WordPress Muncul Error 504 Gateway Time-Out

Mungkin buat kamu yang fokus di konten jarang memperhatikan hal ini, tapi jika kamu adalah seorang yang mengerti dan paham masalah theme, plugin dan sedikit mengerti server/hosting maka bisa saja menemukan hal ini.

Pastinya untuk Developer WordPress akan sering menemui ini ketika membuat fungsi atau kodingan yang terasa berat di hosting atau bahkan server.

Error 504 Gateway Time-out adalah waktu proses yang terlalu lama. Waktu proses ini tergantung pengaturan max execute time di PHP.

Berikut pesan error yang banyak ditemui :

  • “504 Gateway Timeout”
  • “504 Gateway Time-Out”
  • “504 Gateway Timeout NGINX”
  • “Nginx 504 Gateway Timeout”
  • “HTTP 504 Gateway Timeout”
  • “HTTP 504 Error”
  • “HTTP 504”
  • “Gateway Timeout (504)”

Biasanya waktu proses lebih dari 30 detik (default value).

Error diatas akan adalah contoh ketika proses ajax terlalu lama maka akan muncul di console log browser : POST https://example.net/wp-admin/admin-ajax.php 504 ()

 

Dan gambar diatas contoh 504 Gateway Time-out nginx di browser ketika menggunakan proses php biasa.

Mengatasi masalah 504 Gateway Time-out

Cara Pertama : Mengganti konfigrurasi max_execution_time, request_terminate_timeout, fastcgi_read_timeout

nano /etc/php5/fpm/php.ini
max_execution_time = 300

nano /etc/php5/fpm/pool.d/www.conf
request_terminate_timeout = 300

nano /etc/nginx/nginx.conf

http {
#...
fastcgi_read_timeout 300;
#...
}

And in your config:

location ~ \.php$ {
include /etc/nginx/fastcgi_params;
fastcgi_pass unix:/var/run/php5-fpm.sock;
fastcgi_read_timeout 300;
}

And reload services

service php5-fpm reload
service nginx reload

Cara Kedua : Jika kamu Developer, Perbaikin code untuk memperingan proses php (Agar proses tidak melebihi 30 detik).

Terima kasih sudah membaca jika ada yang mau ditanyakan silahkan komentar atau butuh bantuan atau kerjaan tentang Programming bisa kontak saya di halaman kontak.

 

Clone / Migrasi Website Server to Server tanpa ribet download file !

Disini kentos menggunakan VPS ubuntu dengan server management RunCloud. Proses migrasi server memang sangat melelahkan dan membosankan. Terlebih lagi jika ukuran file yang tidak kecil lagi. Ukuran file dibawah 1GB mungkin masih bisa di download ke komputer atau laptop terlebih dahulu baru kita upload ke server baru. Namun jika file ini sudah mencapai 5GB apakah sobat kentos mau download dahulu? Tentu akan sayang sekali membuang banyak kuota hanya untuk hal ini.

Karena itu kentos disini mau share cara migrasi server tanpa perlu download file ke komputer atau laptop, melainkan server to server. Yuk langsung saja berikut cara cloning atau migrasi server ke server baru.

$ scp /home/superuser/domain.com/production.zip <your-superuser>@<staging-server-ip>:/home/superuser/domain.com
$ scp /home/superuser/domain.com/production.sql <your-superuser>@<staging-server-ip>:/home/superuser/domain.com

jika sobat kentos tidak ingin mengkompres file atau mungkin kapasitas server tidak mencukupi untuk melakukan zip maka bisa dengan menyalin seluruh file dan folder secara langsung dengan command dibawah :

$ scp -r /home/superuser/* <your-superuser>@<staging-server-ip>:/home/superuser/domain.com

Jika tidak melakukan kompresi file maka bisa langsung ke step berikutnya, namun jika file dalam bentuk zip maka perlu di ekstrak terlebih dahulu dengan command :

$ sudo unzip /home/superuser/domain.com/production.zip

Gagal Kirim Email via SMTP jika 2-Step Verification Aktif !

Untuk aktifitas kirim-kirim email di blog selalu mengunakan SMTP ketimbang PHP mail bawaan WordPress. Sangat dikagetkan karena seluruh email seketika gagal dikirim setelah mengaktigkan fitur 2-step verification. Salah satu penyedia mail yang kentos gunakan ya gmail. Ya, cara ini bisa digunakan untuk kalian yang menggunakan SMTP di Gmail.

Cara mengirim email via SMTP dengan 2-step verification adalah dengan membuat custom app di akun Gmail kalian.

  1. Masuk Gmail dengan akun kalian
  2. Arahkan menuju https://security.google.com/settings/security/apppasswords
  3. pada ‘select app’ pilih ‘custom’, kasih nama app kalian kemudian tekan /generate’.
  4. Setelah itu akan muncul token 16 karakter yang bisa digunakan sebagai password.

Demikian cara mengatasi gagal authentication / kirim email menggunakan SMTP jika 2-step verification diaktifkan.

RunCloud alternatif ServerPilot Murah Meriah !! Tapi …

Jika sobat kentos terbiasa menggunakan VPS / Server dan tidak mau repot menggunakan terminal untuk mengelola website. Tentu tidak asing dengan salah satu Control Panel satu ini, yaitu ServerPilot. Server Pilot memang control panel favorit para pengguna WordPress tentunya. Karena mudah dan stabil tidak sedikit yang menggunakannya dan tentu ada sedikit yang kurang kentos sukai disini.

Apa itu? yaitu biaya. ServerPilot mebebankan $10/bulan/server. Nah kalo punya banyak server tekor juga…

Tetapi tanpa disengaja kentos menemukan Control Panel alternatif yang bisa dibilang masih baru. RunCloud adalah control panel yang mengunggulkan fitur hybrid nginx+apache yang cepat untuk load sebuah website. Untuk biaya yang dibebankan memang sama yaitu $10/bulan tetapi tidak untuk satu server saja melainkan $10/bulan untuk semua server yang sobat kentos punya.. haha.. mantap betul bukan.. ??

Penasaran dengan RunCloud? Klik runcloud.io

Oke.. Kentos tidak akan mereview banyak tentang RunCloud disini. Melainkan hanya ingin memberitahu masalah yang dialami ketika menggunakan fitur hybrid nginx+apache.

Jadi fitur hybrid nginx+apache ini akan membagi tugas, file statis seperti html, css, js, image, xml akan diproses oleh nginx sedangkan file dinamis akan diproses oleh Apache2 + PHP-FPM.

Kendala muncul ketika kentos akan menggunakan plugin favorit yaitu byrev wp picshield tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Karena sudah diketahui tugas-tugas mereka kentos langsung menuduh nginx sebagai pelakunya karena .htaccess tidak terbaca oleh apache2.

Kentos mencari cari dimana letak config nginx dan ketemu di

/etc/nginx-rc/conf.d/namadomain.d

kemudian edit file main.conf dengan perintah

nano main.conf

Cari location yang menyebut sebuah ekstensi gambar seperti gif, png, jpg dan jpeg.

Sebelumnya terlihat seperti ini :

location ~ .(ico|css|gif|jpe?g|png|gz|zip|flv|rar|wmv|avi|css|js|swf|png|htc|mpeg|mpg|txt|otf|ttf|eot|woff|svg|html)$ {

dan kentos ubah menjadi seperti ini :

location ~ .(ico|css|gz|zip|flv|rar|wmv|avi|css|js|swf|png|htc|mpeg|mpg|txt|otf$

Sudah tinggal reload aja config nginx dengan perintah dibawah :

systemctl reload nginx-rc

Silahkan coba lagi. 🙂

Cara Akses Root Google Cloud Platform via Putty Bitvise Filezilla atau WinSCP

Cara Akses Root Google Cloud Platform via Putty Bitvise Filezilla atau WinSCP – Menggunakan Compute Engine atau disebut Virtual Mechine dari Google ini bisa dibilang powerfull. Ya jelas saja. Google merilis layanan ini tidak sembarangan. Untuk keperluan Web Server atau Apps Server sangatlah puas sekali saya gunakan.

Untuk mengakses server bisa melalui Dashboard Google Cloud Platform di menu VM instances. Disana akan tampil pilihan SSH untuk VM bersistem operasi Linux dan RDP untuk VM bersistem operasi Windows. Karena disini menggunakan Linux OS pada VM yang saya gunakan maka klik SSH (biasanya klik sekali akan diblokir oleh browser, coba klik sekali lagi sampai muncul popup window console).

Dari situ sudah dapat mengakses VM via console seperti di putty atau terminal. Namun jika tidak terbiasa dengan CLI dan terbiasa dengan explorer sperti pada bitvise, filezilla atau winscp akan kebingungan. Karena secara default Google Cloud Platform juga tidak mengijinkan akses root langsung dari luar / pihak ketiga.

Agar dapat mengakses root dari putty, Filezilla dan lain-lain maka harus melakukan langkah-langkah di bawah ini :

Akses Console SSH yang sudah dijelaskan di atas tadi. Kemudian ketikan “sudo passwd root” untuk membuat password root yang baru.

Jika sudah, masuk sebagai root dengan cara ketikan “sudo -s” atau “sudo su“.

Jika sudah masuk sebagai root ketikan “nano /etc/ssh/sshd_config” kemudian ubah beberapa baris di config ssh seperti “PermitRootLogin no” di ganti “PermitRootLogin yes“. Dan satu lagi “PasswordAuthentication no” menjadi “PasswordAuthentication yes“. Jika sudah silahkan keluar dan simpan config yang sudah diubah tadi dengan cara menekan dan ctrl+x kemudian ketik “y” dan enter.

Agar config SSH yang sudah diubah tadi berkerja, restart terlebih dahulu service SSH yang sedang berjalan dengan mengetikan “sudo service sshd restart“.

Sekarang silahkan coba login root dengan aplikasi pihak ketiga favorit kalian. Terima kasih sudah baca Cara Akses Root Google Cloud Platform via Putty Bitvise Filezilla atau WinSCP.

Black Friday HawkHost Promo Sampai 70% Off !!

Black Friday adalah momen yang dinanti – nanti orang untuk berbelanja. Sebagai seorang blogger atau publisher yang membutuhkan domain & hosting senang mendengar kabar jika HawkHost memberikan diskon hingga 70%. Diskon yang HawkHost berikan di tahun 2017 ini meliputi shared hosting, reseller hosting, semi-dedicated dan VPS hosting.

Black Friday HawkHost telah di buka mulai hari ini hingga hari minggu, 26 November 2017. Jadi tunggu apa lagi? Buruan sikat sekarang juga sebelum kehabisan diskon yang di berikan HawkHost di Black Friday tahun 2017 ini !

Black Friday Shared Hosting Specials

70% one time discount on any new shared hosting order in any location when using coupon code “bfshared2017”

55% recurring discount on any new shared hosting order in any location when using coupon code “bfshared2017r”

Black Friday Reseller Hosting Specials

60% one time discount on any new reseller hosting order in any location when using coupon code “bfreseller2017”

50% recurring discount on any new reseller hosting order in any location when using coupon code “bfreseller2017r”

Black Friday Semi-Dedicated Hosting Specials

70% one time discount on any new semi-dedicated hosting order in any location when using coupon code “bfsd2017”

55% recurring discount on any new semi-dedicated hosting order in any location when using coupon code “bfsd2017r”

Black Friday VPS Hosting Specials

60% one time discount on any new VPS hosting order in any location when using coupon code “bfvps2017”

45% recurring discount on any new VPS hosting order in any location when using coupon code “bfvps2017r”

Apa perbedaan antara one time discount dengan recurring discount ?

One time discount ialah diskon yang hanya berlaku di awal order saja, ketika jatuh tempo berikutnya akan ditagihkan dengan biaya normal layanan yang dipilih. Sedangkan recuring discount adalah diskon yang berlaku secara berulang, artinya ketika jatu tempo berikutnya tetap tagihan yang didapat masih terdapat potongan diskon seperti awal order.

Jadi tunggu apa lagi black friday tahun 2017 HawkHost benar – benar berikan diskon yang menggiurkan. Yuk, daftar sekarang jangan sampai ketinggalan. Kentos sendiri punya beberapa blog yang pakai di HawkHost sudah sejak 2013 lho..