Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang ini adalah artikel lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai cara install Kloxo-MR di VPS Centos dan cara install ioncube loader di VPS CentOS pada Kloxo-MR.
XCache adalah modul PHP dimana digunakan untuk menyimpan cache webserver agar load website menjadi lebih ringan atau kencang. Cara kerja XCache ini adalah meng-cache script PHP yang pernah dicompile dalam memory. XCache dapat mempercepat kinerja PHP pada server dengan cara menghilangkan waktu kompilasi script PHP dengan caching yang dikompilasi dari script PHP ke dalam RAM dan menggunakan script PHP yang sudah terkompilasi tersebut langsung dari RAM.

Cara install XCache di CentOS agar load website jadi kencang

Dini kentos menggunakan PHP 5.3.29 alias php53u.
PHP Brach php53u Kloxo MR
Setelah menginstall Kloxo MR dan akan menggunakan cache webserver maka diperlukan XCache ini untuk melakukan caching. Sebelum ke tahap install, terlebih dahulu cek modul PHP yang telah terinstall dengan cara :

php -v

contoh hasilnya :

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 12:38:37)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
[[email protected] ~]#

Yang sudah terinstall barulah ionCube PHP Loader. Mari dimulai proses install XCache dengan cara berikut :
Cek dulu ketersediaan package dengan perintah yum list php53u-xcache* jika menggunakan php53u.

[[email protected] ~]# yum list php53u-xcache*
Loaded plugins: fastestmirror, priorities, protectbase, replace, security
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * mratwork-epel: mirror.us.xxx.net
 * mratwork-ius-stable: mirror.symnds.com
0 packages excluded due to repository protections
Available Packages
php53u-xcache.i686                  3.1.0-1.ius.el6         mratwork-ius-archive
php53u-xcache-debuginfo.i686        3.1.0-1.ius.el6         mratwork-ius-archive
[[email protected] ~]#

Ditemujan 2 packages, untuk menginstall langsung keduanya gunakan perintah berikut :

yum install php53u-xcache*

Hasil saat Proses install XCache

[[email protected] ~]# yum install php53u-xcache*
Loaded plugins: fastestmirror, priorities, protectbase, replace, security
Setting up Install Process
Loading mirror speeds from cached hostfile
 * mratwork-epel: mirror.us.xxx.net
 * mratwork-ius-stable: mirror.symnds.com
0 packages excluded due to repository protections
Resolving Dependencies
--> Running transaction check
---> Package php53u-xcache.i686 0:3.1.0-1.ius.el6 will be installed
---> Package php53u-xcache-debuginfo.i686 0:3.1.0-1.ius.el6 will be installed
--> Finished Dependency Resolution
Dependencies Resolved
================================================================================
 Package                  Arch  Version             Repository             Size
================================================================================
Installing:
 php53u-xcache            i686  3.1.0-1.ius.el6     mratwork-ius-archive  108 k
 php53u-xcache-debuginfo  i686  3.1.0-1.ius.el6     mratwork-ius-archive  244 k
Transaction Summary
================================================================================
Install       2 Package(s)
Total download size: 352 k
Installed size: 1.5 M
Is this ok [y/N]: y
Downloading Packages:
(1/2): php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686.rpm            | 108 kB     00:00
(2/2): php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686.rpm  | 244 kB     00:00
--------------------------------------------------------------------------------
Total                                           612 kB/s | 352 kB     00:00
Running rpm_check_debug
Running Transaction Test
Transaction Test Succeeded
Running Transaction
  Installing : php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686                 1/2
  Installing : php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686                           2/2
  Verifying  : php53u-xcache-debuginfo-3.1.0-1.ius.el6.i686                 1/2
  Verifying  : php53u-xcache-3.1.0-1.ius.el6.i686                           2/2
Installed:
  php53u-xcache.i686 0:3.1.0-1.ius.el6
  php53u-xcache-debuginfo.i686 0:3.1.0-1.ius.el6
Complete!
[[email protected] ~]#

Hasil setelah XCache terinstall

[[email protected] ~]# php -v
PHP 5.3.29 (cli) (built: Aug 14 2014 12:38:37)
Copyright (c) 1997-2014 The PHP Group
Zend Engine v2.3.0, Copyright (c) 1998-2014 Zend Technologies
    with XCache v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with the ionCube PHP Loader v4.6.1, Copyright (c) 2002-2014, by ionCube Ltd.
    with XCache Optimizer v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Cacher v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
    with XCache Coverager v3.1.0, Copyright (c) 2005-2013, by mOo
[[email protected] ~]#

Dah… Selesai juga install XCache di CentOS agar load website jadi kencang. Silahkan di konfigurasi sendiri script php cachingnya.

Cara Install Htop pada VPS Linux CentOS 32bit & 64bit

Cara Install Htop pada VPS Linux CentOS, RHEL & Fedora sepertinya akan menjadi pilihan kentos kali ini untuk memberikan artikel terbaru. Apa sih Htop? Htop seperti “Task Manager” pada windows bagi kalian yang terbiasa menggunakan sistem operasi windows. Pada linux terutama VPS yang defaultnya tidak disertakan GUI merasa kesulitan mengecek penggunaan CPU, RAM proses yang berjalan pada VPS.
Sebenarnya tidak menggunakan Htop tetap bisa memantau keadaan VPS dengan menggunakan “free -m” contohnya, untuk mengecek ram dan berapa ram yang tersedia. Karena kalian berada di sini tentu mencari cara install Htop pada VPS Linux bukan? Htop bisa di install pada berbagai distro Linux seperti CentOS, RHEL & Fedora. Pengguna Ubuntu dan Debian juga bisa menginstall Htop.
install htop pada vps linux centos ubuntu 32 bit 64 bit

Tampilan Htop pada VPS Linux (CentOS 6)

Cara Install Htop pada VPS Linux

Berikut cara install htop pada VPS Linux 32 bit dan 64 bit. Silahkan sesuaikan sendiri dengan distro dan arsitektur VPS kalian.

RHEL, CentOS & Fedora (32-bit):

RHEL 5, CentOS 5 & Fedora

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.i386.rpm
rpm -Uhv rpmforge-release*.rf.i386.rpm

RHEL 6 & CentOS 6

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.i686.rpm
rpm -ihv rpmforge-release*.rf.i686.rpm

RHEL, CentOS & Fedora (64-bit):

RHEL 5, CentOS 5 & Fedora

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el5.rf.x86_64.rpm
rpm -Uhv rpmforge-release*.rf.x86_64.rpm

RHEL 6 & CentOS 6

wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.x86_64.rpm
rpm -ihv rpmforge-release*.rf.x86_64.rpm

Setelah kalian mendownload dan menginstall repo-nya saatnya install Htop pada VPS.

yum install htop

Selesai install, untuk mengeksekusi Htop silahkan jalankan perintah di bawah ini:

htop

Debian 32bit & 64bit:

  • Buka Putty atau aplikasi untuk me-remote SSH VPS kesayangan kalian.
  • Login dengan memasukan username dan password.
  • Ketikan perintah “apt-get install htop”.
  • Untuk mengeksekusinya silahkan ketik “htop”.
  • Untuk menutup Htop bisa dengan menekan “F10” atau “Ctrl+C” pada keyboard.

Selesai sudah cara install Htop pada VPS linux CentOS 32bit & 64bit ataupun Debian ini. Mudah bukan? Tetapi bagi kalian pengguna WHM & CPanel tidak disarankan menggunakan Htop karena menurut laporan yang ada akan muncul beberapa masalah.

Test Kecepatan Internet (Speedtest.net) Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Pasti sebagian bahkan banyak orang sudah mengenal speedtest.net, situs test kecepatan internet paling populer. Speedtest.net memiliki banyak database server untuk melakukan pengecekan tergantung lokasi provider yang kita gunakan. Jika kita mengakses speedtest.net melalui GUI bisa tinggal ketikan alamat speedtest.net melalui browser kesayangan, tetapi bagaimana jika kita tidak menggunakan GUI melainkan CLI misal Server atau VPS?
Kali ini Kentos mau kasih tahu buat yang belum tahu, karena melakukan pengetesan kecepatan internet menggunakan Speedtest.net tidak harus melalui GUI/browser pada desktop, melainkan dengan CLI atau terminal.
Mari kita mulai pembahasan cara test kecepatan internet (Speedtest.net) dengan CLI untuk Centos dan Debian. Tentu cara ini bisa berlaku selain pada VPS melainkan bisa juga dicoba melalui terminal jika kalian menggunakan linux centos ataupun debian (ubuntu).
Speedtest.net Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Test Kecepatan Internet (Speedtest.net) Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Untuk menjalankan script yang akan kita gunakan ini dibutuhkan paket “python” yang ter-install pada VPS atau Server. Berikut cara install “python” :
Untuk OS Redhat/Centos :
yum install python
Untuk OS Debian/Ubuntu :
apt-get install python
Setelah “Python” terpasang sekarang lanjutkan ketahap berikutnya. Download file “speedtest-cli” melalui perintah dan url di bawah, kalian tinggal ketikan atau copy paste saja.
wget -O speedtest-cli https://raw.github.com/sivel/speedtest-cli/master/speedtest_cli.py
chmod +x speedtest-cli
Selesai, semua telah siap digunakan untuk pengetesan kecepatan internet via Speedtest.net…
speedtest-cli -h Untuk melihat informasi dan perintah yang bisa digunakan.
$ speedtest-cli -h
usage: speedtest-cli [-h] [--share] [--simple] [--list] [--server SERVER]
[--mini MINI] [--source SOURCE] [--version]

Command line interface for testing internet bandwidth using speedtest.net.
--------------------------------------------------------------------------
https://github.com/sivel/speedtest-cli

optional arguments:
-h, --help show this help message and exit
--share Generate and provide a URL to the speedtest.net share
results image
--simple Suppress verbose output, only show basic information
--list Display a list of speedtest.net servers sorted by distance
--server SERVER Specify a server ID to test against
--mini MINI URL of the Speedtest Mini server
--source SOURCE Source IP address to bind to
--version Show the version number and exit

Nah, jika ingin melakukan test kecepatan internet (Speedtest.net) dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS ketikan perintah: python speedtest-cli --share
[[email protected] ~]# python speedtest-cli --share
Retrieving speedtest.net configuration...
Retrieving speedtest.net server list...
Testing from ColoCrossing (xxx.xxx.xx.xxx)...
Selecting best server based on ping...
Hosted by LayeredServer (Buffalo, NY) [0.02 km]: 9.616 ms
Testing download speed........................................
Download: 82.43 Mbit/s
Testing upload speed..................................................
Upload: 40.47 Mbit/s
Share results: http://www.speedtest.net/result/3275920516.png
[[email protected] ~]#

Maka otomatis akan melakukan pengetesan berdasarkan ping yang paling baik dari database server mereka. Dan langsung muncul url atau link untuk bisa kita bagikan.

Cara Redirect Domain Lama ke Domain Baru Pada Nginx Kloxo-MR

Setelah berpaling ke Nginx dari sebelumnya menggunakan Web Server Nginx-Proxy Kentos menemukan sedikit masalah yang sudah teratasi. Dengan timbulnya masalah tersebut saya jadi terinspirasi untuk membuat tutorial cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR. Kenapa Kloxo-MR ? Ya, karena saya pakai Kloxo-MR untuk Control Panel VPS (padahal nyari yang gratis daripada Cpanel bayar mahal). Kalo Nginx saya rasa mungkin tidak ada yang ditanyakan karena “mungkin” kalian dapet artikel ini karena lagi nyari cara buat webserver nginx yang kalian pakai. Kalaupun ada yang belum jelas silahkan baca apa itu nginx. (Wikipedia)?
Kenapa nginx ya sebenarnya karena saya pakai nginx… Untuk yang menggunakan webserver Apache bisa menggunakan cara redirect domain lama ke domain baru dengan .htaccess.
Cara Redirect Domain Lama ke Domain Baru Pada Nginx Kloxo-MR
Karena ditulisan saya kali ini tidak membahas apa itu nginx dan apa itu kloxo-mr maka cukup sampai disini saja tentang mereka. Sekarang kita balik lagi membahas?cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR.
Jika sebelumnya kalian baru akan mengganti domain lama ke domain baru kalian bisa baca?cara mengganti domain website lama ke domain baru.?
Menerapkan redirect domain lama ke domain baru ini sebenarnya tidak penting. Bagi mereka yang tidak tahu! Tapi bagi kita ini penting. Kenapa? Ya karena jika kita tiba-tiba pindah rumah dengan alamat baru tentu teman kita akan terjebak dirumah lama. Tidak ada pemberitahuan jika kalian pindah karena rumah lama telah “roboh”.
Dengan adanya redirect domain lama ke domain baru ini membantu teman kalian untuk menemukan alamat baru kalian. Karena ketika teman kalian berkunjung ke alamat lama kalian akan otomatis diantarkan ke alamat baru kalian. Sungguh mewah bukan? Ya, saya rasa juga biasa saja…
Untuh itu kalian harus baca ini dulu sebelum melanjutkan ke bawah. Berikut beberapa?hal penting saat mengganti?domain?lama ke domain.

Cara Redirect Domain Lama ke Domain Baru Pada Nginx Kloxo-MR

Cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR ini sedikit berbeda dengan nginx yang diinstall individu tidak bersama kloxo-mr. Dimana bedanya? Perbedaannya hanya pada lokasi konfigurasinya.
Jika kita menggunakan nginx tidak bersama kloxo-mr maka lokasi konfigurasi untuk redirect domain ini berada di?/usr/local/nginx/conf/nginx.conf atau /etc/nginx/nginx.conf. Untuk tutorial kali ini kita membuat cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx di kloxo-mr. Bagaimana? Lanjutkann bacanya…
Disini kita asumsikan domain lamanya adalah kentoslama.co kita redirect ke kentos.co sebagai domain barunya. Ingat dot CO bukan dot COM. Maksudnya biar yang belum terbiasa melihat domain dot co ini jadi paham dan tidak salah tulis…
Langkah 1 – Edit file nginx.conf
nano /home/nginx/conf/domains/kentoslama.co.conf
Langkah 2 – Menambahkan baris berikut di dalam server { … } setelah server_name
rewrite ^ $scheme://www.kentos.org permanent;
Catatan : Baris di atas sudah benar, namun dengan penambahan baris di atas maka seluruh URL domain misal kentoslama.co/halaman, kentoslama.co/bukan-maho.html atau kentoslama.co/js/gahol.js akan diarahkan ke 1 URL yaitu www.kentos.org dengan kode 301. Mungkin kalian ingin meneruskan domain lama ke domain baru secara lurus dengan URL yang sama hanya beda domain saja bisa menggunakan baris di bawah ini.
rewrite ^ $scheme://www.kentos.org$request_uri permanent;
Dengan menggunakan baris di atas maka contohnya seperti ini :
http://www.kentoslama.co menjadi https://www.kentos.org
http://www.kentoslama.co/abou-met/ menjadi https://www.kentos.org/about-me/
http://www.kentoslama.co/js/gahol.js menjadi https://www.kentos.org/js/gahol.js

Save confignya. Gimana? ctrl+ x terus ada konfirmasi ketik “Y” kemudian enter. Dah ah gitu aja?cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR. Eh, tunggu bentar jangan di close dulu… Jalankan perintah ini sekali lagi untuk mereload config nginx yang tadi disimpan.
service nginx reload
Nah sekarang coba saja akses url domain lama kalian sudah berhasilkah ? Jika sudah tutorial?cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR cukup sampai disini, kalau ada yang mau ditanyakan silahkan kolom komentar di bawah selalu terbuka atau bisa ngobrol dan sharing di Fans Page.

Tutorial Cara Install HPN SSH di VPS/Server Centos

Tutorial Cara Install HPN SSH di VPS/Server Centos

Buat seluruh orang yang punya server VPS pasti tau yang namanya SSH. Dan bagi beberapa orang menggunakan SSH untuk tunneling agar IP addres mereka tersembunyi. Tapi tau tidak kalau kecepatan tunneling SSH itu hanya 1 Mbps..?
Akan tetapi ada patchnya agar SSH menjadi kenceng dengan menggunakan HPN SSH.
Tanpa basa ? basi lagi, langsung kita praktekin aja ya..
1. Install aplikasi yang kita butuhkan untuk mencompile dan patch SSH agar menjadi HPN SSH [code=’css’]yum install zlib zlib-devel pam pam-devel openssl openssl-devel gcc patch[/code]

2. Sekarang kita pindah ke direktori /usr/src terus download bahan yang mau diinstall Continue reading Tutorial Cara Install HPN SSH di VPS/Server Centos