Menambahkan Status Online YM di Website atau Blog

Menambahkan Status Online YM di Website atau Blog?mungkin adalah artikel yang udah kedaluarsa, tapi mohon dimaklumi saja saya cuma bisa nulis kaya gini abisnya saya ga tau apa- apa. 😀 Mohon bimbinganya ya agan semua. . .
Baik semoga aja ada yang belum mengetahui cara ini jadi berguna deh artikel saya. Yang sudah tau mohon bantu saya.
Baiklah ayo kita mulai saja, anda semua pasti sudah tahu apa itu YM ( Yahoo Messager ) ? ya, YM ?( Yahoo Messeger ) adalah fasilitas atau fitur yang dimiliki yahoo untuk ber chating ria sesama teman atau teman yang belum kita kenal.
Untuk kali ini sedikit coretan saja saya akan memberitahu anda yang belum tahu untuk Menambahkan Status Online YM di Website atau Blog.
Copy paste atau ketik ulang script dibawah ini :

[code=’css’] [/code]
qlue :
  • Ganti kata ID-YAHOO yang berwarna merah? dengan ID ym anda.
  • kata t=1 yang berwarna biru bercetak tebal adalah code icon yang bisa anda rubah sesuai icon pilihan anda yang tersedia oleh yahoo messager.
Daftar Icon

Cara Install Admin tools / PhpMyAdmin di Easy Engine

Diartikel sebelumnya sudah dibahas cara install EasyEngine di VPS Ubuntu atau Debian namun ternyata ada yang tertinggal. Jika terbiasa memanajemen database mysql menggunakan phpMyAdmin maka akan dibuat bingung karena tidak adanya phpMyAdmin dalam paket ketika instalasi. Untuk itu akan ditambahkan disini cara install Admin tools di Easy Engine. Dalam paket Admin tools ini terdapat macam-macam tools admin yang bisa digunakan untuk mengelola server nantinya, yaitu Adminer, phpMyAdmin, phpMemcachedAdmin, FastCGI cleanup script, OPcache, Webgrind, Anemometer.

Bagaimana cara install Admin tools?

Ternyata tidak sulit, karena semua memang sudah dibungkus oleh Easy Engine hanya saja dipisahkan seuai keinginan user.

Install Admin tools

Yang berisi Adminer, phpMyAdmin, phpMemcachedAdmin, FastCGI cleanup script, OPcache, Webgrind, Anemometer.

ee stack install --admin

atau

ee stack install --phpmyadmin

Jika ingin meng-install phpMyadmin saja.
Cara install phpMyadmin di EasyEngine
Jika ada pertanyaan mengenai cara Install Admin tools / PhpMyAdmin di Easy Engine silahkan tanyakan di komentar.

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang ini adalah artikel lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai cara install Kloxo-MR di VPS Centos dan cara install ioncube loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR.
XCache adalah modul PHP dimana digunakan untuk menyimpan cache webserver agar load website menjadi lebih ringan atau kencang. Cara kerja XCache ini adalah meng-cache script PHP yang pernah dicompile dalam memory. XCache dapat mempercepat kinerja PHP pada server dengan cara menghilangkan waktu kompilasi script PHP dengan caching yang dikompilasi dari script PHP ke dalam RAM dan menggunakan script PHP yang sudah terkompilasi tersebut langsung dari RAM.

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang

Dini kentos menggunakan PHP 5.3.29 alias php53u.
PHP Brach php53u Kloxo MR
Setelah menginstall Kloxo MR dan akan menggunakan cache webserver maka diperlukan XCache ini untuk melakukan caching. Sebelum ke tahap install, terlebih dahulu cek modul PHP yang telah terinstall dengan cara :

php -v

contoh hasilnya :

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 12:38:37)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
[[email protected] ~]#

Yang sudah terinstall barulah ionCube PHP Loader. Mari dimulai proses install XCache dengan cara berikut :
Cek dulu ketersediaan package dengan perintah yum list php53u-xcache* jika menggunakan php53u.

[[email protected] ~]# yum list php53u-xcache*
Loaded plugins: fastestmirror, priorities, protectbase, replace, security
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * mratwork-epel: mirror.us.xxx.net
 * mratwork-ius-stable: mirror.symnds.com
0 packages excluded due to repository protections
Available Packages
php53u-xcache.i686                  3.1.0-1.ius.el6         mratwork-ius-archive
php53u-xcache-debuginfo.i686        3.1.0-1.ius.el6         mratwork-ius-archive
[[email protected] ~]#

Ditemujan 2 packages, untuk menginstall langsung keduanya gunakan perintah berikut :

yum install php53u-xcache*

Hasil saat Proses install XCache

[[email protected] ~]# yum install php53u-xcache*
Loaded plugins: fastestmirror, priorities, protectbase, replace, security
Setting up Install Process
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * mratwork-epel: mirror.us.xxx.net
 * mratwork-ius-stable: mirror.symnds.com
0 packages excluded due to repository protections
Resolving Dependencies
--> Running transaction check
---> Package php53u-xcache.i686 0:3.1.0-1.ius.el6 will be installed
---> Package php53u-xcache-debuginfo.i686 0:3.1.0-1.ius.el6 will be installed
--> Finished Dependency Resolution
Dependencies Resolved
================================================================================
 Package                  Arch  Version             Repository             Size
================================================================================
Installing:
 php53u-xcache            i686  3.1.0-1.ius.el6     mratwork-ius-archive  108 k
 php53u-xcache-debuginfo  i686  3.1.0-1.ius.el6     mratwork-ius-archive  244 k
Transaction Summary
================================================================================
Install       2 Package(s)
Total download size: 352 k
Installed size: 1.5 M
Is this ok [y/N]: y
Downloading Packages:
(1/2): php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686.rpm            | 108 kB     00:00
(2/2): php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686.rpm  | 244 kB     00:00
--------------------------------------------------------------------------------
Total                                           612 kB/s | 352 kB     00:00
Running rpm_check_debug
Running Transaction Test
Transaction Test Succeeded
Running Transaction
  Installing : php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686                 1/2
  Installing : php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686                           2/2
  Verifying  : php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686                 1/2
  Verifying  : php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686                           2/2
Installed:
  php53u-xcache.i686 0:3.1.0-1.ius.el6
  php53u-xcache-debuginfo.i686 0:3.1.0-1.ius.el6
Complete!
[[email protected] ~]#

Hasil setelah XCache terinstall

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 12:38:37)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with XCache v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
    with XCache Optimizer v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Cacher v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Coverager v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
[[email protected] ~]#

Dah… Selesai juga install XCache di CentOS agar load website jadi kencang. Silahkan di konfigurasi sendiri script php cachingnya.

Cara Membuat Torrent Leech di Ubuntu Debian "Transmission"

Agar koneksi tidak nganggur biasanya saya pakai untuk download entah itu lewat http biasa atau dengan peer-to-peer yang biasa disebut torrent. Namun terkadang ketika mengunduh file dengan torrent terasa lama dan terasa lebih cepat ketika menggunakan Internet Download Manager atau IDM (Software favorit buat download manager)
Nah, karena banyak yang nanya, “gimana sih biar torrent itu bisa didownload lewat IDM?” Jawabannya harus di leech terlebih dahulu dan kemudian di sharing menggunakan http protocol. Berikut akan kentos berikan tutorial cara membuat torrent leech di Ubuntu atau Debian menggunakan Transmission.
cara instal transmission torrent leech gratis
Tentu yang paling penting adalah server dengan sistem operasi Ubuntu atau Debian untuk dipasang Transmission-daemon. Tidak harus Dedicated Server (DS) namun Virtual Private Server (VPS) sudah lebih dari cukup.

Cara Membuat Torrent Leech di VPS Ubuntu Debian Menggunakan “Transmission”

Note: Disarankan VPS masih fresh/habis di reinstall OS untuk meminimalisir terjadinya error. Namun jika mau tetap dicoba silahkan.

Langsung menuju langkah-langkahnya, login terlebih dahulu sebagai root lewat SSH:
Ketikan perintah di bawah ini secara bergantian.
Lakukan update terlebih dahulu

apt-get update

Install transmission-daemon.

apt-get install transmission-daemon

Lakukan konfigurasi pada transmission daemon sesuai keinginan kalian. Edit file settings.json dengan mengetikan perintah di bawah.

nano /etc/transmission-daemon/settings.json

Gulir kebawah dan temukan baris berikut. Ubah username, password dan juga whitelist.

"rpc-username": "isi-username-yg-dikehendaki",
"rpc-password": "isi-password-yg-dikehendaki",
"rpc-whitelist": "*",

Jika sudah silahkan tekan CTRL + X dan ketikan Y untuk menyimpan dan N untuk membatalkan, setelah itu enter untuk mengkonfirmasi.
Setiap melakukan perubahan pada konfigurasi transmission harus di reload ulang dengan cara di bawah ini.

service transmission-daemon reload

Selesai transmission telah berhasil diinstall dan torrent leech sudah dapat digunakan. TAPI TUNGGU DULU! Kalian pasti bingung ketika torrent selesai melakukan download ke VPS, bagaimana untuk mendownload ke komputer kita? Karena default penyimpanan hasil download torrent ini dilitekan pada directory /var/lib/transmission-daemon/downloads.
Sebelum ketahap berikutnya, apa di VPS kalian sudah terinstall Webserver? Apache, Nginx atau yang lainnya? Jika sudah lanjut saja ke langkah berikutnya. Namun jika belum perlu diperhatikan, terlebih dahulu harus melakukan instalasi webserver seperti Apache, Nginx atau yang lainnya. Saran dari kentos, kalau RAM VPS pas-pasan pilih Nginx saja karena lebih hemat dan ringan.
Berikut cara install Nginx webserver pada VPS Debian atau Ubuntu.

apt-get install nginx-full

Dilanjut perintah di bawah ini secara bergantian.

cd? /usr/share/nginx/html
ln -s /var/lib/transmission-daemon/downloads

Oh ya, bagi pengguna Apache

cd /var/www
ln -s /var/lib/transmission-daemon/downloads

Lokasi atau alamat leecher kalian ada di port 9091:

http://IP-VPS:9091

Sedangkan untuk mendownload hasil leech ada di port Webserver (jika tidak di ubah maka tetap pada port 80:

http://IP-VPS/downloads

Note: Jika sudah selesai disarankan untuk dipause ya supaya tidak menghabiskan bandwidth. Karena torrent, selain kita mendownload juga mengupload.

Selesai sudah cara install transmission di VPS Ubuntu ata Debian. Sekarang sudah bisa untuk melakukan torrent leech. Bagi kalian yang tidak punya VPS bisa kontak saya atau komentar untuk titip leeching torrent dari kalian. Kalo lagi online akan kentos proses langsung. Terima kasih.

Cara Install Htop pada VPS Linux CentOS 32bit & 64bit

Cara Install Htop pada VPS Linux CentOS, RHEL & Fedora sepertinya akan menjadi pilihan kentos kali ini untuk memberikan artikel terbaru. Apa sih Htop? Htop seperti “Task Manager” pada windows bagi kalian yang terbiasa menggunakan sistem operasi windows. Pada linux terutama VPS yang defaultnya tidak disertakan GUI merasa kesulitan mengecek penggunaan CPU, RAM proses yang berjalan pada VPS.
Sebenarnya tidak menggunakan Htop tetap bisa memantau keadaan VPS dengan menggunakan “free -m” contohnya, untuk mengecek ram dan berapa ram yang tersedia. Karena kalian berada di sini tentu mencari cara install Htop pada VPS Linux bukan? Htop bisa di install pada berbagai distro Linux seperti CentOS, RHEL & Fedora. Pengguna Ubuntu dan Debian juga bisa menginstall Htop.
install htop pada vps linux centos ubuntu 32 bit 64 bit

Tampilan Htop pada VPS Linux (CentOS 6)

Cara Install Htop pada VPS Linux

Berikut cara install htop pada VPS Linux 32 bit dan 64 bit. Silahkan sesuaikan sendiri dengan distro dan arsitektur VPS kalian.

RHEL, CentOS & Fedora (32-bit):

RHEL 5, CentOS 5 & Fedora

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.i386.rpm
rpm -Uhv rpmforge-release*.rf.i386.rpm

RHEL 6 & CentOS 6

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.i686.rpm
rpm -ihv rpmforge-release*.rf.i686.rpm

RHEL, CentOS & Fedora (64-bit):

RHEL 5, CentOS 5 & Fedora

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.x86_64.rpm
rpm -Uhv rpmforge-release*.rf.x86_64.rpm

RHEL 6 & CentOS 6

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.x86_64.rpm
rpm -ihv rpmforge-release*.rf.x86_64.rpm

Setelah kalian mendownload dan menginstall repo-nya saatnya install Htop pada VPS.

yum install htop

Selesai install, untuk mengeksekusi Htop silahkan jalankan perintah di bawah ini:

htop

Debian 32bit & 64bit:

  • Buka Putty atau aplikasi untuk me-remote SSH VPS kesayangan kalian.
  • Login dengan memasukan username dan password.
  • Ketikan perintah “apt-get install htop”.
  • Untuk mengeksekusinya silahkan ketik “htop”.
  • Untuk menutup Htop bisa dengan menekan “F10” atau “Ctrl+C” pada keyboard.

Selesai sudah cara install Htop pada VPS linux CentOS 32bit & 64bit ataupun Debian ini. Mudah bukan? Tetapi bagi kalian pengguna WHM & CPanel tidak disarankan menggunakan Htop karena menurut laporan yang ada akan muncul beberapa masalah.

Cara Menghilangkan Karakter ? dan ’ di Postingan WordPress

Kenapa kali ini dituliskan cara menghilangkan karakter ? dan ? ? ? di postingan WordPress? Gini ceritanya, awalnya setelah melakukan pemindahan blog ke hosting yang baru. Pemindahan menggunakan cara manual yaitu dengan melakukan install WordPress melalui layanan QuickInstall yang tersedia di CPanel Hosting yang kemudian di restore folder “wp-content” dan juga import database dari hosting lama.
Setelah blog dapat diakses dengan hosting baru terlihat tidak ada masalah, tetapi setelah diperhatikan ada yang janggal. Mulai terlihat beberapa macam simbol aneh di postingan, termasuk karakter ? dan ? ? ?.
Cara Menghilangkan Karakter ? dan ’ di Postingan WordPress
Lalu bagaimana mengatasi simbol atau karakter aneh seperti ? dan ? ? ?? Setelah melakukan pencarian ditemukan pembahasan pada forum WordPress. Disana diberitahukan pada file “wp-config.php” untuk menambah simbol komentar pada 2 baris berikut :

define('DB_CHARSET', 'utf8');
define('DB_COLLATE', '');

sehingga menjadi :
//define('DB_CHARSET', 'utf8');
//define('DB_COLLATE', '');

Cara tersebut ternyata dapat menyelesaikan masalah. Simbol aneh dengan karakter   dan ’ dapat menghilang pada postingan. Tetapi belum tau bagaimana nantinya untuk jangka panjang setelah melakukan penambahan komentar pada dua baris tersebut.
Jika tidak ingin melakukan pengeditan pada bagian “wp-config.php” bisa melakukan metode yang kedua ini.
Masuk ke halaman phpMyAdmin, export database. Kemudian buka database.sql tadi kedalam notepad++/sejenisnya. Setelah itu manfaatkan fitur “Find & Replace” biasnya dengan menekan “CTRL+H”.
Cara Menghilangkan Karakter ? dan ’
Isikan karakter yang akan dihilangkan pada form “Search for” dan biarkan kosong pada form “Replace with”. Jika sudah klik “Find”.
Jika sudah jangan lupa “Save” database yang baru saja di edit dan silahkan masuk ke “phpMyAdmin”, “select all” tabel yang ada kemudian “Drop Tables”. Masuk ke Tab “Import” silahkan import database yang sudah diedit tadi.
UPDATE:
Ada cara lebih simple tanpa export import (tapi alangkah baiknya tetap di export dulu buat backup untuk menghindari hal yang tidak diinginkan) yaitu dengan menjalankan query di phpMyAdmin.

UPDATE wp_posts SET post_content = REPLACE ( post_content, '?', '')

replace text from phpMyAdmin
Sekarang cek apakah di postingan masih menampilkan karakter aneh   dan ’? Cukup sekian cara menghilangkan karakter ? dan ? ? ? di postingan WordPress semoga bermanfaat jika ada salah mohon ma’af.

Test Kecepatan Internet (Speedtest.net) Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Pasti sebagian bahkan banyak orang sudah mengenal speedtest.net, situs test kecepatan internet paling populer. Speedtest.net memiliki banyak database server untuk melakukan pengecekan tergantung lokasi provider yang kita gunakan. Jika kita mengakses speedtest.net melalui GUI bisa tinggal ketikan alamat speedtest.net melalui browser kesayangan, tetapi bagaimana jika kita tidak menggunakan GUI melainkan CLI misal Server atau VPS?
Kali ini Kentos mau kasih tahu buat yang belum tahu, karena melakukan pengetesan kecepatan internet menggunakan Speedtest.net tidak harus melalui GUI/browser pada desktop, melainkan dengan CLI atau terminal.
Mari kita mulai pembahasan cara test kecepatan internet (Speedtest.net) dengan CLI untuk Centos dan Debian. Tentu cara ini bisa berlaku selain pada VPS melainkan bisa juga dicoba melalui terminal jika kalian menggunakan linux centos ataupun debian (ubuntu).
Speedtest.net Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Test Kecepatan Internet (Speedtest.net) Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Untuk menjalankan script yang akan kita gunakan ini dibutuhkan paket “python” yang ter-install pada VPS atau Server. Berikut cara install “python” :
Untuk OS Redhat/Centos :
yum install python
Untuk OS Debian/Ubuntu :
apt-get install python
Setelah “Python” terpasang sekarang lanjutkan ketahap berikutnya. Download file “speedtest-cli” melalui perintah dan url di bawah, kalian tinggal ketikan atau copy paste saja.
wget -O speedtest-cli https://raw.github.com/sivel/speedtest-cli/master/speedtest_cli.py
chmod +x speedtest-cli
Selesai, semua telah siap digunakan untuk pengetesan kecepatan internet via Speedtest.net…
speedtest-cli -h Untuk melihat informasi dan perintah yang bisa digunakan.
$ speedtest-cli -h
usage: speedtest-cli [-h] [--share] [--simple] [--list] [--server SERVER]
[--mini MINI] [--source SOURCE] [--version]

Command line interface for testing internet bandwidth using speedtest.net.
--------------------------------------------------------------------------
https://github.com/sivel/speedtest-cli

optional arguments:
-h, --help show this help message and exit
--share Generate and provide a URL to the speedtest.net share
results image
--simple Suppress verbose output, only show basic information
--list Display a list of speedtest.net servers sorted by distance
--server SERVER Specify a server ID to test against
--mini MINI URL of the Speedtest Mini server
--source SOURCE Source IP address to bind to
--version Show the version number and exit

Nah, jika ingin melakukan test kecepatan internet (Speedtest.net) dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS ketikan perintah: python speedtest-cli --share
[[email protected] ~]# python speedtest-cli --share
Retrieving speedtest.net configuration...
Retrieving speedtest.net server list...
Testing from ColoCrossing (xxx.xxx.xx.xxx)...
Selecting best server based on ping...
Hosted by LayeredServer (Buffalo, NY) [0.02 km]: 9.616 ms
Testing download speed........................................
Download: 82.43 Mbit/s
Testing upload speed..................................................
Upload: 40.47 Mbit/s
Share results: http://www.speedtest.net/result/3275920516.png
[[email protected] ~]#

Maka otomatis akan melakukan pengetesan berdasarkan ping yang paling baik dari database server mereka. Dan langsung muncul url atau link untuk bisa kita bagikan.

Mengubah Beberapa URL Link Sekaligus Pada Postingan WordPress

Misal saja pada blog kita dibuat postingan yang dimana setiap postingan tersebut mengarah ke suatu link antar postingan ataupun ke situs lain. Namun bagaimana jika url/link situs tersebut tiba-tiba berubah atau mungkin tidak bisa diakses? Tentu kita sebagai admin akan mengubah link yang mati tersebut. Lalu bagaimana cara mengubah beberapa url link sekaligus pada postingan wordpress kita?
Banyak cara untuk mengubah link yang ada di beberapa postingan kita. Mungkin jika link tersebut berada pada 1 atau 2 postingan artikel blog kita tidak masalah, namun jika link tersebut berada lebih dari 10 artikel apakah kita akan melakukan secara manual dengan mengedit satu per satu? Pastinya akan membuang-buang waktu dan lelah.
Kita ikuti saja apa yang ada di situs wordpress.org yaitu mengubah beberapa url link sekaligus dengan menggunakan perintah MySQL di phpMyAdmin. Sebaiknya sebelum melanjutkan ke “cara mengubah beberapa link sekaligus pada postingan WordPress” ini kalian backup terlebih dahulu database kalian.

Cara Mengubah Beberapa URL Link Sekaligus Pada Postingan WordPress

Langkah 1 – Login ke control panel hosting kalian.
Langkah 2 – Masuk menu phpMyAdmin dan pilih nama database blog kalian.
Langkah 3 – Dibagian atas pilih tab SQL.
Langkah 4 – Masukkan Query untuk mengubah url link atau domain kalian.
UPDATE wp_posts SET post_content = REPLACE(post_content,'www.domain.com/wp-content/uploads','www.domain.com/images');

Catatan : www.domain.com/wp-content/uploads adalah url link atau domain lama yang ingin diubah menjadi www.domain.com/images sebagai url link atau domain baru. Silahkan sesuaikan dengan kalian.

Cara Mengubah Beberapa URL Link Sekaligus Pada Postingan WordPress

Langkah 5 – Klik “GO” untuk menjalankan query yang kita tulis tadi.
Mengubah Beberapa URL Link Sekaligus Pada Postingan WordPress
Silahkan cek kembali link di blog WordPress kalian apakah sudah berubah? Jika sudah berati cara mengubah beberapa url link sekaligus pada postingan WordPress menggunakan query pada phpMyAdmin telah sukses.

Cara Verifikasi Akun Payza Tanpa Menggunakan Kartu Kredit dan VCC

Kembali lagi saya mau kasih informasi penting tentang cara verifikasi akun Payza tanpa menggunakan kartu kredit dan VCC. Payza fungsinya sama dengan Paypal, yaitu untuk menampung dolar dan nantinya bisa kalian withdraw ke rekening bank lokal.
Singkat saja pasti kalian sudah memiliki akun di Payza, jika belum silahkan baca cara mendaftar akun Payza. Karena tentunya cara verifikasi akun payza ini diperuntukkan untuk kalian yang sudah mempunyai akun Payza.
Sebelum memulai verifikasi akun payza tanpa menggunakan kartu kredit dan vcc ada beberapa bahan-bahan yang dibutuhkan. Dokumen yang akan diupload nanti harus sama dengan nama, tanggal lahir dll dengan yang ada pada akun Payza kalian. Apa saja bahan-bahannya? Baca di bawah.

Cara Verifikasi Akun Payza Tanpa Menggunakan Kartu Kredit dan VCC

Bahan-bahannya adalah sebagai berikut:

  1. Dokumen yang perlu anda siapkan : SCAN KTP atau SIM
  2. BUKTI ALAMAT (YANG TERTERA NAMA DAN ALAMAT): Misalnya SCAN Tagihan Listrik, Tagihan Speedy, Tagihan PDAM, Tagihan Telepon, Bank Statement.
    Note : bukti ini tidak boleh lebih dari 6 bulan.
  3. Ini opsional, tapi mungkin bisa mempercepat proses. Lampirkan juga pas foto ukuran 3×4.

Cara Verifikasi Akun Payza Tanpa Menggunakan Kartu Kredit dan VCC

Langkah 1 -?Buka Helpdesk Payza,?https://helpdesk.payza.com/
Langkah 2 –?Klik Submit a Ticket.
Langkah 3 –?Pilih department,?My Account Support > Account Verification Inquiries, Klik Next.
Langkah 4 -?Mengisi Formulir, Full Name ( Nama Lengkap ), Email (Email Payza Kalian).

Cara Verifikasi Akun Payza Tanpa Menggunakan Kartu Kredit dan VCC

Cara Verifikasi Akun Payza Tanpa Menggunakan Kartu Kredit dan VCC

CATATAN: PASTIKAN KALIAN INGAT UPLOAD PHOTO ID DAN BUKTI ALAMAT KALIAN

Langkah 5 – Isi captcha, Klik tombol Submit.
Langkah 6 –?Silahkan cek inbox email kalian.

?Email Verifikasi Akun Payza Tanpa Menggunakan Kartu Kredit dan VCC

Langkah selesai, silahkan tunggu maksimal 7 hari kerja. Pada tutorial cara verifikasi akun Payza tanpa menggunakan kartu kredit dan VCC ini hanya membutuhkan waktu 3 jam saja. Bisa dilihat gambar dibawah email masuk pada hari yang sama, artinya tidak lebih dari 1 hari.

Verifikasi Akun Payza Tanpa Menggunakan Kartu Kredit dan VCC

Jika kalian mendapatkan isi email yang sama dari Payza seperti gambar diatas berati akun Payza kalian sudah berhasil diverifikasi tanpa kartu kredit atau VCC.
Berikut bukti verifikasi akun Payza tanpa menggunakan Kartu Kredit dan VCC pun bisa.

Bukti Verifikasi Akun Payza Tanpa Kartu Kredit

Cara verifikasi akun Payza tanpa menggunakan Kartu Kredit dan VCC telah berhasil. Sekarang akun Pazya kalian sudah terverifikasi tanpa menggunakan Kartu Kredit ataupun VCC.

Cara Redirect Domain Lama ke Domain Baru Pada Nginx Kloxo-MR

Setelah berpaling ke Nginx dari sebelumnya menggunakan Web Server Nginx-Proxy Kentos menemukan sedikit masalah yang sudah teratasi. Dengan timbulnya masalah tersebut saya jadi terinspirasi untuk membuat tutorial cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR. Kenapa Kloxo-MR ? Ya, karena saya pakai Kloxo-MR untuk Control Panel VPS (padahal nyari yang gratis daripada Cpanel bayar mahal). Kalo Nginx saya rasa mungkin tidak ada yang ditanyakan karena “mungkin” kalian dapet artikel ini karena lagi nyari cara buat webserver nginx yang kalian pakai. Kalaupun ada yang belum jelas silahkan baca apa itu nginx. (Wikipedia)?
Kenapa nginx ya sebenarnya karena saya pakai nginx… Untuk yang menggunakan webserver Apache bisa menggunakan cara redirect domain lama ke domain baru dengan .htaccess.
Cara Redirect Domain Lama ke Domain Baru Pada Nginx Kloxo-MR
Karena ditulisan saya kali ini tidak membahas apa itu nginx dan apa itu kloxo-mr maka cukup sampai disini saja tentang mereka. Sekarang kita balik lagi membahas?cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR.
Jika sebelumnya kalian baru akan mengganti domain lama ke domain baru kalian bisa baca?cara mengganti domain website lama ke domain baru.?
Menerapkan redirect domain lama ke domain baru ini sebenarnya tidak penting. Bagi mereka yang tidak tahu! Tapi bagi kita ini penting. Kenapa? Ya karena jika kita tiba-tiba pindah rumah dengan alamat baru tentu teman kita akan terjebak dirumah lama. Tidak ada pemberitahuan jika kalian pindah karena rumah lama telah “roboh”.
Dengan adanya redirect domain lama ke domain baru ini membantu teman kalian untuk menemukan alamat baru kalian. Karena ketika teman kalian berkunjung ke alamat lama kalian akan otomatis diantarkan ke alamat baru kalian. Sungguh mewah bukan? Ya, saya rasa juga biasa saja…
Untuh itu kalian harus baca ini dulu sebelum melanjutkan ke bawah. Berikut beberapa?hal penting saat mengganti?domain?lama ke domain.

Cara Redirect Domain Lama ke Domain Baru Pada Nginx Kloxo-MR

Cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR ini sedikit berbeda dengan nginx yang diinstall individu tidak bersama kloxo-mr. Dimana bedanya? Perbedaannya hanya pada lokasi konfigurasinya.
Jika kita menggunakan nginx tidak bersama kloxo-mr maka lokasi konfigurasi untuk redirect domain ini berada di?/usr/local/nginx/conf/nginx.conf atau /etc/nginx/nginx.conf. Untuk tutorial kali ini kita membuat cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx di kloxo-mr. Bagaimana? Lanjutkann bacanya…
Disini kita asumsikan domain lamanya adalah kentoslama.co kita redirect ke kentos.co sebagai domain barunya. Ingat dot CO bukan dot COM. Maksudnya biar yang belum terbiasa melihat domain dot co ini jadi paham dan tidak salah tulis…
Langkah 1 – Edit file nginx.conf
nano /home/nginx/conf/domains/kentoslama.co.conf
Langkah 2 – Menambahkan baris berikut di dalam server { … } setelah server_name
rewrite ^ $scheme://www.kentos.org permanent;
Catatan : Baris di atas sudah benar, namun dengan penambahan baris di atas maka seluruh URL domain misal kentoslama.co/halaman, kentoslama.co/bukan-maho.html atau kentoslama.co/js/gahol.js akan diarahkan ke 1 URL yaitu www.kentos.org dengan kode 301. Mungkin kalian ingin meneruskan domain lama ke domain baru secara lurus dengan URL yang sama hanya beda domain saja bisa menggunakan baris di bawah ini.
rewrite ^ $scheme://www.kentos.org$request_uri permanent;
Dengan menggunakan baris di atas maka contohnya seperti ini :
http://www.kentoslama.co menjadi https://www.kentos.org
http://www.kentoslama.co/abou-met/ menjadi https://www.kentos.org/about-me/
http://www.kentoslama.co/js/gahol.js menjadi https://www.kentos.org/js/gahol.js

Save confignya. Gimana? ctrl+ x terus ada konfirmasi ketik “Y” kemudian enter. Dah ah gitu aja?cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR. Eh, tunggu bentar jangan di close dulu… Jalankan perintah ini sekali lagi untuk mereload config nginx yang tadi disimpan.
service nginx reload
Nah sekarang coba saja akses url domain lama kalian sudah berhasilkah ? Jika sudah tutorial?cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR cukup sampai disini, kalau ada yang mau ditanyakan silahkan kolom komentar di bawah selalu terbuka atau bisa ngobrol dan sharing di Fans Page.