx-rc/conf.d/namadomain.d

kemudian edit file main.conf dengan perintah

nano main.conf

Cari location yang menyebut sebuah ekstensi gambar seperti gif, png, jpg dan jpeg.
Sebelumnya terlihat seperti ini :

location ~ .(ico|css|gif|jpe?g|png|gz|zip|flv|rar|wmv|avi|css|js|swf|png|htc|mpeg|mpg|txt|otf|ttf|eot|woff|svg|html)$ {

dan kentos ubah menjadi seperti ini :

location ~ .(ico|css|gz|zip|flv|rar|wmv|avi|css|js|swf|png|htc|mpeg|mpg|txt|otf$

Sudah tinggal reload aja config nginx dengan perintah dibawah :

systemctl reload nginx-rc

Silahkan coba lagi. 🙂

Cara Akses Root Google Cloud Platform via Putty Bitvise Filezilla atau WinSCP

Cara Akses Root Google Cloud Platform via Putty Bitvise Filezilla atau WinSCP – Menggunakan Compute Engine atau disebut Virtual Mechine dari Google ini bisa dibilang powerfull. Ya jelas saja. Google merilis layanan ini tidak sembarangan. Untuk keperluan Web Server atau Apps Server sangatlah puas sekali saya gunakan.
Untuk mengakses server bisa melalui Dashboard Google Cloud Platform di menu VM instances. Disana akan tampil pilihan SSH untuk VM bersistem operasi Linux dan RDP untuk VM bersistem operasi Windows. Karena disini menggunakan Linux OS pada VM yang saya gunakan maka klik SSH (biasanya klik sekali akan diblokir oleh browser, coba klik sekali lagi sampai muncul popup window console).
Dari situ sudah dapat mengakses VM via console seperti di putty atau terminal. Namun jika tidak terbiasa dengan CLI dan terbiasa dengan explorer sperti pada bitvise, filezilla atau winscp akan kebingungan. Karena secara default Google Cloud Platform juga tidak mengijinkan akses root langsung dari luar / pihak ketiga.
Agar dapat mengakses root dari putty, Filezilla dan lain-lain maka harus melakukan langkah-langkah di bawah ini :
Akses Console SSH yang sudah dijelaskan di atas tadi. Kemudian ketikan “sudo passwd root” untuk membuat password root yang baru.
Jika sudah, masuk sebagai root dengan cara ketikan “sudo -s” atau “sudo su“.
Jika sudah masuk sebagai root ketikan “nano /etc/ssh/sshd_config” kemudian ubah beberapa baris di config ssh seperti “PermitRootLogin no” di ganti “PermitRootLogin yes“. Dan satu lagi “PasswordAuthentication no” menjadi “PasswordAuthentication yes“. Jika sudah silahkan keluar dan simpan config yang sudah diubah tadi dengan cara menekan dan ctrl+x kemudian ketik “y” dan enter.

Agar config SSH yang sudah diubah tadi berkerja, restart terlebih dahulu service SSH yang sedang berjalan dengan mengetikan “sudo service sshd restart“.
Sekarang silahkan coba login root dengan aplikasi pihak ketiga favorit kalian. Terima kasih sudah baca Cara Akses Root Google Cloud Platform via Putty Bitvise Filezilla atau WinSCP.

Cara Install CentminMod (Linux,Nginx, MariaDB MySQL dan PHP-FPM)

Kebutuhan web server yang sudah sangat berat atau hanya ingin belajar saja, VPS memang diperlukan. Untuk membuat Web server dibutuhkan beberapa service yang terinstall di VPS. Setelah terinstall kita juga harus melakukan konfigurasi agar bisa digunakan. Sangat ribet kedengarannya. Tapi ternyata tidak seribet yang dibayangkan karena ada sebuah aplikasi memejemen service web server.
Tidak seperti cPanel, Kloxo, VistaCP atau Webuzzo. CentminMod ini berbasi command atau CLI, jadi tidak ada GUI. Jadi buat kamu pendatang baru VPS ini tidak disarankan. Tapi kalo nekat mau coba tidak ada salahnya jika kamu mau belajar. CentminMod ini berjalan pada CentOS berbeda dengan EasyEngine yang berjalan pada Debian atau Ubuntu. Tapi untuk kegunaan dan fiturnya hampir sama. Hanya saja CentminMod menawarkan lebih banyak opsi yang membuat kentos ingin mencobanya.
Baca juga : Cara Mudah install WordPress dengan EasyEngine di VPS Debian
CentminMod saat ini hanya bisa berjalan di CentOS 6 dan 7 saja dengan arsitektur 32bit maupun 64bit. Besar memori RAM yang disarankan sebesar 1GB kalau tapi saat ini kentos coba dengan VPS 512MB yang disediakan oleh DigitalOcean. Yang belum punya VPS atau ingin coba DigitalOcean bisa langsung ke link https://www.kentos.org/go/digitalocean/
Sebelum memulai pastikan VPS kamu sudah siap dan masih fresh. Jika belum silahkan buat VPS kamu jadi fresh dengan reinstall OS dengan CentOS 6 atau 7.
Yang pertama dilakukan mari update dulu

yum update

Lakukan instalasi menggunakan Quick CURL install

yum -y update; curl -O https://centminmod.com/installer.sh && chmod 0700 installer.sh && bash installer.sh

Jika sukses akan muncul seperti ini

---------------------------------------------------------------------------
Total Curl Installer YUM Time: 92.0033 seconds
Total YUM Time: 43.166100082 seconds
Total YUM + Source Download Time: 58.0522
Total Nginx First Time Install Time: 135.9561
Total PHP First Time Install Time: 130.5067
Download Zip From Github Time: 4.1942
Total Time Other eg. source compiles: 206.9870
Total Centmin Mod Install Time: 531.5020
---------------------------------------------------------------------------
Total Install Time (curl yum + cm install + zip download): 627.6995 seconds
---------------------------------------------------------------------------

Selamat kamu sudah berhasil install CentminMod di VPS CentOS.
Atau ini terlalu pusing? Bisa coba Serverpilot dengan berbagai fitur premium dan support dari mereka. https://www.kentos.org/go/serverpilot/

Cara Install Admin tools / PhpMyAdmin di Easy Engine

Diartikel sebelumnya sudah dibahas cara install EasyEngine di VPS Ubuntu atau Debian namun ternyata ada yang tertinggal. Jika terbiasa memanajemen database mysql menggunakan phpMyAdmin maka akan dibuat bingung karena tidak adanya phpMyAdmin dalam paket ketika instalasi. Untuk itu akan ditambahkan disini cara install Admin tools di Easy Engine. Dalam paket Admin tools ini terdapat macam-macam tools admin yang bisa digunakan untuk mengelola server nantinya, yaitu Adminer, phpMyAdmin, phpMemcachedAdmin, FastCGI cleanup script, OPcache, Webgrind, Anemometer.

Bagaimana cara install Admin tools?

Ternyata tidak sulit, karena semua memang sudah dibungkus oleh Easy Engine hanya saja dipisahkan seuai keinginan user.

Install Admin tools

Yang berisi Adminer, phpMyAdmin, phpMemcachedAdmin, FastCGI cleanup script, OPcache, Webgrind, Anemometer.

ee stack install --admin

atau

ee stack install --phpmyadmin

Jika ingin meng-install phpMyadmin saja.
Cara install phpMyadmin di EasyEngine
Jika ada pertanyaan mengenai cara Install Admin tools / PhpMyAdmin di Easy Engine silahkan tanyakan di komentar.

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang ini adalah artikel lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai cara install Kloxo-MR di VPS Centos dan cara install ioncube loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR.
XCache adalah modul PHP dimana digunakan untuk menyimpan cache webserver agar load website menjadi lebih ringan atau kencang. Cara kerja XCache ini adalah meng-cache script PHP yang pernah dicompile dalam memory. XCache dapat mempercepat kinerja PHP pada server dengan cara menghilangkan waktu kompilasi script PHP dengan caching yang dikompilasi dari script PHP ke dalam RAM dan menggunakan script PHP yang sudah terkompilasi tersebut langsung dari RAM.

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang

Dini kentos menggunakan PHP 5.3.29 alias php53u.
PHP Brach php53u Kloxo MR
Setelah menginstall Kloxo MR dan akan menggunakan cache webserver maka diperlukan XCache ini untuk melakukan caching. Sebelum ke tahap install, terlebih dahulu cek modul PHP yang telah terinstall dengan cara :

php -v

contoh hasilnya :

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 12:38:37)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
[[email protected] ~]#

Yang sudah terinstall barulah ionCube PHP Loader. Mari dimulai proses install XCache dengan cara berikut :
Cek dulu ketersediaan package dengan perintah yum list php53u-xcache* jika menggunakan php53u.

[[email protected] ~]# yum list php53u-xcache*
Loaded plugins: fastestmirror, priorities, protectbase, replace, security
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * mratwork-epel: mirror.us.xxx.net
 * mratwork-ius-stable: mirror.symnds.com
0 packages excluded due to repository protections
Available Packages
php53u-xcache.i686                  3.1.0-1.ius.el6         mratwork-ius-archive
php53u-xcache-debuginfo.i686        3.1.0-1.ius.el6         mratwork-ius-archive
[[email protected] ~]#

Ditemujan 2 packages, untuk menginstall langsung keduanya gunakan perintah berikut :

yum install php53u-xcache*

Hasil saat Proses install XCache

[[email protected] ~]# yum install php53u-xcache*
Loaded plugins: fastestmirror, priorities, protectbase, replace, security
Setting up Install Process
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * mratwork-epel: mirror.us.xxx.net
 * mratwork-ius-stable: mirror.symnds.com
0 packages excluded due to repository protections
Resolving Dependencies
--> Running transaction check
---> Package php53u-xcache.i686 0:3.1.0-1.ius.el6 will be installed
---> Package php53u-xcache-debuginfo.i686 0:3.1.0-1.ius.el6 will be installed
--> Finished Dependency Resolution
Dependencies Resolved
================================================================================
 Package                  Arch  Version             Repository             Size
================================================================================
Installing:
 php53u-xcache            i686  3.1.0-1.ius.el6     mratwork-ius-archive  108 k
 php53u-xcache-debuginfo  i686  3.1.0-1.ius.el6     mratwork-ius-archive  244 k
Transaction Summary
================================================================================
Install       2 Package(s)
Total download size: 352 k
Installed size: 1.5 M
Is this ok [y/N]: y
Downloading Packages:
(1/2): php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686.rpm            | 108 kB     00:00
(2/2): php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686.rpm  | 244 kB     00:00
--------------------------------------------------------------------------------
Total                                           612 kB/s | 352 kB     00:00
Running rpm_check_debug
Running Transaction Test
Transaction Test Succeeded
Running Transaction
  Installing : php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686                 1/2
  Installing : php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686                           2/2
  Verifying  : php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686                 1/2
  Verifying  : php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686                           2/2
Installed:
  php53u-xcache.i686 0:3.1.0-1.ius.el6
  php53u-xcache-debuginfo.i686 0:3.1.0-1.ius.el6
Complete!
[[email protected] ~]#

Hasil setelah XCache terinstall

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 12:38:37)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with XCache v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
    with XCache Optimizer v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Cacher v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Coverager v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
[[email protected] ~]#

Dah… Selesai juga install XCache di CentOS agar load website jadi kencang. Silahkan di konfigurasi sendiri script php cachingnya.

Cara Install Dropbear SSH di VPS Ubuntu / Debian

Kebetulan teman ada yang nanya, bagaimana mengoptimasi Virtual Private Server atau yang dikenal dengan VPS. Jika spesifikasi VPS tersebuta termasuk tinggi mungkin teman saya tidak punya pikiran untuk mengoptimasi karena semua akan baik-baik saja. Namun karena VPS yang ia gunakan terbatas, terutama disisi RAM maka muncullah pertanyaan tersebut.
Untuk webserver dengan RAM imut sebesar 128 MB banyak yang mengatakan mustahil, tapi benar juga jika, tidak melakukan optimasi. Dengan melakukan optimasi dan membuktikan maka semua akan nyata!
Salah satunya menggunakan SSH yang hemat RAM yaitu dengan mengganti OpenSSH dengan Dropbear.

Cara Install Dropbear SSH di Ubuntu / Debian VPS

Berikut saya paparkan langkah-langkah install SSH dropbear di Ubuntu atau Debian:

sudo apt-get update
sudo apt-get install dropbear
nano /etc/default/dropbear

Setelah itu silahkan melakukan konfigurasi sebagai berikut:

NO_START=0
# the TCP port that Dropbear listens on
DROPBEAR_PORT=2323

NO_START ubah menjadi 0 agar service berjalan dan isikan DROPBEAR_PORT sesuai port SSH kalian.
Jalankan service dropbear:

service dropbear start

Kemudian coba akses menggunakan SSH dropbear. Jika sukses silahkan hapus service OpenSSH (jika ingin dihapus) dengan perintah di bawah:

sudo apt-get remove openssh-server

Selasi sudah cara install dropbear SSH di VPS Ubuntu / Debian. Untuk tutorial optimasi VPS lainnya simak terus diartikel kentos berikutnya.

Cara Update / Fresh Install Kloxo MR 7 Terbaru

Kloxo MR banyak digunakan mereka para pengguna VPS unmanaged sebagai alternatif cPanel yang gratis. Namun walaupun Kloxo MR ini gratis, fitur yang diberikan tidak kalah lengkapnya dengan control panel berbayar. Untuk dukungannya juga cukup memuaskan para pengguna Kloxo MR. Bagaimana tidak? Sang developer Kloxo MR juga menyediakan wadah tanya jawab terkait kendala yang berhubungan dengan Kloxo MR melalui sebuah forum khusus yaitu MRatWork.
Saat ini Kloxo MR sudah menggunakan Kloxo MR versi 7.0.0 untuk versi terbarunya. Jika sudah ada yang menggunakan Kloxo MR versi 6.5.0 dan ingin mengupdatenya itu bukan perkara yang sulit. Karena kentos disini mau berikan cara update Kloxo MR 6.5.0 ke Kloxo MR 7.0.0 terbaru. Selain itu juga dibuatkan tutorial cara fresh install Kloxo MR 7.0.0 buat yang baru mau menggunakan Kloxo MR.
update kloxo mr 6.5.0 ke kloxo mr 7

Cara update Kloxo MR 6.5.0 ke Kloxo MR 7.0.0 terbaru

Untuk update Kloxo MR 6.5.0 ke Kloxo MR 7.0.0 cukup mudah, berikut perintah yang perlu diketikan di terminal:

yum replace kloxomr --replace-with=kloxomr7 -y
sh /script/upcp
reboot

Cara Fresh Install Kloxo MR 7.0.0 terbaru

cd /
# update centos to latest version
yum update -y
# install some packages like package-cleanup, etc
yum install yum-utils yum-priorities vim-minimal subversion curl zip unzip -y
yum install telnet wget -y
setenforce 0
echo 'SELINUX=disabled' > /etc/selinux/config
# ----------------
# Install Kloxo-MR
# ----------------
# move repo dir
# move to /
cd /tmp
# remove old rpm
rm -f mratwork*
# get repo file -- no need for 6.5.0.c and after
wget https://github.com/mustafaramadhan/kloxo/raw/rpms/release/neutral/noarch/mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm --no-check-certificate
rpm -ivh mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm
# move to /
cd /
# update
yum clean all
yum update mratwork-* -y
yum install kloxomr7 -y
sh /script/upcp
reboot

Untuk mengakses Kloxo MR? bisa dengan cara di bawah ini :

http://ip-server:7778
atau
https://ip-server:7777

kloxo mr 7 2015
Maka akan muncul seperti ini

Selesai sudah cara update dan fresh install Kloxo MR 7.0.0 terbaru. Semoga berhasil dan tidak ada masalah. Jika terjadi error bisa tanyakan pada kolom komentar di bawah atau langsung ke forum MRatWork.

Tampilan Web Kloxo-MR Jadi Hiawatha Webserver

Buat yang baru mengupdate atau install Kloxo-MR menemukan masalah dengan tampilan Hiawatha Webserver jangan panik. Karena disini kentos juga mengalami dan sudah menemukan solusinya.
Tampilan yang muncul kurang lebih seperti ini, “Installation successful. Congratulations! The Hiawatha webserver has successfully been installed on this server. For more information about this webserver, visit the Hiawatha website.”
Berikut solusi cara mengatasi tampilan web berubah jadi hiawatha webserver welcome yang kentos dapat dari forum MRatWork.
Buka terminal lewat ssh kemudian ikuti langkah-langkah di bawah ini :

chkconfig hiawatha off
service hiawatha stop
sh /script/cleanup

Selesai, silahkan coba akses web yang tampilannya berubah menjadi hiawatha tadi. Kalau masih tetap coba reboot dan lihat hasilnya. 🙂
 

InterServer, Promo VPS dan Web Hosting $0.01 saja!

Banyak webhosting gratisan yang tersebar dan bebas bisa digunakan. Namun yang namanya “gratis” pasti ada kurangnya, berbeda dengan “berbayar” pasti ada nilai plusnya tergantung dimana kita berlangganan/menyewanya.
Jika teman-teman sudah bosan dengan layanan webhosting gratis atau bahkan ingin mencoba sensasinya menggunakan VPS tepat sekali. Lagi-lagi kentos update membawa promo, ya InterServer membagikan sebuah promo VPS dan Webhosting hanya dengan membayar sebesar $0.01 saja! Khusus untuk pelanggan baru saja ya, yang belum pernah menggunakan promo ini. Kalau yang sudah pernah pakai ya sudah tidak bisa lagi.
Dengan harga $0.01 saja teman-teman bisa mendapatkan :

VPS

promo vps interserver 0.01 dollar coupon
– Storage 25GB
– Memory 1024MB
– Transfer 1TB
– Monthly Fee $6.00 (normal)
Penasaran? Cekidot -> VPS InterServer 0.01 Dollar

Web Hosting

promo webhosting interserver 0.01 dollar
– Unlimited Domains ??? – Unlimited Disk Space
– Unlimited Transfer ??? – Unlimited Databases
– Unlimited Email ??? – Unlimited Subdomains
– Unlimited FTP ??? – $0.00 Setup Fee(s)
Penasaran? Cekidot -> Webhosting InterServer 0.01 Dollar