Coupon Code VPS Hosting di NameCheap Terbaru

Coupon Code VPS Hosting di NameCheap Terbaru – NameCheap adalah situs pendaftaran Domain, Web Hosting, VPS Hosting dan masih banyak lagi produk yang diberikan. Namun pada artikel kali ini kentos cuma mau bahas satu tema saja yaitu Coupon Code VPS Hosting di NameCheap Terbaru.
Coupon Code selalu ada dan memiliki waktu dan jumlah yang terbatas. Ya, kali ini NameCheap memang sedang memberikan banyak Coupon Code atau diskon.
Sebenernya sudah lama Coupon Code NameCheap ini diberlakukan baru sempat saja saya postingkan sekarang.
Coupon Code yang diberikan NameCheap ini berupa Coupon Code atau diskon untuk pembelian VPS Hosting. VPS atau Virtual Private Server yang diberlakukan untuk menggunakan Coupon Code ini tidak terbatas paket VPS Hosting yang mana.

Coupon Code VPS Hosting di NameCheap Terbaru

Bisa kamu lihat beberapa paket VPS Hosting di NameCheap. Cukup menelan ludah harganya untuk menyewa VPS Hosting dari NameCheap tersebut. Tapi kalian tidak usah panik atau langsung meninggalkan halaman tersebut karena harga sewanya yang cukup tinggi. Melainkan perhatikan yang saya beri tanda garis merah itu adalah harga sewa VPS Hosting di NameCheap.
Jangan terkecoh lagi Coupon Code di NameCheap tersebut hanya berlaku pada bulan pertama saja, bulan berikutnya kembali ke harga sewa semula.
Lumayan buat kamu yang lagi butuh VPS Hosting secara mendesak dengan Spesifikasi yang tinggi namun saldo tidak tinggi.
Baiklah sekarang kentos bakal bagikan Coupon Code-nya bagi kamu yang butuh saja.

VPS Hosting Cuma $1 untuk Bulan Pertama
Coupon Code : SUMMERSALE

Caranya menggunakan Coupon Code VPS Hosting di NameCheap Terbaru :

  • Pergi ke Situs NameCheap.com
  • Di menu navigasi silahkan pilih Web Hosting -> VPS Hosting
  • Pilih jenis paket yang kamu mau -> klik Order Now
  • Masukan domain kamu
  • Pilih Sistem Operasi dan lain – lain cocokan dengan kebutuhan. Ingat usahakan tetap + $0.00 jika tidak akan ada biaya tambahan.
  • Dikeranjang belanja silahkan lihat ke kanan -> Coupon Code
  • Masukkan Coupon Code tadi kemudian klik APPLY
  • Setelah itu lakukan Checkout atau pembayaran.

Coupon Code VPS Hosting di NameCheap Terbaru akan diupdate lagi jika coupon code sudah tidak berlaku atau ada lagi. Buat kamu yang belum punya domain sekarang NameCheap domain juga lagi promo domain dot me dengan harga $0.98 saja. Untuk informasi lebih lanjut tentang domain dot me baca artikel yang berjudul “Domain Murah dot Me Harga $0.98 di NameCheap“.

Cara Membuat Form Daftar, Login dan Logout dengan PHP MySQL

Cara Membuat Form Daftar, Login dan Logout dengan PHP MySQL – Dalam pembuatan website tentunya memerlukan sebuah form, baik untuk menentukan member atau admin.

Membuat Database MySQL dengan phpMyAdmin

Terlebih dahulu buatlah database, dalam contoh ini saya menggunakan phpMyAdmin.

  • Buat database dengan nama latihan”.
    Cara Membuat Form Daftar, Login dan Logout dengan PHP MySQL
  • Buat tabel dengan nama “user” dan isikan 3 untuk jumlah kolom yang akan dibuat.
    Cara Membuat Form Daftar, Login dan Logout dengan PHP MySQL
  • Kemudian isikan ke 3 kolom yang telah dibuat tadi seperti berikut :
    Gambar Cara Membuat Form Daftar, Login dan Logout dengan PHP MySQL

  • Jika sudah silahkan tekan tombol save untuk menyimpan field yang telah kita isikan.

Apabila langkah diatas telah dilalui berati database telah selesai dibuat dan siap digunakan. Langkah berikutnya adalah membuat form dan proses PHP ke database MySQL.
Disini diperlukan beberapa file yang harus dibuat.

  1. koneksi.php
  2. index.php
  3. daftar.php
  4. prosesdaftar.php
  5. login.php
  6. proseslogin.php
  7. logout.php

Sebelum ke pembuatan form daftar dan login saya minta untuk membuat file koneksi.php untuk menghubungkan ke database, dengan kode dibawah ini.

<?php $host = "localhost"; $user = "root"; $pass = ""; $db = "latihan"; $konek = mysql_connect($host, $user, $pass) or die ('Koneksi Gagal! '); mysql_select_db($db); ?>

Pertama buatlah file dengan nama index.php dimana file ini akan ditampilkan ketika login sukses, isikan dengan kode dibawah :

<?php session_start();
if(!isset($_SESSION['username'])) {
header('location:login.php'); }
else { $username = $_SESSION['username']; }
require_once("koneksi.php");
$query = mysql_query("SELECT * FROM user WHERE username = '$username'");
$hasil = mysql_fetch_array($query);
?>
<center><?php echo "<h2>Selamat Datang, $username</h2>"; ?><a href="logout.php"><b>Logout</b></a></center>

Buatlah file dengan nama daftar.php dan isikan dengan code dibawah ini.

<?php session_start();
if(isset($_SESSION['username'])) {
header('location:index.php'); }
?>
<center>
<form action="prosesdaftar.php" method="post">
<table>
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" align="center">
<h1>Daftar Baru</h1>
</td>
</tr>
<tr>
<td>Username</td>
<td>: <input name="username" type="text" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Password</td>
<td>: <input name="password" type="password" /></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" align="right"><input type="submit" value="Daftar" /> <input type="reset" value="Batal" /></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" align="center">Sudah Punya akun ? <a href="login.php"><b>Login</b></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</form>
</center>

Sekarang buat file prosesdaftar.php untuk melakukan proses yang diminta pada file daftar.php.

<?php require_once("koneksi.php");
$username = $_POST['username'];
$pass = $_POST['password'];
$cekuser = mysql_query("SELECT * FROM user WHERE username = '$username'");
if(mysql_num_rows($cekuser) <> 0) {
echo "Username Sudah Terdaftar!";
echo "<a href="daftar.php">&amp;amp;laquo; Back</a>";
} else {
if(!$username || !$pass) {
echo "Masih ada data yang kosong!";
echo "<a href="daftar.php">&amp;amp;laquo; Back</a>";
} else {
$simpan = mysql_query("INSERT INTO user(username, password) VALUES('$username','$pass')");
if($simpan) {
echo "Pendaftaran Sukses, Silahkan <a href="login.php">Login</a>";
} else {
echo "Proses Gagal!";
}
}
}
?>

Selanjutnya adalah membuat file login.php dengan kode dibawah.

<?php session_start();
if(isset($_SESSION['username'])) {
header('location:index.php'); }
require_once("koneksi.php");
?>
<center>
<form action="proseslogin.php" method="post">
<h1>Masuk</h1>
<table>
<tbody>
<tr>
<td>Username</td>
<td>: <input name="username" type="text" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Password</td>
<td>: <input name="password" type="password" /></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" align="right"><input type="submit" value="Login" /> <input type="reset" value="Batal" /></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" align="center">Belum Punya akun ? <a href="daftar.php"><b>Daftar</b></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</form>
</center>

Agar file login dapat berjalan buatlah file proseslogin.php dengan kode dibawah.

<?php session_start();
require_once("koneksi.php");
$username = $_POST['username'];
$pass = $_POST['password'];
$cekuser = mysql_query("SELECT * FROM user WHERE username = '$username'");
$jumlah = mysql_num_rows($cekuser);
$hasil = mysql_fetch_array($cekuser);
if($jumlah == 0) {
echo "Username Belum Terdaftar!";
echo "<a href="login.php">? Back</a>";
} else {
if($pass <=> $hasil['password']) {
echo "Password Salah!
";
echo "<a href="login.php">&amp;amp;laquo; Back</a>";
} else {
$_SESSION['username'] = $hasil['username'];
header('location:index.php');
}
}
?>

Dan yang terakhir adalah membuat file logout.php untuk menghapus session yang telah digunakan, isi dengan kode dibawah.

<?php session_start();
unset($_SESSION['username']);
?>
<h2>Anda telah berhasil logout..</h2>
Silahkan klik <b>disini</b> untuk login kembali

Pada Cara Membuat Form Daftar, Login dan Logout dengan PHP MySQL ini digunakan fungsi session dan method POST. Baca juga Fungsi dan Perbedaan Method POST dan GET pada PHP.

Cara Menjalankan PHP di Text Widget WordPress Tanpa Plugin

Cara Menjalankan PHP di Text Widget WordPress Tanpa Plugin – Seperti yang kita ketahui bahwa default Text Widget di WordPress tidak support atau tidak dapat menjalankan PHP.
Sebagai jalur alternatif biasanya kita Blogger WordPress menggunakan plugin PHP Widget yang tersedia di Official Plugin WordPress. Namun alangkah baiknya kita mengurangi plugin di WordPress dan menggunakannya tanpa plugin. Untuk?Cara Menjalankan PHP di Text Widget WordPress Tanpa Plugin mari ikuti step by step dibawah ini.

Cara Menjalankan PHP di Text Widget WordPress Tanpa Plugin

Cara Menjalankan PHP di Text Widget WordPress Tanpa Plugin

Edit file functions.php
File tersebut berada pada folder themes WordPress

  • Silahkan masuk Dashboard WordPress
  • Masuk Appearance, Editor
  • Pilih?functions.php

Kemudian tambahkan kode dibawah ini :
function php_execute($html){
if(strpos($html,"<"."?php")!==false){ ob_start(); eval("?".">".$html);
$html=ob_get_contents();
ob_end_clean();
}
return $html;
}
add_filter('widget_text','php_execute',100);

Sekarang cobalah masukan PHP code pada Text Widget dan akses Web anda apakah PHP sudah dapat dijalankan di Text Widget.
Jika ada pertanyaan silahkan tanyakan di kolom komentar dan semoga artikel?Cara Menjalankan PHP di Text Widget WordPress Tanpa Plugin?ini bermanfaat bagi kita semua.

Pengertian dan Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis

Pengertian dan Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis – Tentunya anda pernah mendengar apa itu web. Apabila dilihat dari content/isi web dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu web statis dan web dinamis. Selain dari sisi content atau isi, web statis dan web dinamis dapat dilihat dari script yang dibuat untuk membuat web tersebut.

Pengertian Web Statis

Web Statis adalah web yang content atau isinya tidak berubah – ubah. Maksudnya adalah isi dari dokumen yang ada di web tersebut tidak dapat diubah secara mudah. Ini dikarenakan karena script yang digunakan untuk membut web statis tidak mendukung untuk mengubah isi dokumen.
Karena script yng digunakan untuk membuat web statis ini seperti HTML dan Cascading Style Sheet atau biasa disebut dengan CSS. Maka dari itu untuk perubahan isi dokumen pada web statis harus mengubah isi file HTML atau CSS tersebut. Tentunya bagi orang awam atau orang yang tidak mengerti soal program atau script HTML dan CSS akan sangat sulit sekali dilakukan. Untuk itu jika kita ingin mengubah dokumen web statis harus mengerti benar scipt HTML atau CSS atau sering disebut programmer yang dapat melakukan perubahan isi dokumen sebuah web statis.
Web statis ini biasanya digunakan oleh website yang menggunakan HTML, Web Search Engine, atau web Company Profile.
Pengertian dan Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis

Pengertian Web Dinamis

Web Dinamis adalah Web yang content atau isinya dapat berubah – ubah setiap saat. Karena dalam teknologi pembuatan web dinamis sudah dirancang semudah mungkin bagi user yang menggunakan web dinamis tersebut.
Untuk perubahan content atau isi dokumen?dalam sebuah web dinamis dibilang mudah ketimbang web statis yang harus memiliki keahlian khusus pada bagian scripting web tersebut. Ketika kita akan mengubah content atau isi dari sebuah web dinamis kita hanya perlu masuk kebagian control panel atau bagian administrator ?web yang telah disediakan oleh script web dinamis.
Jadi untuk pengubahan content atau isi dokumen dalam sebuah web dinamis tidak perlu memiliki keahlian programming atau seorang programmer saja yang dapat mengubah isi dokumen pada web dinamis. Untuk membuat web dinamis diperlukan beberapa komponen yaitu client side ?scripting ( HTML, JavaScript, Casing Style Sheet atau CSS) dan server side scripting seperti PHP dan program basis data seperti database MySQL untuk menyimpan data – data yang ada di web dinamis.
Web Dinamis ini banyak sekali bertebaran di internet seperti Web Berita, Personal Blog, Toko Online/Web Pasng Iklan, dll.
Kurang lebih sekian dulu mengenai?Pengertian dan Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis.

Pengertian Content Management System (CMS)

Pengertian Content Management System (CMS)Content Management System atau sering disebut dengan CMS adalah aplikasi web yang berisikan template untuk mengelola isi halaman web secara mudah. Penggunaan Content Management System?tidak memerlukan pengetahuan pemrograman web yang handal karena proses instalasi dan cara penggunaannya sudah user friendly. CMS sendiri ada yang dibuat khusus menyesuaikan kasus yang ada dan biasanya berbayar dan ada yang berupa template instan yang fungsionalitasnya dibuat dengan menyeuaikan pada beberapa proses bisnis yang ada didunia nyata yang dapat digunakan secara gratis.
Aplikasi Content Management System?instant yang banyak terdapat di internet saat ini kebanyakan dibuat menggunakan scripting language PHP dan database-nya adalah MySQL. Saat ini perkembangan Content Management System cukup pesat, banyak vendor yang membuat CMS instant yang didistribusikan secara gratis. Perkembangan CMS instant ini juga dipicu oleh perkembangan web 2.0 yang memungkinkan interaksi dalam arti yang cukup luas antara pengelola web dan pengunjung web.
Pengertian Content Management System (CMS)Selain perkembangan teknologi web dan infrastruktur internet, perkembangan pesat Content Management System juga dipicu oleh kebutuhan masyarakat dan pelaku bisnis yang menginginkan web dapat mendukung kegiatan bisnis mereka secara mudah dalam hal pengelolaan content, cepat dalam pembuatan web, serta murah dalam pengadaannya.
Bahkan saat ini, pengembangan aplikasi web CMS sudah banyak yang menggunakan konsep freamework. Dengan konsep ini, sangat dimungkinkan untuk melakukan modifikasi terhadap beberapa fitur Content Management System instant tersebut karena semuanya dibuat lebih modular. Berikut adalah beberapa contoh web CMS instant yang dibuat oleh vendor dan dapat digunakan secara gratis dan scripting language yang digunakan adalah PHP dengan database server MySQL.
Ada beberapa jenis-jenis Content Management System atau?CMS, yaitu :

  • CMS untuk membuat personal blog, contohnya WordPress.
  • CMS untuk membuat web e-Commerce, contohnya PrestaShop, OsCommerce, Opencart, Drupal.
  • CMS untuk membuat web e-Learning, contohnya Moodle.
  • CMS untuk membuat personal web, contohnya joomla!, Mambo.
  • CMS untuk membuat e-Office, contohnya katanya (Kantor Maya).
  • CMS untuk membuat web e-Forum, contohnya phpBB, MYBB,Vbulletin.

Berikut adalah beberapa jenis framework berbasis scripting language PHP :

  • Code Igniter (CI).
  • RubyOnRail (RoR).
  • CakePHP.
  • FuseBox.

Sekian dulu untuk Pengertinan Content Management System (CMS) dan beberapa Jenis – Jenis CMS beserta Contohnya. Pada postingan berikutnya saya akan menuliskan tentang Pengertian Web.