Cara Update / Fresh Install Kloxo MR 7 Terbaru

Kloxo MR banyak digunakan mereka para pengguna VPS unmanaged sebagai alternatif cPanel yang gratis. Namun walaupun Kloxo MR ini gratis, fitur yang diberikan tidak kalah lengkapnya dengan control panel berbayar. Untuk dukungannya juga cukup memuaskan para pengguna Kloxo MR. Bagaimana tidak? Sang developer Kloxo MR juga menyediakan wadah tanya jawab terkait kendala yang berhubungan dengan Kloxo MR melalui sebuah forum khusus yaitu MRatWork.
Saat ini Kloxo MR sudah menggunakan Kloxo MR versi 7.0.0 untuk versi terbarunya. Jika sudah ada yang menggunakan Kloxo MR versi 6.5.0 dan ingin mengupdatenya itu bukan perkara yang sulit. Karena kentos disini mau berikan cara update Kloxo MR 6.5.0 ke Kloxo MR 7.0.0 terbaru. Selain itu juga dibuatkan tutorial cara fresh install Kloxo MR 7.0.0 buat yang baru mau menggunakan Kloxo MR.
update kloxo mr 6.5.0 ke kloxo mr 7

Cara update Kloxo MR 6.5.0 ke Kloxo MR 7.0.0 terbaru

Untuk update Kloxo MR 6.5.0 ke Kloxo MR 7.0.0 cukup mudah, berikut perintah yang perlu diketikan di terminal:

yum replace kloxomr --replace-with=kloxomr7 -y
sh /script/upcp
reboot

Cara Fresh Install Kloxo MR 7.0.0 terbaru

cd /
# update centos to latest version
yum update -y
# install some packages like package-cleanup, etc
yum install yum-utils yum-priorities vim-minimal subversion curl zip unzip -y
yum install telnet wget -y
setenforce 0
echo 'SELINUX=disabled' > /etc/selinux/config
# ----------------
# Install Kloxo-MR
# ----------------
# move repo dir
# move to /
cd /tmp
# remove old rpm
rm -f mratwork*
# get repo file -- no need for 6.5.0.c and after
wget https://github.com/mustafaramadhan/kloxo/raw/rpms/release/neutral/noarch/mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm --no-check-certificate
rpm -ivh mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm
# move to /
cd /
# update
yum clean all
yum update mratwork-* -y
yum install kloxomr7 -y
sh /script/upcp
reboot

Untuk mengakses Kloxo MR? bisa dengan cara di bawah ini :

http://ip-server:7778
atau
https://ip-server:7777

kloxo mr 7 2015
Maka akan muncul seperti ini

Selesai sudah cara update dan fresh install Kloxo MR 7.0.0 terbaru. Semoga berhasil dan tidak ada masalah. Jika terjadi error bisa tanyakan pada kolom komentar di bawah atau langsung ke forum MRatWork.

Tampilan Web Kloxo-MR Jadi Hiawatha Webserver

Buat yang baru mengupdate atau install Kloxo-MR menemukan masalah dengan tampilan Hiawatha Webserver jangan panik. Karena disini kentos juga mengalami dan sudah menemukan solusinya.
Tampilan yang muncul kurang lebih seperti ini, “Installation successful. Congratulations! The Hiawatha webserver has successfully been installed on this server. For more information about this webserver, visit the Hiawatha website.”
Berikut solusi cara mengatasi tampilan web berubah jadi hiawatha webserver welcome yang kentos dapat dari forum MRatWork.
Buka terminal lewat ssh kemudian ikuti langkah-langkah di bawah ini :

chkconfig hiawatha off
service hiawatha stop
sh /script/cleanup

Selesai, silahkan coba akses web yang tampilannya berubah menjadi hiawatha tadi. Kalau masih tetap coba reboot dan lihat hasilnya. 🙂
 

Cara agar clipboard (copy/paste) berjalan di VNC Remote Desktop Linux

Ada yang bertanya di postingan kentos tentang cara install GUI desktop LXDE di VPS Ubuntu dengan RAM Kecil, “mas kalau mau copy text dr komputer sendiri lalu dipaste divps atau sebaliknya gk bs mas yah? kl pake vps windows pake RDP biasa kan bisa mas yah, kl yg ini ada settingannya gk? kan repot jg kl harus diketik dulu”. Baiklah semua itu bisa kok tenang saja, kentos berikan cara agar clipboard (copy/paste) berjalan di VNC Remote Desktop Linux.
Caranya adalah dengan menginstall autocutsel dengan command :

apt-get install autocutsel

dan menambahkan beberapa baris di nano ~/.vnc/xstartup dengan :

autocutsel -s CLIPBOARD -fork
autocutsel -s PRIMARY -fork

Jika kalian menginstall VNC remote desktop dari tutorial yang kentos buat maka lengkapnya seperti berikut :

#!/bin/sh
xrdb $HOME/.Xresources
xsetroot -solid grey
#x-terminal-emulator -geometry 80x24+10+10 -ls -title "$VNCDESKTOP Desktop" &
#x-window-manager &
# Fix to make GNOME work
export XKL_XMODMAP_DISABLE=1
autocutsel -s CLIPBOARD -fork
autocutsel -s PRIMARY -fork
/etc/X11/Xsession
lxterminal &
/usr/bin/lxsession -s LXDE &

Silahkan restart dan jalankan kembali VNC servernya. Selesai cara agar clipboard (copy/paste) berjalan di VNC Remote Desktop Linux.

Cara Install Ioncube Loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR

Melanjutlan artikel sebelumnya tentang cara install Kloxo-MR di VPS CentOS akan berlanjut ke cara install ioncube loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR. Kenapa harus install ioncube loader?
Ioncube adalah salah satu encoder yang saat ini banyak dipergunakan dan dipercaya susah untuk di-decode. Ioncube ini bukan obfuscator, tapi semacam kompiler yang dapat merubah isi dari script secara acak. Ioncube digunakan oleh para programmer untuk melindungi hasil karyanya supaya tidak mudah dibajak.

Cara Install Ioncube Loader di VPS CentOS

Cek dulu PHP Batch pake versi berapa. Caranya ketikan php-v di terminal.

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 11:50:05)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with XCache v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
    with XCache Optimizer v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Cacher v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Coverager v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
[[email protected] ~]#

Untuk install ioncube ini harus disesuaikan dengan php branch yang Anda gunakan. Misal Anda menggunakan php53u, maka gunakan perintah yum list php53u-ioncube* dan hasilnya seperti di bawah ini :

php53u-ioncube-loader.x86_64             4.6.1-1.ius.el6   @mratwork-ius-archive
php53u-ioncube-loader-debuginfo.x86_64   4.6.1-1.ius.el6   mratwork-ius-archive

Karena ioncube sudah tersedia di repo Kloxo-MR, maka install-nya cukup menggunakan :

yum install php53u-ioncube*

Untuk install ioncube-loader dan ioncube-loader-debuginfo. Sedangkan untuk install ioncube-loader saja dapat menggunakan perintah :

yum install php53u-ioncube-loader.x86_64

Selesai sudah cara install ioncube loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR selanjutnya silahkan baca cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang.

Cara Install Kloxo-MR di VPS Centos (Control Panel Gratis)

Lama sudah gak update artikel di kentos ya.. kali ini kentos mau berbagi cara install kloxo-mr di VPS CentOS. Apa itu Kloxo-MR? Singkat cerita Kloxo-MR itu adalah Control Panel gratisan kalo yang mungkin orang sering dengar adalah cPanel untuk versi berbayarnya. Lebih lengkap tentang Kloxo-MR bisa baca disini.
Pastikan VPS kalian sudah terinstall CentOS 5 atau 6, untuk Centos 7 keatas sepertinya belum bisa.
install kloxo-mr di vps centos

Install Kloxo-MR versi terbaru di CentOS

cd /
# update centos to latest version
yum update -y
# install some packages like package-cleanup, etc
yum install yum-utils yum-priorities vim-minimal subversion curl zip unzip -y
yum install telnet wget -y
setenforce 0
echo 'SELINUX=disabled' > /etc/selinux/config
cd /
# ----------------
# Install Kloxo-MR
# ----------------
# move repo dir
# move to /
cd /tmp
# remove old rpm
rm -f mratwork*
# get repo file -- no need for 6.5.0.c and after
wget https://github.com/mustafaramadhan/kloxo/raw/rpms/release/neutral/noarch/mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm --no-check-certificate
rpm -ivh mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm
# move to /
cd /
# update
yum clean all
yum update mratwork-* -y
yum install kloxomr -y
sh /script/upcp
reboot

Setelah semua dilakukan Kloxo-MR siap digunakan silahkan login dengan http://ip-vps:7778 atau https://ip-vps:7777. Pada konfigurasi default Kloxo-MR username : admin dan password : admin, silahkan ganti password setelah login untuk keamanan.

Setelah selesai install Kloxo-MR disarankan untuk menginstall Ioncube Loader. Silahkan baca cara install Ioncube Loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR.

Bagaimana? mudah bukan cara install Kloxo-MR di VPS Centos (Control Panel Gratis)? Selamat belajar menggunakan VPS dan Kloxo-MR!

Cara Membuat Torrent Leech di Ubuntu Debian "Transmission"

Agar koneksi tidak nganggur biasanya saya pakai untuk download entah itu lewat http biasa atau dengan peer-to-peer yang biasa disebut torrent. Namun terkadang ketika mengunduh file dengan torrent terasa lama dan terasa lebih cepat ketika menggunakan Internet Download Manager atau IDM (Software favorit buat download manager)
Nah, karena banyak yang nanya, “gimana sih biar torrent itu bisa didownload lewat IDM?” Jawabannya harus di leech terlebih dahulu dan kemudian di sharing menggunakan http protocol. Berikut akan kentos berikan tutorial cara membuat torrent leech di Ubuntu atau Debian menggunakan Transmission.
cara instal transmission torrent leech gratis
Tentu yang paling penting adalah server dengan sistem operasi Ubuntu atau Debian untuk dipasang Transmission-daemon. Tidak harus Dedicated Server (DS) namun Virtual Private Server (VPS) sudah lebih dari cukup.

Cara Membuat Torrent Leech di VPS Ubuntu Debian Menggunakan “Transmission”

Note: Disarankan VPS masih fresh/habis di reinstall OS untuk meminimalisir terjadinya error. Namun jika mau tetap dicoba silahkan.

Langsung menuju langkah-langkahnya, login terlebih dahulu sebagai root lewat SSH:
Ketikan perintah di bawah ini secara bergantian.
Lakukan update terlebih dahulu

apt-get update

Install transmission-daemon.

apt-get install transmission-daemon

Lakukan konfigurasi pada transmission daemon sesuai keinginan kalian. Edit file settings.json dengan mengetikan perintah di bawah.

nano /etc/transmission-daemon/settings.json

Gulir kebawah dan temukan baris berikut. Ubah username, password dan juga whitelist.

"rpc-username": "isi-username-yg-dikehendaki",
"rpc-password": "isi-password-yg-dikehendaki",
"rpc-whitelist": "*",

Jika sudah silahkan tekan CTRL + X dan ketikan Y untuk menyimpan dan N untuk membatalkan, setelah itu enter untuk mengkonfirmasi.
Setiap melakukan perubahan pada konfigurasi transmission harus di reload ulang dengan cara di bawah ini.

service transmission-daemon reload

Selesai transmission telah berhasil diinstall dan torrent leech sudah dapat digunakan. TAPI TUNGGU DULU! Kalian pasti bingung ketika torrent selesai melakukan download ke VPS, bagaimana untuk mendownload ke komputer kita? Karena default penyimpanan hasil download torrent ini dilitekan pada directory /var/lib/transmission-daemon/downloads.
Sebelum ketahap berikutnya, apa di VPS kalian sudah terinstall Webserver? Apache, Nginx atau yang lainnya? Jika sudah lanjut saja ke langkah berikutnya. Namun jika belum perlu diperhatikan, terlebih dahulu harus melakukan instalasi webserver seperti Apache, Nginx atau yang lainnya. Saran dari kentos, kalau RAM VPS pas-pasan pilih Nginx saja karena lebih hemat dan ringan.
Berikut cara install Nginx webserver pada VPS Debian atau Ubuntu.

apt-get install nginx-full

Dilanjut perintah di bawah ini secara bergantian.

cd? /usr/share/nginx/html
ln -s /var/lib/transmission-daemon/downloads

Oh ya, bagi pengguna Apache

cd /var/www
ln -s /var/lib/transmission-daemon/downloads

Lokasi atau alamat leecher kalian ada di port 9091:

http://IP-VPS:9091

Sedangkan untuk mendownload hasil leech ada di port Webserver (jika tidak di ubah maka tetap pada port 80:

http://IP-VPS/downloads

Note: Jika sudah selesai disarankan untuk dipause ya supaya tidak menghabiskan bandwidth. Karena torrent, selain kita mendownload juga mengupload.

Selesai sudah cara install transmission di VPS Ubuntu ata Debian. Sekarang sudah bisa untuk melakukan torrent leech. Bagi kalian yang tidak punya VPS bisa kontak saya atau komentar untuk titip leeching torrent dari kalian. Kalo lagi online akan kentos proses langsung. Terima kasih.

Cara Install Htop pada VPS Linux CentOS 32bit & 64bit

Cara Install Htop pada VPS Linux CentOS, RHEL & Fedora sepertinya akan menjadi pilihan kentos kali ini untuk memberikan artikel terbaru. Apa sih Htop? Htop seperti “Task Manager” pada windows bagi kalian yang terbiasa menggunakan sistem operasi windows. Pada linux terutama VPS yang defaultnya tidak disertakan GUI merasa kesulitan mengecek penggunaan CPU, RAM proses yang berjalan pada VPS.
Sebenarnya tidak menggunakan Htop tetap bisa memantau keadaan VPS dengan menggunakan “free -m” contohnya, untuk mengecek ram dan berapa ram yang tersedia. Karena kalian berada di sini tentu mencari cara install Htop pada VPS Linux bukan? Htop bisa di install pada berbagai distro Linux seperti CentOS, RHEL & Fedora. Pengguna Ubuntu dan Debian juga bisa menginstall Htop.
install htop pada vps linux centos ubuntu 32 bit 64 bit

Tampilan Htop pada VPS Linux (CentOS 6)

Cara Install Htop pada VPS Linux

Berikut cara install htop pada VPS Linux 32 bit dan 64 bit. Silahkan sesuaikan sendiri dengan distro dan arsitektur VPS kalian.

RHEL, CentOS & Fedora (32-bit):

RHEL 5, CentOS 5 & Fedora

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.i386.rpm
rpm -Uhv rpmforge-release*.rf.i386.rpm

RHEL 6 & CentOS 6

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.i686.rpm
rpm -ihv rpmforge-release*.rf.i686.rpm

RHEL, CentOS & Fedora (64-bit):

RHEL 5, CentOS 5 & Fedora

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.x86_64.rpm
rpm -Uhv rpmforge-release*.rf.x86_64.rpm

RHEL 6 & CentOS 6

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.x86_64.rpm
rpm -ihv rpmforge-release*.rf.x86_64.rpm

Setelah kalian mendownload dan menginstall repo-nya saatnya install Htop pada VPS.

yum install htop

Selesai install, untuk mengeksekusi Htop silahkan jalankan perintah di bawah ini:

htop

Debian 32bit & 64bit:

  • Buka Putty atau aplikasi untuk me-remote SSH VPS kesayangan kalian.
  • Login dengan memasukan username dan password.
  • Ketikan perintah “apt-get install htop”.
  • Untuk mengeksekusinya silahkan ketik “htop”.
  • Untuk menutup Htop bisa dengan menekan “F10” atau “Ctrl+C” pada keyboard.

Selesai sudah cara install Htop pada VPS linux CentOS 32bit & 64bit ataupun Debian ini. Mudah bukan? Tetapi bagi kalian pengguna WHM & CPanel tidak disarankan menggunakan Htop karena menurut laporan yang ada akan muncul beberapa masalah.

Cara redirect domain, non-www ke www Apache, Lighttpd, Nginx

Cara redirect domain sudah sering kentos bahas, pada artikel sebelumnya sudah pernah dibahas cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx kloxo-mr. Daripada tercecer lebih baik kentos jadikan satu saja mulai Apache, Lighttpd dan Nginx.
Pastinya kalian ada disini mencari cara redirect domain, entah itu mengganti ke domain lama ke domain baru atau hanya mengganti permalink semisal non-www ke www dan sebaliknya www ke non-www.
Sebaiknya langsung saja untuk cara redirect domain non-www ke www mulai dari Apache, Lighttpd dan Nginx.
1. Redirect Domain untuk Apache

## Canonical redirect for Apache
# BEGIN Canonical Redirect
RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www\.domain\.com$ [NC] ## will match any domain that's not our main domain
RewriteRule ^(.*)$ http://www.domain.com/$1 [R=301,L]
# END Canonical Redirect

2. Redirect Domain untuk Lighttpd

## Canonical redirect for lighttpd
# Non-WWW ke WWW
$HTTP["host"] == "domain.com" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}
# untuk beberapa domain
$HTTP["host"] =~ "(domain.com|domain1.com|domain2.com)" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}

3. Redirect Domain untuk Nginx

## Canonical redirect for lighttpd
# Non-WWW ke WWW
$HTTP["host"] == "domain.com" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}
# untuk beberapa domain
$HTTP["host"] =~ "(domain.com|domain1.com|domain2.com)" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}

Bagaimana cukup mudah kan cara redirect domain, non-www ke www apache, lighttpd dan nginx? Untuk yang www ke non-www tinggal dibalik aja. Contoh domain.com bisa diganti dengan nama domain kalian.

Cara Install GUI Desktop LXDE di VPS Ubuntu dengan RAM Kecil

Kali ini kentos mau bahas cara install GUI Desktop LXDE di VPS Ubuntu yang cuma punya RAM kecil. Secara default VPS atau sistem operasi linux (Ubuntu, Debian, Centos dll) tidak dibekali Graphic User Interface (GUI) sperti linux desktop atau windows desktop yang digunakan pada Personal Computer (PC). Dengan berbagai alasan VPS tidak dibekali GUI, salah satunya GUI membutuhkan konsumsi RAM yang tidak sedikit. Namun pada kesempatan kali ini kentos mau berbagi cara install GUI pada VPS ubuntu yang memiliki RAM VPS kecil menggunakan GUI Desktop dari LXDE. Kentos sendiri sudah mencobanya, install GUI Desktop LXDE di VPS dengan RAM 256MB sukses!
Untuk memperjelas kembali ini berbeda dengan tutorial Gnome GUI Desktop, karena ini menggunakan LXDE sebagai GUI desktop yang cocok untuk VPS dengan RAM yang kecil atau tidak cukup besar.
Kentos mencobanya menggunakan Ubuntu Minimal yang tersedia di Template Control Panel. LXDE?XWindows Desktop GUI ini tentu lebih sedikit mengonsumsi memori RAM ketimbang Gnome, yang cocok digunakan untuk VPS kelas bawah dengan ketersediaan memori RAM yang kecil.
Reinstall Ubuntu agar OS fresh kembali sebelum memulai tutorial install GUI Desktop LXDE di VPS Ubuntu ini.
Login VPS dengan user “root” melalui SSH, bisa gunakan Putty atau Terminal kesayangan.
1) Menyiapkan VPS untuk install GUI Desktop LXDE di VPS:
Hapus service jika dirasa tidak penting (Webserver, DNS server Samba server akan dihapus):

apt-get purge apache2* bind9* samba*

Update paket-paket yang tersedia:

apt-get update
apt-get upgrade

Tidak wajib tapi boleh juga menyesuaikan, kentos pake text editor “nano”:

apt-get install nano

2) Install GUI Desktop:

apt-get install xorg lxde-core tightvncserver

Pilih negara, kentos pilih “English (US)”.
Pilih Keyboard layout, kentos pilih “English (US)”.
3) Konfigurasi VNC Server LXDE dan membuat VNC password.
Membuat file konfigurasi dan mengatur password untuk VNC session:

tightvncserver :1

Saat menjalankan perintah diatas akan ditanyakan password yang berguna untuk login ke VNC, jadi buatlah password yang kuat tapi tidak lebih dari 8 karakter. Ada juga tawaran mengatur password untuk user yang hanya bisa melihat tanpa bisa mengontrol VPS melalui VNC. Jika ingin membuat password untuk hanya melihat aktivita VPS perhatikan tawaran ini:

Would you like to enter a view-only password (y / n)

Jika setuju ketikan”y” dan jika tidak ketikan “n” (tanpa tanda petik). Sebagai contoh kentos tidak ingin membuat “view-only password” maka kentos pencet “n”.
Stop service VNC server terlebih dahulu:

tightvncserver -kill :1

Edit file konfigurasi VNC:

nano ~/.vnc/xstartup

Jika menemukan baris yang tidak di beri simbol komen, berlah simbol # sehingga seperti ini:

#x-window-manager &

Kemudian tambahkan 2 baris ini dipaling akhir:

lxterminal &
/usr/bin/lxsession -s LXDE &

Setelah melakukan pengeditan akan seperti ini:

#!/bin/sh
xrdb $HOME/.Xresources
xsetroot -solid grey
#x-terminal-emulator -geometry 80x24+10+10 -ls -title "$VNCDESKTOP Desktop" &
#x-window-manager &
# Fix to make GNOME work
export XKL_XMODMAP_DISABLE=1
/etc/X11/Xsession
lxterminal &
/usr/bin/lxsession -s LXDE &

4) Reboot VPS dan untuk memastikan semuanya dapat bekerja.

reboot

5) Setelah reboot hubungkan ke VPS dengan SSH dan jalankan VNC server:

vncserver :1 -geometry 800x600 -depth 16 -pixelformat rgb565

6) Download dan install VNC Client pada komputer untuk mengendalikan VPS dengan VNC:
TightVNC atau RealVNC
7) Jalankan program VNC Client pada komputer.
Pada program VNC address bar atau remote host masukkan alamat IP dari server VPS Anda dan diakhir alamat tambahkan titik dua ” : ” dan nomor 1 (seperti dalam contoh ini kentos menjalankan VNC server dengan nomor 1), misalnya:? 192.168.0.100:1
Klik “Connect” kemudian masukan password yang tadi telah dibuat.
Cara Install GUI Desktop LXDE di VPS Ubuntu dengan RAM Kecil
Taraaa! Sekarang sudah bisa terlihat VPS kita dengan tampilan GUI desktop layaknya linux atau windows di PC atau komputer.
Desktop Ubuntu GUI LXDE
Bisa juga menambahkan program lainnya seperti Firefox jika dibutuhkan:

apt-get install firefox

Jika ingin mengganti password VNC bisa dengan menjalankan perintah:

vncpasswd

Selamat ber-VPS ria! Terima kasih telah membaca dan mengikuti tutorial cara install GUI Desktop LXDE di VPS Ubuntu dengan RAM kecil. Baca juga cara agar clipboard (copy/paste) berjalan di VNC Remote Desktop Linux.

Test Kecepatan Internet (Speedtest.net) Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Pasti sebagian bahkan banyak orang sudah mengenal speedtest.net, situs test kecepatan internet paling populer. Speedtest.net memiliki banyak database server untuk melakukan pengecekan tergantung lokasi provider yang kita gunakan. Jika kita mengakses speedtest.net melalui GUI bisa tinggal ketikan alamat speedtest.net melalui browser kesayangan, tetapi bagaimana jika kita tidak menggunakan GUI melainkan CLI misal Server atau VPS?
Kali ini Kentos mau kasih tahu buat yang belum tahu, karena melakukan pengetesan kecepatan internet menggunakan Speedtest.net tidak harus melalui GUI/browser pada desktop, melainkan dengan CLI atau terminal.
Mari kita mulai pembahasan cara test kecepatan internet (Speedtest.net) dengan CLI untuk Centos dan Debian. Tentu cara ini bisa berlaku selain pada VPS melainkan bisa juga dicoba melalui terminal jika kalian menggunakan linux centos ataupun debian (ubuntu).
Speedtest.net Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Test Kecepatan Internet (Speedtest.net) Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Untuk menjalankan script yang akan kita gunakan ini dibutuhkan paket “python” yang ter-install pada VPS atau Server. Berikut cara install “python” :
Untuk OS Redhat/Centos :
yum install python
Untuk OS Debian/Ubuntu :
apt-get install python
Setelah “Python” terpasang sekarang lanjutkan ketahap berikutnya. Download file “speedtest-cli” melalui perintah dan url di bawah, kalian tinggal ketikan atau copy paste saja.
wget -O speedtest-cli https://raw.github.com/sivel/speedtest-cli/master/speedtest_cli.py
chmod +x speedtest-cli
Selesai, semua telah siap digunakan untuk pengetesan kecepatan internet via Speedtest.net…
speedtest-cli -h Untuk melihat informasi dan perintah yang bisa digunakan.
$ speedtest-cli -h
usage: speedtest-cli [-h] [--share] [--simple] [--list] [--server SERVER]
[--mini MINI] [--source SOURCE] [--version]

Command line interface for testing internet bandwidth using speedtest.net.
--------------------------------------------------------------------------
https://github.com/sivel/speedtest-cli

optional arguments:
-h, --help show this help message and exit
--share Generate and provide a URL to the speedtest.net share
results image
--simple Suppress verbose output, only show basic information
--list Display a list of speedtest.net servers sorted by distance
--server SERVER Specify a server ID to test against
--mini MINI URL of the Speedtest Mini server
--source SOURCE Source IP address to bind to
--version Show the version number and exit

Nah, jika ingin melakukan test kecepatan internet (Speedtest.net) dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS ketikan perintah: python speedtest-cli --share
[[email protected] ~]# python speedtest-cli --share
Retrieving speedtest.net configuration...
Retrieving speedtest.net server list...
Testing from ColoCrossing (xxx.xxx.xx.xxx)...
Selecting best server based on ping...
Hosted by LayeredServer (Buffalo, NY) [0.02 km]: 9.616 ms
Testing download speed........................................
Download: 82.43 Mbit/s
Testing upload speed..................................................
Upload: 40.47 Mbit/s
Share results: http://www.speedtest.net/result/3275920516.png
[[email protected] ~]#

Maka otomatis akan melakukan pengetesan berdasarkan ping yang paling baik dari database server mereka. Dan langsung muncul url atau link untuk bisa kita bagikan.