WordPress saya selalu muncul "The file 'wp-config.php' already exists." ??

Setelah sekian bulan saya istirahat didunia blogging akhirnya saya kembali untuk mengurus beberapa blog yang terbengkalai. Ada beberapa blog yang akan saya pindah ke VPS yang baru namun saat migrasi muncul masalah baru yang belum pernah saya ketahui. Yaitu, WordPress saya selalu muncul “The file ‘wp-config.php’ already exists. If you need to reset any of the configuration items in this file, please delete it first. You may try installing now.”
Saya pun mencari trobleshooting melalui mesin pencari dan masuk ke forum WordPress tentunya, karena banyak orang yang menanyakan hal yang sama.
Mulai dari pertannyaan dari @winkredible

I have just installed a fresh copy of WordPress. The admin page works fine but the front page of wordpress has the following error.
The file ‘wp-config.php’ already exists. If you need to reset any of the configuration items in this file, please delete it first. You may try installing now.

yang kemudian dijawab oleh mr @t-p

Try recreating the wp-config.php file:
– First, save your existing wp-config.php file as wp-config.phpOLD.
– To recreate a new one, make a copy of wp-config-sample.php (which comes with the WprdPress) and add all of your database connection details.
– Then save the new file as wp-config.php and upload it to your WP folder.

Namun belum menemukan hasil yang diinginkan alias sama saja.
Lanjut ke hasil pencarian lainnya menemukan dari situs stackoverflow.com yang ditanyakan oleh mgrantnz:

I clicked on the ‘Update WordPress’ link in the admin dashboard of my WordPress site, and I am getting this error:
“The file ‘wp-config.php’ already exists. If you need to reset any of the
configuration items in this file, please delete it first. You may try installing now.”
When I try to click the “installing now” link, it seems that WordPress is installing fresh. I want to keep all of the content of my WordPress installation.
I have tried to change the name of the wp-config.php file but that didn’t do anything.

Dan ditemukanlah jawaban yang masuk akal oleh Pierre Roels :

Is just a browser cache.
On first URL load, you are redirected from domain.ext to domain.ext/wp-admin/setup-config.php
If you are on Chrome, just open the developers console, go to “Network” tab. Reload the page and right click anywhere in the console, and hit “Clear browser cache”.
Now refresh again and you will see your website

Lalu saya coba dengan menggunakan mode penyamaran atau private browsing yang ada di firefox dan berhasil !!! Is just a browser cache !!! thanks Pierre Roels!!

WordPress: Cara Memindahkan Postingan di Trash ke Draft

Trash atau tempat sampah ini adalah tempat pembuangan sementara sebelum untuk selamanya dihapus. Jadi ketika postingan pada blog WordPress masih ada di dalam trash itu tandanya masih bisa dikembalikan (Restore) ke tempat sebelum dimasukan trash atau dihapus.
Jadi ketika postingan sudah berstatus published dan kemudian dihapus atau dipindah ke trash maka bisa dikembalikan lagi dengan memilih fitur restore. Namun ketika pemilik blog ingin melakukan editing (memasukan kedalam draft) atau tidak ingin mengembalikan postingan ke published timbulah masalah, karena ketika melakukan restore ini akan kembali ke status published.
Dengan munculnya kasus diatas maka timbul pertanyaan,”bagaimana cara memindahkan postingan di trash ke draft jika sebelum dihapus berstatus published?”
Kenapa timbul pertanyaan itu? Karena WordPress sendiri tidak menyediakan opsi untuk memilih kemana akan me-restore postingan tersebut.

Restore trash to draft WordPress
Hanya ada Opsi Restore dan Delete Permanently

Nah, terlihat pada screenshot di atas bahwa WordPress pada dasarnya hanya memberikan dua opsi itu saja, Restore dan Delete Permanently. Sedangkan restore hanya bisa mengembalikan ke status sebelum dihapus (dipindah ke trash).
Ya, mungkin untuk sebagian orang kan bisa dengan merestore lalu bisa dipindahkan ke draft secara manual. Tapi, masalahnya disini ketika postingan yang dimiliki tidak sebanyak jumlah jari manusia saja, lantas apakah akan dilakukan manual?
Untuk itu disiasati langsung menggunakan Query MySQL langsung yang bisa dijalankan pada phpMyAdmin. Berikut Query yang digunakan untuk memindahkan postingan pada trash ke draft secara masal (bulk) :

UPDATE wp_posts SET post_status = 'draft' WHERE post_status = 'trash'  LIMIT 100;

wp_posts adalah tabel dimana menyimpan postingan yang telah dibuat. Disinilah terdapat field yang menyimpan data-data tersebut, seperti post_status. Mulailah pencarian dan pembaruan data post_status akan diubah menjadi draft dimana post_status memiliki data trash, selain itu tidak akan diubah. LIMIT 100 disini untuk membatasi query atau perintah hanya memperbarui data maksimal 100 data saja, dengan maksud tidak memberatkan server atau karena alasan lain (bisa disesuaikan sendiri untuk jumlah limit/batasnya).

Cara Mengatasi WordPress database error: [Duplicate entry '0' for key 'PRIMARY']

Beberapa saat lalu kentos menemukan error yang lumayan membuat panik. WordPress database error: [Duplicate entry ‘0’ for key ‘PRIMARY’] ini akan muncul ketika menambahkan entry, contohnya membuat postingan baru, user baru, halaman baru dan lain-lain.
Contoh error yang kentos alami :
Cara Mengatasi WordPress database error: [Duplicate entry '0' for key 'PRIMARY']

WordPress database error: [Duplicate entry '0' for key 'PRIMARY']
INSERT INTO `wp_posts` (`post_author`, `post_date`, `post_date_gmt`, `post_content`, `post_content_filtered`, `post_title`, `post_excerpt`, `post_status`, `post_type`, `comment_status`, `ping_status`, `post_password`, `post_name`, `to_ping`, `pinged`, `post_modified`, `post_modified_gmt`, `post_parent`, `menu_order`, `post_mime_type`, `guid`) VALUES (1, '2016-01-23 13:50:44', '0000-00-00 00:00:00', '', '', 'Auto Draft', '', 'auto-draft', 'post', 'open', 'open', '', '', '', '', '2016-01-23 13:50:44', '0000-00-00 00:00:00', 0, 0, '', '')

Cara Mengatasi WordPress database error: [Duplicate entry ‘0’ for key ‘PRIMARY’]

Error tersebut berati menandakan bahwa ada duplikasi id atau ada id yang sama dikarenakan ada field dari salah satu tabel yang tidak menggunakan auto increment. Oleh karena itu silahkan aktifkan auto increment pada primary ID.
Bagaimana cara mengaktifkan auto increment untuk primary ID?

  • Buka phpMyAdmin
  • pilih database WordPress
  • pilih tabel dimana error itu muncul (pada contoh kasus diatas duplikasi muncul di tabel wp_posts maka pilih tabel wp_posts)
  • Ubah baris pada field “comments_id”
  • Beri tanda centang pada “auto_increment”
  • Save

WordPress database error: [Duplicate entry '0' for key 'PRIMARY'] Auto Increment WordPress database error: [Duplicate entry '0' for key 'PRIMARY']
Silahkan ulangi pada tabel lain jika masih ada error ditabel lain untuk mengatasi WordPress database error: [Duplicate entry ‘0’ for key ‘PRIMARY’].

Install WordPress Ringan dengan EasyEngine di VPS Ubuntu Debian

Membangun blog atau website terlihat mudah ketika masih memiliki visitor yang sangat minim atau bahkan belum ada visitor sama sekali. Lalu bagaimana jika visitor sudah “mbludag” hingga ribuan atau puluhan ribu dengan konfigurasi biasa? Tentu buntu spesifikasi VPS yang tinggi, atau bahkan disarankan untuk menggunakan Dedicated Server.
Pada kesempatan yang bahagia ini kentos mau berbagi apa yang sudah dilakukan beberapa waktu terakhir ini. Ya, bagaimana agar website atau blog wordpress menjadi ringan walau menggunakan VPS dengan RAM minim?
Salah satu caranya adalah menggunakan Easy Engine. Apa itu Easy Engine? EasyEngine (ee) adalah python berdasarkan kontrol baris perintah panel untuk mengatur nginx server bisa berjalan pada Ubuntu dan Debian Linux untuk HTML, PHP, MySQL, HHVM, PageSpeed dan WordPress situs.
Ya, mungkin banyak yang takut menggunakan Nginx karena sudah terbiasa menggunakan Apache2 karena sudah banyak mod dan lebih familiar yang jelas. EasyEngine, dengan array perintah, jauh lebih mudah untuk digunakan dibandingkan Apache, untuk kebutuhan webserver.
Sebagai interface menggunakan nginx, diketahui untuk melakukan lebih baik dan lebih cepat dari Apache, terutama ketika jumlah pengunjung situs bersamaan terus meningkat. Demgan EasyEngine mengelola situs lalu lintas tinggi dibuat menjadi mudah!

Fitur yang diberikan EasyEngine

Complete Setup – Install NGINX, PHP, MySQL, Postfix and dependencies in a single command
HHVM & PageSpeed Support – Boost WordPress sites by enabling HHVM and PageSpeed using a single command
Caching Options – Use W3Total Cache, WP Super Cache & Nginx?s FastCGI Cache.
Config Optimization – Automatically tweaks server configuration as per available hardware resources
Automatic Updates – Update EasyEngine for new feature with one simple command: ee update
Git-Backed Changes – All config changes are saved using Git so feel free to play with config!

Cara Install EasyEngine di VPS Ubuntu atau Debian

Note: EasyEngine hanya bisa berjalan di Ubuntu 12.04 dan? 14.04 atau Debian 7 dan 8 saja!

Untuk menginstallnya pun cukup mudah dengan mengikuti 2 baris perintah ini saja :

wget -qO ee rt.cx/ee && sudo bash ee     # install easyengine
sudo ee site create example.com --wp    # install wordpress on example.com

atau bisa juga

ee site create example.com --wp # install wordpress without any page caching
ee site create example.com --w3tc # install wordpress with w3-total-cache plugin
ee site create example.com --wpsc # install wordpress with whisp-super-cache plugin
ee site create example.com --wpfc # install wordpress + nginx fastcgi_cache
ee site create example.com --wpredis # install wordpress + nginx redis_cache

Setelah install dan menambahkan domain ke VPS maka proses selesai. Untuk masuk ke admin panel EasyEngine dengan cara mengakses http://ip-vps:22222.
Baca Juga : Cara Install phpMyadmin pada EasyEngine
Untuk keamanan bisa mengganti username dan password dengan cara dibawah ini :

ee secure --auth [Optional user name] [Optional password]

Mengganti port control panel :

ee secure --port [Optional port no]

Mengganti password WordPress admin :

ee site update example.com --password

Selesai sudah cara Install WordPress Ringan dengan EasyEngine di VPS Ubuntu Debian. Untuk perintah2 lainnya bisa langsung mengunjingi https://easyengine.io atau akan kentos buatkan diartikel selanjutnya.

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang ini adalah artikel lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai cara install Kloxo-MR di VPS Centos dan cara install ioncube loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR.
XCache adalah modul PHP dimana digunakan untuk menyimpan cache webserver agar load website menjadi lebih ringan atau kencang. Cara kerja XCache ini adalah meng-cache script PHP yang pernah dicompile dalam memory. XCache dapat mempercepat kinerja PHP pada server dengan cara menghilangkan waktu kompilasi script PHP dengan caching yang dikompilasi dari script PHP ke dalam RAM dan menggunakan script PHP yang sudah terkompilasi tersebut langsung dari RAM.

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang

Dini kentos menggunakan PHP 5.3.29 alias php53u.
PHP Brach php53u Kloxo MR
Setelah menginstall Kloxo MR dan akan menggunakan cache webserver maka diperlukan XCache ini untuk melakukan caching. Sebelum ke tahap install, terlebih dahulu cek modul PHP yang telah terinstall dengan cara :

php -v

contoh hasilnya :

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 12:38:37)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
[[email protected] ~]#

Yang sudah terinstall barulah ionCube PHP Loader. Mari dimulai proses install XCache dengan cara berikut :
Cek dulu ketersediaan package dengan perintah yum list php53u-xcache* jika menggunakan php53u.

[[email protected] ~]# yum list php53u-xcache*
Loaded plugins: fastestmirror, priorities, protectbase, replace, security
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * mratwork-epel: mirror.us.xxx.net
 * mratwork-ius-stable: mirror.symnds.com
0 packages excluded due to repository protections
Available Packages
php53u-xcache.i686                  3.1.0-1.ius.el6         mratwork-ius-archive
php53u-xcache-debuginfo.i686        3.1.0-1.ius.el6         mratwork-ius-archive
[[email protected] ~]#

Ditemujan 2 packages, untuk menginstall langsung keduanya gunakan perintah berikut :

yum install php53u-xcache*

Hasil saat Proses install XCache

[[email protected] ~]# yum install php53u-xcache*
Loaded plugins: fastestmirror, priorities, protectbase, replace, security
Setting up Install Process
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * mratwork-epel: mirror.us.xxx.net
 * mratwork-ius-stable: mirror.symnds.com
0 packages excluded due to repository protections
Resolving Dependencies
--> Running transaction check
---> Package php53u-xcache.i686 0:3.1.0-1.ius.el6 will be installed
---> Package php53u-xcache-debuginfo.i686 0:3.1.0-1.ius.el6 will be installed
--> Finished Dependency Resolution
Dependencies Resolved
================================================================================
 Package                  Arch  Version             Repository             Size
================================================================================
Installing:
 php53u-xcache            i686  3.1.0-1.ius.el6     mratwork-ius-archive  108 k
 php53u-xcache-debuginfo  i686  3.1.0-1.ius.el6     mratwork-ius-archive  244 k
Transaction Summary
================================================================================
Install       2 Package(s)
Total download size: 352 k
Installed size: 1.5 M
Is this ok [y/N]: y
Downloading Packages:
(1/2): php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686.rpm            | 108 kB     00:00
(2/2): php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686.rpm  | 244 kB     00:00
--------------------------------------------------------------------------------
Total                                           612 kB/s | 352 kB     00:00
Running rpm_check_debug
Running Transaction Test
Transaction Test Succeeded
Running Transaction
  Installing : php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686                 1/2
  Installing : php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686                           2/2
  Verifying  : php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686                 1/2
  Verifying  : php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686                           2/2
Installed:
  php53u-xcache.i686 0:3.1.0-1.ius.el6
  php53u-xcache-debuginfo.i686 0:3.1.0-1.ius.el6
Complete!
[[email protected] ~]#

Hasil setelah XCache terinstall

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 12:38:37)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with XCache v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
    with XCache Optimizer v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Cacher v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Coverager v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
[[email protected] ~]#

Dah… Selesai juga install XCache di CentOS agar load website jadi kencang. Silahkan di konfigurasi sendiri script php cachingnya.

Cara Menggunakan CloudFlare Free DNS

DNS milik ISP di Indonesia masih belum sempurna, terkadang ada beberapa situs yang susah dibuka karena belum mengenali DNS domain tersebut. Solusi mudah yang biasa kentos gunakan adalah memanfaatkan layanan free DNS. Layanan DNS gratis yang biasa kentos gunakan adalah CloudFlare.
Awal mula kentos tahu CloudFlare adalah tersedianya layanan CloudFlare di menu cPanel hosting. Setelah kentos coba ternyata baik juga untuk melakukan point to domain. Khususnya mereka yang menggunakan VPS unmanaged karena tidak perlu mengkonfigurasi DNS service di VPS. Pastinya akan mengurangi service yang ada di VPS sehingga mengurangi beban VPS juga, ya tidak?
Tak usah banyak bicara lagi langsung saja berikut kentos paparkan cara menggunakan DNS gratis dari CloudFlare.
Pertama tentunya buka terlebih dahulu https://www.cloudflare.com
Selanjutnya silahkan register. Tidak usah saya jelaskan ya? Tinggal klik tombol register selanjutnya ikuti step by stepnya atau login juga sudah punya akun di CloudFlare.
Setelah akun siap dan telah diverifikasi (jika diperlukan) sekarang saatnya menambahkan domain ke akun CloudFlare.
add domain cloudflare
Ikti gambar diatas :

  1. Pilih Add Site
  2. Ketikan domain yang akan ditambahkan
  3. klik Begin Scan untuk memulai scan DNS yang digunakan sekarang

continue setup domain cloudflare
Selanjutnya tinggal dilanjutkan dengan memilih tombol Continue Setup. Setelah itu akan muncul konfigurasi dari DNS sebelumnya berupa AAA record, Cname Record dan lain sebagainya, klik Continue.
Muncul berbagai pilihan paket di CloudFlare. Karena niatnya cuma mau pakai gratisan maka pilih Free Plan (Default sudah memilih Free Plan tinggal continue saja).
nameserver cloudflare
Nah, yang terakhir keluar juga nameserver baru dari CloudFlare. Sekarang tinggal ganti nameserver lama kita dengan nameserver baru yang diberikan CloudFlare.
Bagaimana cara ganti nameserver lama ke nameserver baru?
Coba gulir kebawah, CloudFlare sudah memberikan langkah-langkahnya disana.
default setting cloudflare
Default setting cloudflare seperti diatas, biarkan dulu nanti dibahas pada tutorial berikutnya. Klik Continue untuk melanjutkan.
proses propagasi domain ke cloudflare
Selesai. Tinggal nunggu proses propagasi DNS lama ke cloudflare. Prosesnya bisa memakan waku sampai 24 jam, jadi tunggu aja. Ciri-ciri sudah berpindah gimana? Nanti dasboard cloudflare akan berubah jadi seperti gambar di bawah ini:
cloudflare active
Sekian tutorial cara menggunakan CloudFlare Free DNS dari kentos, semoga bermanfaat.

MyThemeShop bagi-bagi WordPress themes cuma $9, buruan!

Dalam rangka merayakan 200 ribu pengguna MyThemeShop yang terdaftar, MyThemeShop membagikan seluruh themes dan plugins dengan harga yang jauh dari harga normalnya, yaitu 9 dollar untuk semua themes dan plugins MyThemeShop.
Harga normal themes wordpress di MyThemesShop sekarang sudah mencapai $69, WOW!
Jika dihari ini juga kamu order themes di MyThemesShop cukup dengan membayar 1 themes dengan $9 saja! Terlihat jauh sekali dengan harga normalnya. Berapa persen itu diskonnya? Hitung aja sendiri. 😛
Untuk mendapatkan harga $9 kamu harus menggunakan coupon code yang diberikan oleh MyThemeShop.
coupon code mythemeshop wordpress themes
Click here to check offer details >>
“Use coupon code 200KOffer to get any theme or plugin for just $9.”
Itu coupon code untuk mendapatkan themes dan plugins seharga $9. Ingat coupon code ini hanya berlaku 24 jam atau 1 hari saja. Jadi buruan jangan sampai ketinggalan!

Kentos Dengan Desain Baru, Karisma WordPress Theme

Kentos akhirnya kembali dengan desain baru, yang diberinama Karisma WordPress theme. Setelah sekian lama tidak pernah keurus akhirnya punya ide iseng-iseng bikin theme WordPress. Sebelum ini juga sudah pernah buat namun tidak saya pakai lagi karena tidak ada waktu untuk ngurusnya.
Kenapa saya buat sendiri selain untuk menghemat kantong juga untuk belajar juga. Awalnya mungkin tidak akan muncul ide buat theme WordPress lagi kalo tidak ada yang pakai theme WordPress yang sama dengan theme sebelumnya. Theme WordPress sebelumnya menggunakan “Point” theme WordPress dari MyThemeshop.
Sebenarnya jika hanya temanya saja tidak begitu membuat saya berfikir untuk mengganti theme blog ini, namun sayangnya mereka selain menggunakan theme WordPress yang sama juga meng-copy-paste artikel yang ada disini.
Tapi ya sudahlah biarkan, kalo saya tidak mau tulisan saya di copy paste kenapa saya tulis di publik dan tidak saya patenkan. hehee…
Kok malah bahas mereka?? Lanjut dengan desain baru kentos aja.. B-)
kentos desain baru dengan karisma wordpress theme seo friendly
Gimana menurut temen-temen theme kentos yang baru ini ? Sayangnya masih belum responsive, niatnya juga mau dibuat responsive karena udah jadi kewajiban theme sekarang sepertinya. Alasannya tentu agar tetap nyaman ketika di akses dengan ponsel.
Fiturnya masih simple belum ada Theme Option di halaman Dasboard Admin. Rencana juga mau saya buatkan tapi masih dalam tahap pembelajaran, jadi agak susah juga buat ngimplementasikan di theme Karisma ini.
Di sisi widget pakai dua custom recent post, yang pertama dengan thumbnail dan tidak namun menggunakan background berwarna orange seperti yang teman-teman lihat. Widget footer juga ada tiga namun tidak saya aktifkan.
Oh ya, jangan lupa caci makinya di form komentar yang akan saya terima senang hati. 🙂
Kira-kira kalo saya bagikan gratis ada yang minat tidak ya? Untuk 5 pemberi komentar pertama saja. Info lebihnya kunjungi https://karismaid.com ya 🙂

Cara Menghilangkan Karakter ? dan ’ di Postingan WordPress

Kenapa kali ini dituliskan cara menghilangkan karakter ? dan ? ? ? di postingan WordPress? Gini ceritanya, awalnya setelah melakukan pemindahan blog ke hosting yang baru. Pemindahan menggunakan cara manual yaitu dengan melakukan install WordPress melalui layanan QuickInstall yang tersedia di CPanel Hosting yang kemudian di restore folder “wp-content” dan juga import database dari hosting lama.
Setelah blog dapat diakses dengan hosting baru terlihat tidak ada masalah, tetapi setelah diperhatikan ada yang janggal. Mulai terlihat beberapa macam simbol aneh di postingan, termasuk karakter ? dan ? ? ?.
Cara Menghilangkan Karakter ? dan ’ di Postingan WordPress
Lalu bagaimana mengatasi simbol atau karakter aneh seperti ? dan ? ? ?? Setelah melakukan pencarian ditemukan pembahasan pada forum WordPress. Disana diberitahukan pada file “wp-config.php” untuk menambah simbol komentar pada 2 baris berikut :

define('DB_CHARSET', 'utf8');
define('DB_COLLATE', '');

sehingga menjadi :
//define('DB_CHARSET', 'utf8');
//define('DB_COLLATE', '');

Cara tersebut ternyata dapat menyelesaikan masalah. Simbol aneh dengan karakter   dan ’ dapat menghilang pada postingan. Tetapi belum tau bagaimana nantinya untuk jangka panjang setelah melakukan penambahan komentar pada dua baris tersebut.
Jika tidak ingin melakukan pengeditan pada bagian “wp-config.php” bisa melakukan metode yang kedua ini.
Masuk ke halaman phpMyAdmin, export database. Kemudian buka database.sql tadi kedalam notepad++/sejenisnya. Setelah itu manfaatkan fitur “Find & Replace” biasnya dengan menekan “CTRL+H”.
Cara Menghilangkan Karakter ? dan ’
Isikan karakter yang akan dihilangkan pada form “Search for” dan biarkan kosong pada form “Replace with”. Jika sudah klik “Find”.
Jika sudah jangan lupa “Save” database yang baru saja di edit dan silahkan masuk ke “phpMyAdmin”, “select all” tabel yang ada kemudian “Drop Tables”. Masuk ke Tab “Import” silahkan import database yang sudah diedit tadi.
UPDATE:
Ada cara lebih simple tanpa export import (tapi alangkah baiknya tetap di export dulu buat backup untuk menghindari hal yang tidak diinginkan) yaitu dengan menjalankan query di phpMyAdmin.

UPDATE wp_posts SET post_content = REPLACE ( post_content, '?', '')

replace text from phpMyAdmin
Sekarang cek apakah di postingan masih menampilkan karakter aneh   dan ’? Cukup sekian cara menghilangkan karakter ? dan ? ? ? di postingan WordPress semoga bermanfaat jika ada salah mohon ma’af.

Mengatasi Blank Screen Setelah Remove Plugin Better WP Security

Better WP Security adalah Plugin untuk WordPress yang Powerfull, tetapi cukup berbahaya. Karena trafik blog ini tidak begitu menakutkan saya berfikir untuk menghapus plugin Better WP Security dari daftar plugin blog saya.
mengatasi plugin wordpress
Seperti juga kalian yang ingin menghapus atau me-remove plugin tersebut pasti akan mengalami sedikit masalah pada bagian blog kalian. Apakah kalian merasakan?
Ya, ketika melakukan install, uninstall, posting dan lain-lain bagian dashboard wordpress akan secara mendadak berhenti “Loading”. Inilah yang biasa disebut “Blank Screen” atau “White Screen”.
Setelah saya mencari tahu akar permasalahannya, ternyata tidak sedikit yang mengalami seperti saya ini. Di http://wordpress.org/support/ contohnya, banyak sekali yang menanyakan untuk me-remove secara keseluruhan plugin Better WP Security. Tetapi cukup rumit jawabannya, mulai dari melakukan backup restore database hingga edit prefix.??Mungkin saja pengubahan prefix (wp_) diperlukan jika sebelumnya kalian melakukan perubahan itu.
Karena saya tidak melakukan perubahan yang cukup rumit maka solusinya sangat mudah sekali.

Berikut cara mengatasi Blank Screen setelah remove plugin Better WP Security :

Langkah 1 – Silahkan login ke CPanel/Melalui FTP akses.
Langkah 2 – Masuk ke “File Manager” jika melalui CPanel.
Langkah 3 – Masuk ke root domain/installasi wordpress,? cari dan buka wp-config.php
Langkah 4 – Perhatikan : ?> itu adalah tag penutup <?php. Tidak boleh ada karakter kosong diakhir kode: ?>. Better WP Security mungkin menyisakan spasi disana. Sekarang hapus spasi atau enter setelah kode:??>
Langkah 5 – Cek kembali pada Dashboard (wp-admin) apakah masih mengalami “Blank Screen” atau “White Screen”? Jika masih silahkan cek dan hapus spasi dan enter sebelum kode: <?php
Masih “Blank Screen” juga? Okey, kita coba diskusikan lewat kolom komentar sejenak. Saya akan bantu mengamati masalahnya sebisa saya. 🙂