Cara Akses Root Google Cloud Platform via Putty Bitvise Filezilla atau WinSCP

Cara Akses Root Google Cloud Platform via Putty Bitvise Filezilla atau WinSCP – Menggunakan Compute Engine atau disebut Virtual Mechine dari Google ini bisa dibilang powerfull. Ya jelas saja. Google merilis layanan ini tidak sembarangan. Untuk keperluan Web Server atau Apps Server sangatlah puas sekali saya gunakan.
Untuk mengakses server bisa melalui Dashboard Google Cloud Platform di menu VM instances. Disana akan tampil pilihan SSH untuk VM bersistem operasi Linux dan RDP untuk VM bersistem operasi Windows. Karena disini menggunakan Linux OS pada VM yang saya gunakan maka klik SSH (biasanya klik sekali akan diblokir oleh browser, coba klik sekali lagi sampai muncul popup window console).
Dari situ sudah dapat mengakses VM via console seperti di putty atau terminal. Namun jika tidak terbiasa dengan CLI dan terbiasa dengan explorer sperti pada bitvise, filezilla atau winscp akan kebingungan. Karena secara default Google Cloud Platform juga tidak mengijinkan akses root langsung dari luar / pihak ketiga.
Agar dapat mengakses root dari putty, Filezilla dan lain-lain maka harus melakukan langkah-langkah di bawah ini :
Akses Console SSH yang sudah dijelaskan di atas tadi. Kemudian ketikan “sudo passwd root” untuk membuat password root yang baru.
Jika sudah, masuk sebagai root dengan cara ketikan “sudo -s” atau “sudo su“.
Jika sudah masuk sebagai root ketikan “nano /etc/ssh/sshd_config” kemudian ubah beberapa baris di config ssh seperti “PermitRootLogin no” di ganti “PermitRootLogin yes“. Dan satu lagi “PasswordAuthentication no” menjadi “PasswordAuthentication yes“. Jika sudah silahkan keluar dan simpan config yang sudah diubah tadi dengan cara menekan dan ctrl+x kemudian ketik “y” dan enter.

Agar config SSH yang sudah diubah tadi berkerja, restart terlebih dahulu service SSH yang sedang berjalan dengan mengetikan “sudo service sshd restart“.
Sekarang silahkan coba login root dengan aplikasi pihak ketiga favorit kalian. Terima kasih sudah baca Cara Akses Root Google Cloud Platform via Putty Bitvise Filezilla atau WinSCP.

Pemula VPS? Install WordPress di VPS tinggal klik-klik aja !

Pemula VPS? Install WordPress di VPS tinggal klik-klik aja ! – Sebelumya saya sudah menulis beberapa artikel yang berkaitan tentang manajemen VPS khususnya untuk Web server. Ada banyak sekali layanan yang memudahkan dalam memanajemen web server di VPS sendiri. Seperti Kloxo MR, EasyEngine, CentminMod dan yang sekarang akan kentos tulis adalah ServerPilot.
Jika EasyEngine sudah sangat mudah, ServerPilot bisa dibilang sama tapi beda. Lho kok sama tapi beda gimana sih? Maksudnya sama-sama mudahnya dan yang bikin beda ialah kamu tidak perlu menyentuh VPS via CLI (Terminal/Putty).
Kamu hanya login ke dashboard ServerPilot
connect server to serverpilot
Dan koneksikan ServerPilot dengan VPS kamu dengan memasukan IP, Root password dan SFTP password (biasanya sama dengan root password)
buat aplikasi di serverpilot
Kemudian kamu disuruh memilih akan menginstall aplikasi apa?
Karena versi gratisan maka yang ada hanya WordPress saja. Jika kamu upgrade ke paket berbayar akan terbuka beberapa fitur premium yang disediakan ServerPilot.
Mau gratis credit $10 di ServerPilot? Daftar sekarang pake link kentos berikut sebelum ditutup https://www.kentos.org/go/serverpilot/
serverpilot paket
Tapi kalo kamu cuma mau install WordPress saja cukup kok. Apalagi kita tidak perlu melakukan pengaturan database dan lain-lain.
Setelah kamu selesai membuat aplikasi. WordPress yang terinstall langsung bisa diakses di domain kamu. 🙂
 
 

Cara Install Admin tools / PhpMyAdmin di Easy Engine

Diartikel sebelumnya sudah dibahas cara install EasyEngine di VPS Ubuntu atau Debian namun ternyata ada yang tertinggal. Jika terbiasa memanajemen database mysql menggunakan phpMyAdmin maka akan dibuat bingung karena tidak adanya phpMyAdmin dalam paket ketika instalasi. Untuk itu akan ditambahkan disini cara install Admin tools di Easy Engine. Dalam paket Admin tools ini terdapat macam-macam tools admin yang bisa digunakan untuk mengelola server nantinya, yaitu Adminer, phpMyAdmin, phpMemcachedAdmin, FastCGI cleanup script, OPcache, Webgrind, Anemometer.

Bagaimana cara install Admin tools?

Ternyata tidak sulit, karena semua memang sudah dibungkus oleh Easy Engine hanya saja dipisahkan seuai keinginan user.

Install Admin tools

Yang berisi Adminer, phpMyAdmin, phpMemcachedAdmin, FastCGI cleanup script, OPcache, Webgrind, Anemometer.

ee stack install --admin

atau

ee stack install --phpmyadmin

Jika ingin meng-install phpMyadmin saja.
Cara install phpMyadmin di EasyEngine
Jika ada pertanyaan mengenai cara Install Admin tools / PhpMyAdmin di Easy Engine silahkan tanyakan di komentar.

Cara Install Dropbear SSH di VPS Ubuntu / Debian

Kebetulan teman ada yang nanya, bagaimana mengoptimasi Virtual Private Server atau yang dikenal dengan VPS. Jika spesifikasi VPS tersebuta termasuk tinggi mungkin teman saya tidak punya pikiran untuk mengoptimasi karena semua akan baik-baik saja. Namun karena VPS yang ia gunakan terbatas, terutama disisi RAM maka muncullah pertanyaan tersebut.
Untuk webserver dengan RAM imut sebesar 128 MB banyak yang mengatakan mustahil, tapi benar juga jika, tidak melakukan optimasi. Dengan melakukan optimasi dan membuktikan maka semua akan nyata!
Salah satunya menggunakan SSH yang hemat RAM yaitu dengan mengganti OpenSSH dengan Dropbear.

Cara Install Dropbear SSH di Ubuntu / Debian VPS

Berikut saya paparkan langkah-langkah install SSH dropbear di Ubuntu atau Debian:

sudo apt-get update
sudo apt-get install dropbear
nano /etc/default/dropbear

Setelah itu silahkan melakukan konfigurasi sebagai berikut:

NO_START=0
# the TCP port that Dropbear listens on
DROPBEAR_PORT=2323

NO_START ubah menjadi 0 agar service berjalan dan isikan DROPBEAR_PORT sesuai port SSH kalian.
Jalankan service dropbear:

service dropbear start

Kemudian coba akses menggunakan SSH dropbear. Jika sukses silahkan hapus service OpenSSH (jika ingin dihapus) dengan perintah di bawah:

sudo apt-get remove openssh-server

Selasi sudah cara install dropbear SSH di VPS Ubuntu / Debian. Untuk tutorial optimasi VPS lainnya simak terus diartikel kentos berikutnya.

KVM VPS Gratis $100 Credit untuk 60 Hari !

VPS atau Virtual Private Server saat ini lebih banyak diminati ketimbang Shared Hosting. Walau masih cukup banyak yang mengandalkan shared hosting tapi tidak sedikit juga yang sudah beralih ke VPS. Dengan berbagai alasan mereka berpindah ke shared hosting tentunya.
Langsung aja kentos mau bagikan KVM VPS gratis kredit $100 ke akun setelah daftar. Mantab kan?!!
Sebelumnya ada juga salah satu penyedia KVM VPS yang memberikan promo yang sama yaitu $100 kredit. Siapa itu? Ya DigitalOcean. Nah, sekarang dari penyedia VPS yang berbeda, siapa sekarang?
Vultr ! dengan kmpanye, “Try Vultr Free $100 for 60 Days”. Langsung aja daftar pake link ini ya, soalnya kalo gak kuponnya gak mau jalan lhooo:
UPDATE : $50 for 60 Days? => https://www.vultr.com/freetrial/
Bukti:
vps free credit $100
Selamat mencoba 😛

Cara Install Kloxo-MR di VPS Centos (Control Panel Gratis)

Lama sudah gak update artikel di kentos ya.. kali ini kentos mau berbagi cara install kloxo-mr di VPS CentOS. Apa itu Kloxo-MR? Singkat cerita Kloxo-MR itu adalah Control Panel gratisan kalo yang mungkin orang sering dengar adalah cPanel untuk versi berbayarnya. Lebih lengkap tentang Kloxo-MR bisa baca disini.
Pastikan VPS kalian sudah terinstall CentOS 5 atau 6, untuk Centos 7 keatas sepertinya belum bisa.
install kloxo-mr di vps centos

Install Kloxo-MR versi terbaru di CentOS

cd /
# update centos to latest version
yum update -y
# install some packages like package-cleanup, etc
yum install yum-utils yum-priorities vim-minimal subversion curl zip unzip -y
yum install telnet wget -y
setenforce 0
echo 'SELINUX=disabled' > /etc/selinux/config
cd /
# ----------------
# Install Kloxo-MR
# ----------------
# move repo dir
# move to /
cd /tmp
# remove old rpm
rm -f mratwork*
# get repo file -- no need for 6.5.0.c and after
wget https://github.com/mustafaramadhan/kloxo/raw/rpms/release/neutral/noarch/mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm --no-check-certificate
rpm -ivh mratwork-release-0.0.1-1.noarch.rpm
# move to /
cd /
# update
yum clean all
yum update mratwork-* -y
yum install kloxomr -y
sh /script/upcp
reboot

Setelah semua dilakukan Kloxo-MR siap digunakan silahkan login dengan http://ip-vps:7778 atau https://ip-vps:7777. Pada konfigurasi default Kloxo-MR username : admin dan password : admin, silahkan ganti password setelah login untuk keamanan.

Setelah selesai install Kloxo-MR disarankan untuk menginstall Ioncube Loader. Silahkan baca cara install Ioncube Loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR.

Bagaimana? mudah bukan cara install Kloxo-MR di VPS Centos (Control Panel Gratis)? Selamat belajar menggunakan VPS dan Kloxo-MR!

Lagi Rame Black Friday & Cyber Monday, Promo Hingga 90% !

Seperti biasa, setiap minggu pasti ada yang namanya Black Friday dan Cyber Monday dimana hari penuh kebahagian untuk kalian yang gemar berbelanja. Khususnya untuk para IM dan Blogger, kalian bisa membeli domain dan hosting dengan potongan yang cukup besar! Tentunya diskon lebih dari 50%.
Ada beberapa perusahaan hosting domain bahkan themes yang memberikan potongan Black Friday dan Cyber Monday.
black friday cyber monday
===========
DOMAIN & HOSTING
===========
Untuk mendapatkan domain dengan harga bagus, namecheap melakukan deal seperti di bawah ini:

  • .club registration $0.98 (first year)
  • Private Email Business package $0.98 (first year)
  • Value plan shared hosting $0.98 (first year)
  • .com/.net/.org transfer $0.98 (one year)
  • 3 months of Reseller hosting $0.98
  • .com/.net/.org registration $0.98 (first year)
  • Comodo PositiveSSL $0.98 (first year)
  • “Lucky dip” dedicated server $48.88/mo., while supplies last
  • .website registration $0.98 (first year)
  • Black Friday only: .io registration $19.88 (first year)

Deal itu akan di rotasi dan diadakan pada tanggal 28 November – 1 Desember 2014 mulai jam 12:01 – 11:59 malam EST.
https://www.kentos.org/go/namecheap-promo/
===========
HOSTING
===========
Hawkhost juga ada penawaran spesial untuk black friday ini.
Paketnya kurang lebih seperti ini untuk Shared Hostingnya:
80% off untuk order Super Shared Hosting Plan dengan bayar 1 tahun, gunakan coupon hawksuperbf
65% off untuk order hosting plan apapun dengan bayar 1 tahun, gunakan coupon hawksharedbf
50% recurring discount untuk hosting plan apapun gunakan coupon hawksharedbfr
Diskon yang cukup besar menurut saya. Kita bisa memanfaatkan promo tersebut untuk sewa hosting yang handal dari hawkhost. Saya menyarankan untuk menghambil coupon yang recurring karena untuk tahun depan akan tetap menggunakan harga yang sama. Jika hanya untuk satu tahun saja bisa menggunakan coupon off di atas.
Promo dari HawkHost ini hanya berlaku dari tanggal 25 November sampai 29 November. Jadi, jangan kelewatan ya.
https://www.kentos.org/go/hawkhost-coupons/
===========
WORDPRESS THEMES
===========
Salah satu kunci sukses website yang ramai adalah website yang memiliki desain yang baik.
Favorit saya adalah melalui themes provider yang satu ini.
Deal kali ini, Anda bisa membeli themes atau plugins yang ada disana senilai $9. Harga normalnya adalah $49 per themes.
Untuk themes, gunakan coupon : CyberMonday9USD atau ThemeFor9
Untuk plugins, gunakan coupon : BlackFriday9USD atau PluginFor9
Sebagai referensi, themes ini yang saya punya dan favorit saya saat ini:

  • SociallyViral
  • Yosemite
  • hotnews

Sementara untuk membantu list building bisa gunakan plugins ini sangat keren sekali.

  • WP Subscribe Pro

Untuk deal coupon themes berlaku hingga tanggal 1 Desember malam.
https://www.kentos.org/go/mythemeshop/
Lagi, Fame Themes juga kambali memberikan Black Friday dan Cyber Monday. Besar potongannya juga cukup meringankan, 50% untuk apapun, bahkan FameClub (yang akan memberikan akses ke semua tema kami selama 1 tahun).
Untuk mendapatkan potongan sebesar 50% gunakan coupon : BLACK_CYBER_50
https://www.kentos.org/go/famethemes/
Happy Black Friday & Cyber Monday! Sekian dan selamat belanja ! 😛

Cara Membuat Torrent Leech di Ubuntu Debian "Transmission"

Agar koneksi tidak nganggur biasanya saya pakai untuk download entah itu lewat http biasa atau dengan peer-to-peer yang biasa disebut torrent. Namun terkadang ketika mengunduh file dengan torrent terasa lama dan terasa lebih cepat ketika menggunakan Internet Download Manager atau IDM (Software favorit buat download manager)
Nah, karena banyak yang nanya, “gimana sih biar torrent itu bisa didownload lewat IDM?” Jawabannya harus di leech terlebih dahulu dan kemudian di sharing menggunakan http protocol. Berikut akan kentos berikan tutorial cara membuat torrent leech di Ubuntu atau Debian menggunakan Transmission.
cara instal transmission torrent leech gratis
Tentu yang paling penting adalah server dengan sistem operasi Ubuntu atau Debian untuk dipasang Transmission-daemon. Tidak harus Dedicated Server (DS) namun Virtual Private Server (VPS) sudah lebih dari cukup.

Cara Membuat Torrent Leech di VPS Ubuntu Debian Menggunakan “Transmission”

Note: Disarankan VPS masih fresh/habis di reinstall OS untuk meminimalisir terjadinya error. Namun jika mau tetap dicoba silahkan.

Langsung menuju langkah-langkahnya, login terlebih dahulu sebagai root lewat SSH:
Ketikan perintah di bawah ini secara bergantian.
Lakukan update terlebih dahulu

apt-get update

Install transmission-daemon.

apt-get install transmission-daemon

Lakukan konfigurasi pada transmission daemon sesuai keinginan kalian. Edit file settings.json dengan mengetikan perintah di bawah.

nano /etc/transmission-daemon/settings.json

Gulir kebawah dan temukan baris berikut. Ubah username, password dan juga whitelist.

"rpc-username": "isi-username-yg-dikehendaki",
"rpc-password": "isi-password-yg-dikehendaki",
"rpc-whitelist": "*",

Jika sudah silahkan tekan CTRL + X dan ketikan Y untuk menyimpan dan N untuk membatalkan, setelah itu enter untuk mengkonfirmasi.
Setiap melakukan perubahan pada konfigurasi transmission harus di reload ulang dengan cara di bawah ini.

service transmission-daemon reload

Selesai transmission telah berhasil diinstall dan torrent leech sudah dapat digunakan. TAPI TUNGGU DULU! Kalian pasti bingung ketika torrent selesai melakukan download ke VPS, bagaimana untuk mendownload ke komputer kita? Karena default penyimpanan hasil download torrent ini dilitekan pada directory /var/lib/transmission-daemon/downloads.
Sebelum ketahap berikutnya, apa di VPS kalian sudah terinstall Webserver? Apache, Nginx atau yang lainnya? Jika sudah lanjut saja ke langkah berikutnya. Namun jika belum perlu diperhatikan, terlebih dahulu harus melakukan instalasi webserver seperti Apache, Nginx atau yang lainnya. Saran dari kentos, kalau RAM VPS pas-pasan pilih Nginx saja karena lebih hemat dan ringan.
Berikut cara install Nginx webserver pada VPS Debian atau Ubuntu.

apt-get install nginx-full

Dilanjut perintah di bawah ini secara bergantian.

cd? /usr/share/nginx/html
ln -s /var/lib/transmission-daemon/downloads

Oh ya, bagi pengguna Apache

cd /var/www
ln -s /var/lib/transmission-daemon/downloads

Lokasi atau alamat leecher kalian ada di port 9091:

http://IP-VPS:9091

Sedangkan untuk mendownload hasil leech ada di port Webserver (jika tidak di ubah maka tetap pada port 80:

http://IP-VPS/downloads

Note: Jika sudah selesai disarankan untuk dipause ya supaya tidak menghabiskan bandwidth. Karena torrent, selain kita mendownload juga mengupload.

Selesai sudah cara install transmission di VPS Ubuntu ata Debian. Sekarang sudah bisa untuk melakukan torrent leech. Bagi kalian yang tidak punya VPS bisa kontak saya atau komentar untuk titip leeching torrent dari kalian. Kalo lagi online akan kentos proses langsung. Terima kasih.

Cara Install Htop pada VPS Linux CentOS 32bit & 64bit

Cara Install Htop pada VPS Linux CentOS, RHEL & Fedora sepertinya akan menjadi pilihan kentos kali ini untuk memberikan artikel terbaru. Apa sih Htop? Htop seperti “Task Manager” pada windows bagi kalian yang terbiasa menggunakan sistem operasi windows. Pada linux terutama VPS yang defaultnya tidak disertakan GUI merasa kesulitan mengecek penggunaan CPU, RAM proses yang berjalan pada VPS.
Sebenarnya tidak menggunakan Htop tetap bisa memantau keadaan VPS dengan menggunakan “free -m” contohnya, untuk mengecek ram dan berapa ram yang tersedia. Karena kalian berada di sini tentu mencari cara install Htop pada VPS Linux bukan? Htop bisa di install pada berbagai distro Linux seperti CentOS, RHEL & Fedora. Pengguna Ubuntu dan Debian juga bisa menginstall Htop.
install htop pada vps linux centos ubuntu 32 bit 64 bit

Tampilan Htop pada VPS Linux (CentOS 6)

Cara Install Htop pada VPS Linux

Berikut cara install htop pada VPS Linux 32 bit dan 64 bit. Silahkan sesuaikan sendiri dengan distro dan arsitektur VPS kalian.

RHEL, CentOS & Fedora (32-bit):

RHEL 5, CentOS 5 & Fedora

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.i386.rpm
rpm -Uhv rpmforge-release*.rf.i386.rpm

RHEL 6 & CentOS 6

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.i686.rpm
rpm -ihv rpmforge-release*.rf.i686.rpm

RHEL, CentOS & Fedora (64-bit):

RHEL 5, CentOS 5 & Fedora

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.x86_64.rpm
rpm -Uhv rpmforge-release*.rf.x86_64.rpm

RHEL 6 & CentOS 6

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.x86_64.rpm
rpm -ihv rpmforge-release*.rf.x86_64.rpm

Setelah kalian mendownload dan menginstall repo-nya saatnya install Htop pada VPS.

yum install htop

Selesai install, untuk mengeksekusi Htop silahkan jalankan perintah di bawah ini:

htop

Debian 32bit & 64bit:

  • Buka Putty atau aplikasi untuk me-remote SSH VPS kesayangan kalian.
  • Login dengan memasukan username dan password.
  • Ketikan perintah “apt-get install htop”.
  • Untuk mengeksekusinya silahkan ketik “htop”.
  • Untuk menutup Htop bisa dengan menekan “F10” atau “Ctrl+C” pada keyboard.

Selesai sudah cara install Htop pada VPS linux CentOS 32bit & 64bit ataupun Debian ini. Mudah bukan? Tetapi bagi kalian pengguna WHM & CPanel tidak disarankan menggunakan Htop karena menurut laporan yang ada akan muncul beberapa masalah.

Cara redirect domain, non-www ke www Apache, Lighttpd, Nginx

Cara redirect domain sudah sering kentos bahas, pada artikel sebelumnya sudah pernah dibahas cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx kloxo-mr. Daripada tercecer lebih baik kentos jadikan satu saja mulai Apache, Lighttpd dan Nginx.
Pastinya kalian ada disini mencari cara redirect domain, entah itu mengganti ke domain lama ke domain baru atau hanya mengganti permalink semisal non-www ke www dan sebaliknya www ke non-www.
Sebaiknya langsung saja untuk cara redirect domain non-www ke www mulai dari Apache, Lighttpd dan Nginx.
1. Redirect Domain untuk Apache

## Canonical redirect for Apache
# BEGIN Canonical Redirect
RewriteEngine On
RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www\.domain\.com$ [NC] ## will match any domain that's not our main domain
RewriteRule ^(.*)$ http://www.domain.com/$1 [R=301,L]
# END Canonical Redirect

2. Redirect Domain untuk Lighttpd

## Canonical redirect for lighttpd
# Non-WWW ke WWW
$HTTP["host"] == "domain.com" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}
# untuk beberapa domain
$HTTP["host"] =~ "(domain.com|domain1.com|domain2.com)" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}

3. Redirect Domain untuk Nginx

## Canonical redirect for lighttpd
# Non-WWW ke WWW
$HTTP["host"] == "domain.com" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}
# untuk beberapa domain
$HTTP["host"] =~ "(domain.com|domain1.com|domain2.com)" {
url.redirect = (
"^/(.*)" => "http://www.domain.com/$1"
)
}

Bagaimana cukup mudah kan cara redirect domain, non-www ke www apache, lighttpd dan nginx? Untuk yang www ke non-www tinggal dibalik aja. Contoh domain.com bisa diganti dengan nama domain kalian.