Cara Install Admin tools / PhpMyAdmin di Easy Engine

Diartikel sebelumnya sudah dibahas cara install EasyEngine di VPS Ubuntu atau Debian namun ternyata ada yang tertinggal. Jika terbiasa memanajemen database mysql menggunakan phpMyAdmin maka akan dibuat bingung karena tidak adanya phpMyAdmin dalam paket ketika instalasi. Untuk itu akan ditambahkan disini cara install Admin tools di Easy Engine. Dalam paket Admin tools ini terdapat macam-macam tools admin yang bisa digunakan untuk mengelola server nantinya, yaitu Adminer, phpMyAdmin, phpMemcachedAdmin, FastCGI cleanup script, OPcache, Webgrind, Anemometer.

Bagaimana cara install Admin tools?

Ternyata tidak sulit, karena semua memang sudah dibungkus oleh Easy Engine hanya saja dipisahkan seuai keinginan user.

Install Admin tools

Yang berisi Adminer, phpMyAdmin, phpMemcachedAdmin, FastCGI cleanup script, OPcache, Webgrind, Anemometer.

ee stack install --admin

atau

ee stack install --phpmyadmin

Jika ingin meng-install phpMyadmin saja.
Cara install phpMyadmin di EasyEngine
Jika ada pertanyaan mengenai cara Install Admin tools / PhpMyAdmin di Easy Engine silahkan tanyakan di komentar.

Cara Install Dropbear SSH di VPS Ubuntu / Debian

Kebetulan teman ada yang nanya, bagaimana mengoptimasi Virtual Private Server atau yang dikenal dengan VPS. Jika spesifikasi VPS tersebuta termasuk tinggi mungkin teman saya tidak punya pikiran untuk mengoptimasi karena semua akan baik-baik saja. Namun karena VPS yang ia gunakan terbatas, terutama disisi RAM maka muncullah pertanyaan tersebut.
Untuk webserver dengan RAM imut sebesar 128 MB banyak yang mengatakan mustahil, tapi benar juga jika, tidak melakukan optimasi. Dengan melakukan optimasi dan membuktikan maka semua akan nyata!
Salah satunya menggunakan SSH yang hemat RAM yaitu dengan mengganti OpenSSH dengan Dropbear.

Cara Install Dropbear SSH di Ubuntu / Debian VPS

Berikut saya paparkan langkah-langkah install SSH dropbear di Ubuntu atau Debian:

sudo apt-get update
sudo apt-get install dropbear
nano /etc/default/dropbear

Setelah itu silahkan melakukan konfigurasi sebagai berikut:

NO_START=0
# the TCP port that Dropbear listens on
DROPBEAR_PORT=2323

NO_START ubah menjadi 0 agar service berjalan dan isikan DROPBEAR_PORT sesuai port SSH kalian.
Jalankan service dropbear:

service dropbear start

Kemudian coba akses menggunakan SSH dropbear. Jika sukses silahkan hapus service OpenSSH (jika ingin dihapus) dengan perintah di bawah:

sudo apt-get remove openssh-server

Selasi sudah cara install dropbear SSH di VPS Ubuntu / Debian. Untuk tutorial optimasi VPS lainnya simak terus diartikel kentos berikutnya.

Cara agar clipboard (copy/paste) berjalan di VNC Remote Desktop Linux

Ada yang bertanya di postingan kentos tentang cara install GUI desktop LXDE di VPS Ubuntu dengan RAM Kecil, “mas kalau mau copy text dr komputer sendiri lalu dipaste divps atau sebaliknya gk bs mas yah? kl pake vps windows pake RDP biasa kan bisa mas yah, kl yg ini ada settingannya gk? kan repot jg kl harus diketik dulu”. Baiklah semua itu bisa kok tenang saja, kentos berikan cara agar clipboard (copy/paste) berjalan di VNC Remote Desktop Linux.
Caranya adalah dengan menginstall autocutsel dengan command :

apt-get install autocutsel

dan menambahkan beberapa baris di nano ~/.vnc/xstartup dengan :

autocutsel -s CLIPBOARD -fork
autocutsel -s PRIMARY -fork

Jika kalian menginstall VNC remote desktop dari tutorial yang kentos buat maka lengkapnya seperti berikut :

#!/bin/sh
xrdb $HOME/.Xresources
xsetroot -solid grey
#x-terminal-emulator -geometry 80x24+10+10 -ls -title "$VNCDESKTOP Desktop" &
#x-window-manager &
# Fix to make GNOME work
export XKL_XMODMAP_DISABLE=1
autocutsel -s CLIPBOARD -fork
autocutsel -s PRIMARY -fork
/etc/X11/Xsession
lxterminal &
/usr/bin/lxsession -s LXDE &

Silahkan restart dan jalankan kembali VNC servernya. Selesai cara agar clipboard (copy/paste) berjalan di VNC Remote Desktop Linux.

Cara Membuat Torrent Leech di Ubuntu Debian "Transmission"

Agar koneksi tidak nganggur biasanya saya pakai untuk download entah itu lewat http biasa atau dengan peer-to-peer yang biasa disebut torrent. Namun terkadang ketika mengunduh file dengan torrent terasa lama dan terasa lebih cepat ketika menggunakan Internet Download Manager atau IDM (Software favorit buat download manager)
Nah, karena banyak yang nanya, “gimana sih biar torrent itu bisa didownload lewat IDM?” Jawabannya harus di leech terlebih dahulu dan kemudian di sharing menggunakan http protocol. Berikut akan kentos berikan tutorial cara membuat torrent leech di Ubuntu atau Debian menggunakan Transmission.
cara instal transmission torrent leech gratis
Tentu yang paling penting adalah server dengan sistem operasi Ubuntu atau Debian untuk dipasang Transmission-daemon. Tidak harus Dedicated Server (DS) namun Virtual Private Server (VPS) sudah lebih dari cukup.

Cara Membuat Torrent Leech di VPS Ubuntu Debian Menggunakan “Transmission”

Note: Disarankan VPS masih fresh/habis di reinstall OS untuk meminimalisir terjadinya error. Namun jika mau tetap dicoba silahkan.

Langsung menuju langkah-langkahnya, login terlebih dahulu sebagai root lewat SSH:
Ketikan perintah di bawah ini secara bergantian.
Lakukan update terlebih dahulu

apt-get update

Install transmission-daemon.

apt-get install transmission-daemon

Lakukan konfigurasi pada transmission daemon sesuai keinginan kalian. Edit file settings.json dengan mengetikan perintah di bawah.

nano /etc/transmission-daemon/settings.json

Gulir kebawah dan temukan baris berikut. Ubah username, password dan juga whitelist.

"rpc-username": "isi-username-yg-dikehendaki",
"rpc-password": "isi-password-yg-dikehendaki",
"rpc-whitelist": "*",

Jika sudah silahkan tekan CTRL + X dan ketikan Y untuk menyimpan dan N untuk membatalkan, setelah itu enter untuk mengkonfirmasi.
Setiap melakukan perubahan pada konfigurasi transmission harus di reload ulang dengan cara di bawah ini.

service transmission-daemon reload

Selesai transmission telah berhasil diinstall dan torrent leech sudah dapat digunakan. TAPI TUNGGU DULU! Kalian pasti bingung ketika torrent selesai melakukan download ke VPS, bagaimana untuk mendownload ke komputer kita? Karena default penyimpanan hasil download torrent ini dilitekan pada directory /var/lib/transmission-daemon/downloads.
Sebelum ketahap berikutnya, apa di VPS kalian sudah terinstall Webserver? Apache, Nginx atau yang lainnya? Jika sudah lanjut saja ke langkah berikutnya. Namun jika belum perlu diperhatikan, terlebih dahulu harus melakukan instalasi webserver seperti Apache, Nginx atau yang lainnya. Saran dari kentos, kalau RAM VPS pas-pasan pilih Nginx saja karena lebih hemat dan ringan.
Berikut cara install Nginx webserver pada VPS Debian atau Ubuntu.

apt-get install nginx-full

Dilanjut perintah di bawah ini secara bergantian.

cd? /usr/share/nginx/html
ln -s /var/lib/transmission-daemon/downloads

Oh ya, bagi pengguna Apache

cd /var/www
ln -s /var/lib/transmission-daemon/downloads

Lokasi atau alamat leecher kalian ada di port 9091:

http://IP-VPS:9091

Sedangkan untuk mendownload hasil leech ada di port Webserver (jika tidak di ubah maka tetap pada port 80:

http://IP-VPS/downloads

Note: Jika sudah selesai disarankan untuk dipause ya supaya tidak menghabiskan bandwidth. Karena torrent, selain kita mendownload juga mengupload.

Selesai sudah cara install transmission di VPS Ubuntu ata Debian. Sekarang sudah bisa untuk melakukan torrent leech. Bagi kalian yang tidak punya VPS bisa kontak saya atau komentar untuk titip leeching torrent dari kalian. Kalo lagi online akan kentos proses langsung. Terima kasih.

Test Kecepatan Internet (Speedtest.net) Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Pasti sebagian bahkan banyak orang sudah mengenal speedtest.net, situs test kecepatan internet paling populer. Speedtest.net memiliki banyak database server untuk melakukan pengecekan tergantung lokasi provider yang kita gunakan. Jika kita mengakses speedtest.net melalui GUI bisa tinggal ketikan alamat speedtest.net melalui browser kesayangan, tetapi bagaimana jika kita tidak menggunakan GUI melainkan CLI misal Server atau VPS?
Kali ini Kentos mau kasih tahu buat yang belum tahu, karena melakukan pengetesan kecepatan internet menggunakan Speedtest.net tidak harus melalui GUI/browser pada desktop, melainkan dengan CLI atau terminal.
Mari kita mulai pembahasan cara test kecepatan internet (Speedtest.net) dengan CLI untuk Centos dan Debian. Tentu cara ini bisa berlaku selain pada VPS melainkan bisa juga dicoba melalui terminal jika kalian menggunakan linux centos ataupun debian (ubuntu).
Speedtest.net Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Test Kecepatan Internet (Speedtest.net) Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Untuk menjalankan script yang akan kita gunakan ini dibutuhkan paket “python” yang ter-install pada VPS atau Server. Berikut cara install “python” :
Untuk OS Redhat/Centos :
yum install python
Untuk OS Debian/Ubuntu :
apt-get install python
Setelah “Python” terpasang sekarang lanjutkan ketahap berikutnya. Download file “speedtest-cli” melalui perintah dan url di bawah, kalian tinggal ketikan atau copy paste saja.
wget -O speedtest-cli https://raw.github.com/sivel/speedtest-cli/master/speedtest_cli.py
chmod +x speedtest-cli
Selesai, semua telah siap digunakan untuk pengetesan kecepatan internet via Speedtest.net…
speedtest-cli -h Untuk melihat informasi dan perintah yang bisa digunakan.
$ speedtest-cli -h
usage: speedtest-cli [-h] [--share] [--simple] [--list] [--server SERVER]
[--mini MINI] [--source SOURCE] [--version]

Command line interface for testing internet bandwidth using speedtest.net.
--------------------------------------------------------------------------
https://github.com/sivel/speedtest-cli

optional arguments:
-h, --help show this help message and exit
--share Generate and provide a URL to the speedtest.net share
results image
--simple Suppress verbose output, only show basic information
--list Display a list of speedtest.net servers sorted by distance
--server SERVER Specify a server ID to test against
--mini MINI URL of the Speedtest Mini server
--source SOURCE Source IP address to bind to
--version Show the version number and exit

Nah, jika ingin melakukan test kecepatan internet (Speedtest.net) dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS ketikan perintah: python speedtest-cli --share
[[email protected] ~]# python speedtest-cli --share
Retrieving speedtest.net configuration...
Retrieving speedtest.net server list...
Testing from ColoCrossing (xxx.xxx.xx.xxx)...
Selecting best server based on ping...
Hosted by LayeredServer (Buffalo, NY) [0.02 km]: 9.616 ms
Testing download speed........................................
Download: 82.43 Mbit/s
Testing upload speed..................................................
Upload: 40.47 Mbit/s
Share results: http://www.speedtest.net/result/3275920516.png
[[email protected] ~]#

Maka otomatis akan melakukan pengetesan berdasarkan ping yang paling baik dari database server mereka. Dan langsung muncul url atau link untuk bisa kita bagikan.

Cara Install HPN SSH di Debian Untuk Mempercepat Koneksi

Cara Install HPN SSH di Debian Untuk Mempercepat Koneksi?- Jika sebelumnya saya sudah pernah menuliskan tutorial cara install HPN SSH di VPS/Server Centos kini saya akan menuliskan tutorial install HPN SSH di Debian. Karena terlalu banyak yang membuat tutorial pada Sistem Operasi Centos sekarang saya tertarik untuk menuliskan?cara install HPN SSH di Debian.
Pertama silahkan cek repositorinya terlebih dahulu apakah sudah bernar.
nano /etc/apt/sources.list
isinya
deb http://ftp.debian.org/debian squeeze main contrib non-free
deb http://ftp.debian.org/debian squeeze-updates main contrib non-free
deb http://security.debian.org/squeeze/updates main contrib non-free

Jika sudah silahkan lakukan update
apt-get update
Sekarang lengkapi dulu beberapa paket – paket yang dibutuhkan untuk melakukan?Install HPN SSH di Debian Untuk Mempercepat Koneksi
apt-get install zlib1g-dev libpam-dev libssl-dev openssl build-essential gcc patch automake autoconf libtool make
Sekarang download dulu OpenVPN dari server
wget http://mirror.team-cymru.org/pub/OpenBSD/OpenSSH/portable/openssh-5.5p1.tar.gz
wget https://www.kentos.org/wp-content/uploads/2013/06/openssh-5.5p1-hpn13v9.diff_.gz

Setelah didownload sekarang extract OpenVPN tadi
tar -xzvf openssh-5.5p1.tar.gz

masuk ke folder hasil extract (openssh-5.5p1)
cd openssh-5.5p1

Patch SSH HPN
zcat /root/openssh-5.5p1-hpn13v9.diff_.gz | patch
./configure --prefix=/usr --sysconfdir=/etc/ssh --with-pam

Sebelum mulai install SSH HPN yang sudah di patch tadi hapus terlebih dahulu konfigurasi yang ada.
rm /etc/ssh/ssh_config
rm /etc/ssh/sshd_config

Sekarang mulai proses install SSH HPN
make
make install

Silahkan restart SSH
/etc/init.d/ssh restart
Cara Install HPN SSH di Debian Untuk Mempercepat Koneksi sudah selesai, untuk mengecek apakah?HPN SSH di Debian sudah benar – benar terinstall silahkan login kembali SSH-nya. Jika hasilnya adalah seperti dibawah ini berati sudah sukses melakukan?Install HPN SSH di Debian.

Cara Install HPN SSH di Debian Untuk Mempercepat Koneksi